{"id":53723,"date":"2025-12-11T10:32:11","date_gmt":"2025-12-11T03:32:11","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53723"},"modified":"2025-12-11T10:32:11","modified_gmt":"2025-12-11T03:32:11","slug":"knpi-provinsi-lampung-terima-penghargaan-dari-teacher-preneur-nusantara-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/11\/knpi-provinsi-lampung-terima-penghargaan-dari-teacher-preneur-nusantara-3\/","title":{"rendered":"\u200eKNPI Provinsi Lampung Terima Penghargaan dari Teacher Preneur Nusantara"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menerima penghargaan dari Teacher Preneur Nusantara sebagai mitra kolaborasi atas kontribusi besarnya dalam menyukseskan kegiatan tingkat nasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePenghargaan itu diserahkan kepada Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M. dalam gelaran Seminar Nasional \u201cHow To Be A Great\u201d di Gedung Graha Adora, Rabu (10\/12\/2025) yang digagas oleh Teacher Preneur Nusantara.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePenghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif KNPI Lampung dalam mendorong berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta komitmen organisasi kepemudaan ini dalam membangun sinergi bersama komunitas pendidik.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sambutannya, Founder Teacher Preneur Nusantara, Syafii Efendi, M.M., mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran KNPI Provinsi Lampung. Ia menyebut bahwa seminar nasional tersebut bisa berjalan dengan baik berkat dukungan langsung KNPI sebagai salah satu kolaborator utama.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKami mengucapkan terima kasih kepada KNPI Provinsi Lampung atas kerja sama dan support-nya dalam penyelenggaraan Seminar Nasional How To Be A Great ini. Tentu semua dapat terlaksana dengan baik karena adanya dukungan nyata dari KNPI,\u201d ujar Syafii.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menambahkan kolaborasi ini bukan hanya soal kegiatan satu hari, tetapi merupakan awal dari hubungan jangka panjang antara Teacher Preneur dan KNPI di Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cHarapan kami, seluruh Teacher Preneur Nusantara yang ada di Lampung dapat terus bergandeng tangan dalam berbagai kegiatan nasional. Alhamdulillah, di banyak provinsi lain, Teacher Preneur Nusantara sudah bersinergi dalam berbagai program serupa, dan kami berharap Lampung menjadi salah satu yang paling aktif,\u201d lanjutnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Ketua KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Teacher Preneur Nusantara atas terselenggaranya seminar yang dinilai sangat relevan bagi peningkatan kualitas guru dan tenaga pendidik di era modern.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKNPI Provinsi Lampung sangat mendukung kegiatan seminar nasional ini. Kami melihat kegiatan seperti ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk membangun silaturahmi dan kerja sama antara KNPI dengan Teacher Preneur Nusantara,\u201d ujar Iqbal.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menegaskan KNPI membuka diri untuk terus menjadi bagian dari berbagai kolaborasi yang memberi manfaat besar, khususnya dalam pemberdayaan guru dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKami berharap seminar ini dapat mendorong dan menginspirasi para dewan guru di Lampung, khususnya dalam meningkatkan kapasitas diri serta memahami kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan saat ini,\u201d jelasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan seminar nasional ini menghadirkan Ribuan peserta yang didominasi oleh guru-guru, tenaga pendidik, aktivis pendidikan, hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Lampung. Melalui materi dan diskusi yang disampaikan, peserta mendapatkan inspirasi terkait cara menjadi pendidik yang berpengaruh, berdaya saing, dan memiliki karakter kepemimpinan kuat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKolaborasi antara KNPI Lampung dan Teacher Preneur Nusantara dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat gerakan edukasi di daerah. Sinergi pemuda dan tenaga pendidik dinilai penting untuk mempersiapkan generasi yang lebih adaptif, kreatif, dan siap menghadapi perkembangan zaman.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDengan diterimanya penghargaan kolaborasi tersebut, KNPI Lampung berharap dapat terus menjalin kerja sama yang lebih luas di masa mendatang, baik dalam skala nasional maupun regional. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menerima penghargaan dari Teacher Preneur Nusantara sebagai mitra kolaborasi atas kontribusi besarnya dalam menyukseskan kegiatan tingkat nasional. \u200e \u200ePenghargaan itu diserahkan kepada Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M. dalam gelaran Seminar Nasional \u201cHow To Be A Great\u201d di Gedung Graha Adora, Rabu (10\/12\/2025) yang digagas oleh Teacher Preneur Nusantara. \u200e \u200ePenghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif KNPI Lampung dalam mendorong berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta komitmen organisasi kepemudaan ini dalam membangun sinergi bersama komunitas pendidik. \u200e \u200eDalam sambutannya, Founder Teacher Preneur Nusantara, Syafii Efendi, M.M., mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran KNPI Provinsi Lampung. Ia menyebut bahwa seminar nasional tersebut bisa berjalan dengan baik berkat dukungan langsung KNPI sebagai salah satu kolaborator utama. \u200e \u200e\u201cKami mengucapkan terima kasih kepada KNPI Provinsi Lampung atas kerja sama dan support-nya dalam penyelenggaraan Seminar Nasional How To Be A Great ini. Tentu semua dapat terlaksana dengan baik karena adanya dukungan nyata dari KNPI,\u201d ujar Syafii. \u200e \u200eIa menambahkan kolaborasi ini bukan hanya soal kegiatan satu hari, tetapi merupakan awal dari hubungan jangka panjang antara Teacher Preneur dan KNPI di Lampung. \u200e \u200e\u201cHarapan kami, seluruh Teacher Preneur Nusantara yang ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53722,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-53723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53723","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53723"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53723\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53724,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53723\/revisions\/53724"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53722"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}