{"id":54030,"date":"2025-12-30T08:32:01","date_gmt":"2025-12-30T01:32:01","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54030"},"modified":"2025-12-30T08:32:57","modified_gmt":"2025-12-30T01:32:57","slug":"gelar-porkot-fpti-kota-bandar-lampung-jaring-38-atlet-muda-panjat-tebing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/30\/gelar-porkot-fpti-kota-bandar-lampung-jaring-38-atlet-muda-panjat-tebing\/","title":{"rendered":"\u200eGelar PORKOT, FPTI Kota Bandar Lampung Jaring 38 Atlet Muda Panjat Tebing \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bandar Lampung berhasil menjaring 38 atlet panjat tebing muda melalui ajang Pekan Olah Raga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang digelar di Venue Panjat Tebing PKOR Way Halim pada 27\u201328 Desember 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam ajang PORKOT 2025 ini, FPTI Bandar Lampung menggelar delapan nomor perlombaan yang terdiri dari, Lead Umum Putra, Lead Umum Putri, Lead U 20 Putra, Lead U 20 Putri, Lead Spider Kid Putra, Lead Spider Kid Putri, Boulder Spider Kid Putra dan Boulder Spider Kid Putri.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKetua FPTI Kota Bandar Lampung, Aep Saripudin, dalam sambutannya menyampaikan ajang PORKOT ini menjadi bagian dari persiapan sekaligus pencarian atlet-atlet berbakat panjat tebing yang akan diproyeksikan mewakili Kota Bandar Lampung pada berbagai even.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Beberapa agenda yang telah menanti antara lain PORPROV pada November 2026, Piala Gubernur Lampung yang akan digelar FPTI Provinsi Lampung pada Juli 2026, PRAPON pada 2027, hingga PON 2028. Aep juga menegaskan Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah PON 2032, sehingga pembinaan atlet sejak dini menjadi sangat penting,&#8221; ucap Aep.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAep juga mengajak para atlet dan pelatih terus mengembangkan kemampuan serta meningkatkan intensitas latihan agar mampu berprestasi pada event-event mendatang, sehingga Bandar Lampung dapat melahirkan atlet panjat tebing berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya, Aep mengungkapkan FPTI Kota Bandar Lampung belum memiliki fasilitas papan panjat tebing sendiri. Oleh sebab itu, dia berharap Ketua KONI Kota Bandar Lampung yang juga Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dapat memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi atlet panjat tebing.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Dukungan fasilitas yang layak menjadi faktor penting dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi. Terima kasih kepada KONI Kota Bandar Lampung, FPTI Provinsi Lampung, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Ketua FPTI Provinsi Lampung, Andi Antoni, menjelaskan olah raga panjat tebing merupakan cabang olah raga yang sangat aman selama dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh peralatan yang digunakan telah memenuhi standar internasional UIAA, yakni organisasi internasional yang memberikan rekomendasi keamanan peralatan panjat tebing, baik untuk panjat tebing buatan maupun alam.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAndi juga mengapresiasi kepengurusan FPTI Kota Bandar Lampung yang dinilainya telah bekerja secara konkret. Meskipun kepengurusan baru berjalan sekitar tiga bulan, FPTI Bandar Lampung telah mampu menggelar event yang memfasilitasi atlet untuk berkompetisi dan berprestasi. Ia berharap hal ini menjadi titik awal kebangkitan olahraga panjat tebing di Kota Bandar Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAndi menekankan pentingnya pembinaan prestasi dengan menghimpun seluruh potensi atlet di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, tolok ukur keberhasilan sebuah kepengurusan cabang olah raga adalah prestasi berupa raihan medali dalam setiap ajang.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Atlet Bandar Lampung diharapkan mampu menyumbangkan prestasi di level yang lebih tinggi sebagai wakil Provinsi Lampung, serta tidak cepat puas dengan capaian di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,&#8221; kata Andi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan ini dihadiri Ketua Bina Prestasi FPTI Provinsi Lampung Ibnu Ramadhan, Ketua Bidang Organisasi KONI Kota Bandar Lampung Maulvie Tamizudin Yunus, dan Ketua FPTI Kota Bandar Lampung periode sebelumnya Toni Afrido serta para atlet senior panjat tebing. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bandar Lampung berhasil menjaring 38 atlet panjat tebing muda melalui ajang Pekan Olah Raga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang digelar di Venue Panjat Tebing PKOR Way Halim pada 27\u201328 Desember 2025. \u200e \u200eDalam ajang PORKOT 2025 ini, FPTI Bandar Lampung menggelar delapan nomor perlombaan yang terdiri dari, Lead Umum Putra, Lead Umum Putri, Lead U 20 Putra, Lead U 20 Putri, Lead Spider Kid Putra, Lead Spider Kid Putri, Boulder Spider Kid Putra dan Boulder Spider Kid Putri. \u200e \u200eKetua FPTI Kota Bandar Lampung, Aep Saripudin, dalam sambutannya menyampaikan ajang PORKOT ini menjadi bagian dari persiapan sekaligus pencarian atlet-atlet berbakat panjat tebing yang akan diproyeksikan mewakili Kota Bandar Lampung pada berbagai even. \u200e \u200e&#8221;Beberapa agenda yang telah menanti antara lain PORPROV pada November 2026, Piala Gubernur Lampung yang akan digelar FPTI Provinsi Lampung pada Juli 2026, PRAPON pada 2027, hingga PON 2028. Aep juga menegaskan Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah PON 2032, sehingga pembinaan atlet sejak dini menjadi sangat penting,&#8221; ucap Aep. \u200e \u200eAep juga mengajak para atlet dan pelatih terus mengembangkan kemampuan serta meningkatkan intensitas latihan agar mampu berprestasi pada event-event mendatang, sehingga Bandar Lampung dapat melahirkan atlet [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54031,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,14],"tags":[],"class_list":["post-54030","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54030","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54030"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54030\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54033,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54030\/revisions\/54033"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54030"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}