{"id":54001,"date":"2025-12-26T17:53:12","date_gmt":"2025-12-26T10:53:12","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=54001"},"modified":"2025-12-26T18:13:49","modified_gmt":"2025-12-26T11:13:49","slug":"kapolsek-pantau-sejumlah-titik-rawan-banjir-pascahujan-lebat-di-wonosobo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/26\/kapolsek-pantau-sejumlah-titik-rawan-banjir-pascahujan-lebat-di-wonosobo\/","title":{"rendered":"\u200eKapolsek Pantau Sejumlah Titik Rawan Banjir Pascahujan Lebat di Wonosobo \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eTanggamus (LB)<\/strong>: Kapolsek Wonosobo Iptu Tajudin didampingi anggota Bhabinkamtibmas memantau dan mengecek sejumlah titik rawan banjir di Kecamatan Wonosobo, Jumat (26\/12\/2025).<\/p>\n<p>\u200eMonitoring dan pengecekan ini lakukan sebagai antisipasi dan mitigasi bencana pasca hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Wonosobo dan sekitarnya pada Kamis (25\/12\/2025) malam.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan pengecekan difokuskan di aliran Way Semangka yang melintasi beberapa pekon di tiga kecamatan, yaitu: Kecamatan Wonosobo, Kecamatan Bandar Negeri Semuong dan Kecamatan Semaka.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kegiatan ini merupakan langkah cepat kepolisian dalam memastikan keselamatan masyarakat serta meminimalisasi dampak bencana alam,&#8221; ucap Kapolsek.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk saling peduli, khususnya terhadap warga rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak, guna meminimalisasi resiko apabila terjadi kondisi darurat akibat luapan air sungai.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Polsek Wonosobo akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih lanjut,&#8221; ujar Kapolsek.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Langkah antisipasi bencana banjir ini merupakan atensi Kapolres Tanggamus. Menindaklanjuti instruksi Kapolres, kami perintahkan seluruh anggota untuk memonitor daerah rawan banjir khususnya di wilayah hukum Polsek Wonosobo,&#8221; pungkasnya. (*\/Tomi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eTanggamus (LB): Kapolsek Wonosobo Iptu Tajudin didampingi anggota Bhabinkamtibmas memantau dan mengecek sejumlah titik rawan banjir di Kecamatan Wonosobo, Jumat (26\/12\/2025). \u200eMonitoring dan pengecekan ini lakukan sebagai antisipasi dan mitigasi bencana pasca hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Wonosobo dan sekitarnya pada Kamis (25\/12\/2025) malam. \u200e \u200eKegiatan pengecekan difokuskan di aliran Way Semangka yang melintasi beberapa pekon di tiga kecamatan, yaitu: Kecamatan Wonosobo, Kecamatan Bandar Negeri Semuong dan Kecamatan Semaka. \u200e \u200e&#8221;Kegiatan ini merupakan langkah cepat kepolisian dalam memastikan keselamatan masyarakat serta meminimalisasi dampak bencana alam,&#8221; ucap Kapolsek. \u200e \u200eKapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk saling peduli, khususnya terhadap warga rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak, guna meminimalisasi resiko apabila terjadi kondisi darurat akibat luapan air sungai. \u200e \u200e&#8221;Polsek Wonosobo akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih lanjut,&#8221; ujar Kapolsek. \u200e \u200e&#8221;Langkah antisipasi bencana banjir ini merupakan atensi Kapolres Tanggamus. Menindaklanjuti instruksi Kapolres, kami perintahkan seluruh anggota untuk memonitor daerah rawan banjir khususnya di wilayah hukum Polsek Wonosobo,&#8221; pungkasnya. (*\/Tomi)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54002,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[345],"tags":[],"class_list":["post-54001","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-tanggamus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54001","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54001"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54001\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54004,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54001\/revisions\/54004"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}