{"id":53998,"date":"2025-12-26T11:08:56","date_gmt":"2025-12-26T04:08:56","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53998"},"modified":"2025-12-26T11:08:56","modified_gmt":"2025-12-26T04:08:56","slug":"pastikan-natal-2025-aman-dan-kondusif-gubernur-tekankan-toleransi-di-tengah-keberagaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/26\/pastikan-natal-2025-aman-dan-kondusif-gubernur-tekankan-toleransi-di-tengah-keberagaman\/","title":{"rendered":"Pastikan Natal 2025 Aman dan Kondusif, Gubernur Tekankan Toleransi di Tengah Keberagaman \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Lampung aman.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHal itu disampaikan saat Gubernur bersama jajaran Forkopimda meninjau pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal di sejumlah lokasi di Bandar Lampung, Rabu (24\/12\/2025) malam yang dilakukan untuk memastikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan diawali dengan menyambangi Gereja Metodis Indonesia (GMI) Immanuel, kemudian Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, dan diakhiri dengan pengecekan kesiapan personel di Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru Polresta Bandar Lampung di Jalan Raden Intan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u200bTurut hadir dalam rombongan tersebut Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Kehadiran para pimpinan daerah ini disambut antusias jemaat dan pemuka agama.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam kunjungannya, Gubernur Mirza menekankan pentingnya merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Lampung. Menurutnya, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial paling krusial bagi pembangunan daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Selama puluhan tahun kita hidup damai dengan penuh toleransi. Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, pondasi utama kita untuk maju, membangun, dan mengejar ketertinggalan adalah kedamaian,&#8221; ujar Gubernur di hadapan jemaat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur juga mengapresiasi peran aktif gereja dalam bidang sosial dan pendidikan yang dinilai memberikan manfaat luas tanpa memandang latar belakang suku maupun agama. Ia berharap semangat Natal dapat memperkuat persaudaraan untuk mewujudkan Lampung yang sejahtera.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTerkait aspek keamanan, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memastikan situasi di lapangan aman dan terkendali. Dalam Operasi Lilin 2025, Polda Lampung menyiagakan ribuan personel gabungan TNI-Polri.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kami mengerahkan kurang lebih 4.021 personel yang tersebar di 71 posko di seluruh wilayah Lampung. Khusus di Bandar Lampung, ada 65 gereja yang kami pantau,&#8221; jelas Kapolda.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHelfi menambahkan, pihaknya melakukan penebalan pasukan di titik-titik rawan dengan melibatkan Brimob dan Sabhara. Prosedur sterilisasi gereja juga telah dilakukan secara ketat sejak pagi hari sebelum ibadah berlangsung untuk menjamin keselamatan jemaat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Gembala Sidang GMI Immanuel, Pdt. Andreas Sumarsono, mengapresiasi dukungan penuh pemerintah dalam memelihara kerukunan umat beragama di Provinsi Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Keberagaman adalah kekuatan kita. Semangat Natal semakin memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di antara kita, meskipun berbeda suku, ras, maupun kepercayaan,&#8221; tutur Andreas.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo mengungkapkan bahwa Natal tahun ini mengusung tema &#8220;Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup&#8221;. Gereja Katolik di Lampung berkomitmen mewujudkan persaudaraan sejati dengan merangkul kelompok rentan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kami ingin memberi perhatian kepada mereka yang selama ini tidak terjangkau, seperti kaum difabel dan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Ini adalah panggilan pada persaudaraan sejati,&#8221; ungkap Uskup Vinsensius.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa juga berharap semangat Natal dapat terus memperkuat persaudaraan dan kerja sama antara umat beragama dan pemerintah daerah, sehingga Lampung tetap menjadi provinsi yang damai, aman, dan harmonis bagi seluruh warganya. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Lampung aman. \u200e \u200eHal itu disampaikan saat Gubernur bersama jajaran Forkopimda meninjau pelaksanaan ibadah Misa Malam Natal di sejumlah lokasi di Bandar Lampung, Rabu (24\/12\/2025) malam yang dilakukan untuk memastikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. \u200e \u200eKegiatan diawali dengan menyambangi Gereja Metodis Indonesia (GMI) Immanuel, kemudian Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, dan diakhiri dengan pengecekan kesiapan personel di Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru Polresta Bandar Lampung di Jalan Raden Intan. \u200e \u200e\u200bTurut hadir dalam rombongan tersebut Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Kehadiran para pimpinan daerah ini disambut antusias jemaat dan pemuka agama. \u200e \u200eDalam kunjungannya, Gubernur Mirza menekankan pentingnya merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Lampung. Menurutnya, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial paling krusial bagi pembangunan daerah. \u200e \u200e&#8221;Selama puluhan tahun kita hidup damai dengan penuh toleransi. Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, pondasi utama kita untuk maju, membangun, dan mengejar ketertinggalan adalah kedamaian,&#8221; ujar Gubernur di hadapan jemaat. \u200e \u200eGubernur juga mengapresiasi peran aktif gereja dalam bidang sosial dan pendidikan yang dinilai memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53999,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,8],"tags":[],"class_list":["post-53998","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53998"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54000,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53998\/revisions\/54000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53999"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}