{"id":53654,"date":"2025-12-08T09:57:27","date_gmt":"2025-12-08T02:57:27","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53654"},"modified":"2025-12-08T09:57:27","modified_gmt":"2025-12-08T02:57:27","slug":"babinsa-koramil-410-02-tbu-bersama-damkar-dan-warga-padamkan-kebakaran-mobil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/08\/babinsa-koramil-410-02-tbu-bersama-damkar-dan-warga-padamkan-kebakaran-mobil\/","title":{"rendered":"\u200eBabinsa Koramil 410-02 TBU Bersama Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran Mobil"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Babinsa Koramil 410-02\/TBU, Serka Nanang AS, bersama aparatur kelurahan, kepolisian, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung berhasil memadamkan kebakaran sebuah mobil pick up di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Sabtu (6\/12\/2024) sekitar pukul 20.30 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut Serka Nanang, kejadian bermula ketika mobil pick up yang dikemudikan Mario (40), warga Kabupaten Pesawaran, sedang mengantar sekam. Saat melintas di Jalan Wan Abdurrahman, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian bawah mesin. Beruntung pengemudi segera menepikan kendaraan sebelum api membesar.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMengetahui hal tersebut, warga yang didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas bersama-sama melakukan upaya pemadaman awal hingga satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Kemiling tiba untuk memadamkan api. Proses pemadaman berjalan lancar dan dapat dikendalikan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTampak hadir di lokasi Lurah Sumber Agung, Satria Dinata, S.Sos. dan Kepala Lingkungan 2, serta anggota Damkar. Api dinyatakan benar-benar padam pada pukul 21.30 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMeskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp 25 juta. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKomandan Kodim (Dandim) 0410\/Kota Bandar Lampung, Letkol Arm. Roni Hermawan, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat dan koordinasi yang baik dari Babinsa serta seluruh pihak terkait.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ini adalah bukti nyata fungsi pembinaan teritorial Babinsa di tingkat desa\/kelurahan, tidak hanya dalam membina wilayah tapi juga siap tanggap dan menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat bersama masyarakat dan aparatur lainnya,&#8221; ujarnya. (*\/Yadi)<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Babinsa Koramil 410-02\/TBU, Serka Nanang AS, bersama aparatur kelurahan, kepolisian, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung berhasil memadamkan kebakaran sebuah mobil pick up di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Sabtu (6\/12\/2024) sekitar pukul 20.30 WIB. \u200e \u200eMenurut Serka Nanang, kejadian bermula ketika mobil pick up yang dikemudikan Mario (40), warga Kabupaten Pesawaran, sedang mengantar sekam. Saat melintas di Jalan Wan Abdurrahman, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian bawah mesin. Beruntung pengemudi segera menepikan kendaraan sebelum api membesar. \u200e \u200eMengetahui hal tersebut, warga yang didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas bersama-sama melakukan upaya pemadaman awal hingga satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Kemiling tiba untuk memadamkan api. Proses pemadaman berjalan lancar dan dapat dikendalikan. \u200e \u200eTampak hadir di lokasi Lurah Sumber Agung, Satria Dinata, S.Sos. dan Kepala Lingkungan 2, serta anggota Damkar. Api dinyatakan benar-benar padam pada pukul 21.30 WIB. \u200e \u200eMeskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp 25 juta. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan. \u200e \u200eKomandan Kodim (Dandim) 0410\/Kota Bandar Lampung, Letkol Arm. Roni Hermawan, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat dan koordinasi yang baik dari Babinsa serta seluruh pihak terkait. \u200e \u200e&#8221;Ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53655,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-53654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53654"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53656,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53654\/revisions\/53656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}