{"id":53926,"date":"2025-12-22T08:04:28","date_gmt":"2025-12-22T01:04:28","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53926"},"modified":"2025-12-22T08:05:09","modified_gmt":"2025-12-22T01:05:09","slug":"kapal-nelayan-maulana-3-0-terbakar-di-perairan-tanggamus-25-abk-selamat-dan-8-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/22\/kapal-nelayan-maulana-3-0-terbakar-di-perairan-tanggamus-25-abk-selamat-dan-8-hilang\/","title":{"rendered":"\u200eKapal Nelayan Maulana 3.0 Terbakar di Perairan Tanggamus, 25 ABK Selamat dan 8 Hilang \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eTanggamus (LB)<\/strong>: Kapal nelayan Maulana-30 yang mengangkut 33 anak buah kapal terbakar di perairan Tanjung Belimbing Selatan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Sabtu (20\/12\/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSebanyak 25 anak buah kapal berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan, tapi delapan lainnya belum ditemukan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKepala Kantor SAR wilayah Lampung, Deden Ridwansyah mengatakan para korban selamat saat ini dibawa menuju Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, menggunakan kapal KM Damasha-05.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSebanyak 25 ABK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini sedang dievakuasi menuju Jakarta untuk penanganan lebih lanjut,\u201d kata Deden dalam keterangannya, Minggu (21\/12\/2025) dini hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDeden menjelaskan proses evakuasi dilakukan di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang laut mencapai 2 hingga 2,5 meter serta kecepatan angin berkisar 30\u201333 knot.<br \/>\n\u200ePara korban selamat, ucapnya, berasal dari berbagai daerah, di antaranya Pekalongan, Batang, Purbalingga, Bandung, hingga Jakarta.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cProses evakuasi cukup menantang karena kondisi cuaca sangat ekstrem dan gelombang tinggi, tapi seluruh korban selamat berhasil dievakuasi berkat koordinasi lintas instansi,\u201d tandasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKM Maulana 3.0 dilaporkan terbakar saat melaut pada Sabtu (20\/12\/2025) sekitar pukul 08.00 WIB ketika sedang mencari ikan. Api yang membesar dengan cepat, membuat para ABK mencoba menyelamatkan diri dengan melompat ke laut menggunakan alat keselamatan diri yang tersedia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBerikut daftar 25 ABK KM Maulana 3.0 yang dinyatakan selamat:<br \/>\n\u200e1. Tasip (36)<br \/>\n\u200e2. Dena Bagas Aji (19)<br \/>\n\u200e3. Erik Prasetyo (35)<br \/>\n\u200e4. M. Sofyyul Maula (25)<br \/>\n\u200e5. Hermawan (28)<br \/>\n\u200e6. Hendri Setiadi (32)<br \/>\n\u200e7. Rowo Hengki Abdulah (35)<br \/>\n\u200e8. Taimin (31)<br \/>\n\u200e9. Karimun (41)<br \/>\n\u200e10. Rudi Hartoyo \u2013 Wakil (35)<br \/>\n\u200e11. Ahmad Kolidin (45)<br \/>\n\u200e12. Hari Supriadi (23)<br \/>\n\u200e13. Lutfi (31)<br \/>\n\u200e14. Choerul Arifin (22)<br \/>\n\u200e15. Purwo Raharjo (42)<br \/>\n\u200e16. Eko Wahyudin (24)<br \/>\n\u200e17. Jaka Hermawan (25)<br \/>\n\u200e18. Patwa (26)<br \/>\n\u200e19. Qomarudin (34)<br \/>\n\u200e20. Taryono (43)<br \/>\n\u200e21. Zulfi Illal Faudi \u2013 KKM (25)<br \/>\n\u200e22. Ismanto (29)<br \/>\n\u200e23. Firman Nur Arifin \u2013 KKM (29)<br \/>\n\u200e24. Muhamad Priyadi (20)<br \/>\n\u200e25. Sulis Khorih \u2013 Kapten (36). (Tomi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eTanggamus (LB): Kapal nelayan Maulana-30 yang mengangkut 33 anak buah kapal terbakar di perairan Tanjung Belimbing Selatan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Sabtu (20\/12\/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. \u200e \u200eSebanyak 25 anak buah kapal berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan, tapi delapan lainnya belum ditemukan. \u200e \u200eKepala Kantor SAR wilayah Lampung, Deden Ridwansyah mengatakan para korban selamat saat ini dibawa menuju Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, menggunakan kapal KM Damasha-05. \u200e \u200e\u201cSebanyak 25 ABK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini sedang dievakuasi menuju Jakarta untuk penanganan lebih lanjut,\u201d kata Deden dalam keterangannya, Minggu (21\/12\/2025) dini hari. \u200e \u200eDeden menjelaskan proses evakuasi dilakukan di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang laut mencapai 2 hingga 2,5 meter serta kecepatan angin berkisar 30\u201333 knot. \u200ePara korban selamat, ucapnya, berasal dari berbagai daerah, di antaranya Pekalongan, Batang, Purbalingga, Bandung, hingga Jakarta. \u200e \u200e\u201cProses evakuasi cukup menantang karena kondisi cuaca sangat ekstrem dan gelombang tinggi, tapi seluruh korban selamat berhasil dievakuasi berkat koordinasi lintas instansi,\u201d tandasnya. \u200e \u200eKM Maulana 3.0 dilaporkan terbakar saat melaut pada Sabtu (20\/12\/2025) sekitar pukul 08.00 WIB ketika sedang mencari ikan. Api yang membesar dengan cepat, membuat para ABK mencoba menyelamatkan diri dengan melompat ke laut menggunakan alat keselamatan diri yang tersedia. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53927,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[406,345],"tags":[],"class_list":["post-53926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-barometer-tanggamus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53926"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53926\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53929,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53926\/revisions\/53929"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}