{"id":53579,"date":"2025-12-06T10:06:28","date_gmt":"2025-12-06T03:06:28","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53579"},"modified":"2025-12-06T10:06:28","modified_gmt":"2025-12-06T03:06:28","slug":"doa-bersama-lintas-agama-bupati-pesawaran-ajak-masyarakat-peduli-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/06\/doa-bersama-lintas-agama-bupati-pesawaran-ajak-masyarakat-peduli-lingkungan\/","title":{"rendered":"Doa Bersama Lintas Agama, Bupati Pesawaran Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Doa Bersama Lintas Agama Tahun 2025 di Lapangan Desa Roworejo, Kecamatan Negeri Katon, Jumat (5\/12\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan ini yang menghadirkan para tokoh lintas agama ini dibuka resmi Bupati Pesawaran, Nanda Indira B didampingi Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali dan dipandu Jamus Kalimosodo.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir juga Sekretaris Daerah Wildan, unsur Forkopimda Pesawaran, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta para camat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sambutannya, Bupati Nanda Indira mengajak masyarakat Pesawaran menjadikan doa bersama sebagai momentum memperkuat persaudaraan, introspeksi, serta upaya memperbaiki hubungan manusia dengan alam.<\/p>\n<div id=\"attachment_53581\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-53581\" class=\"wp-image-53581 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251206-WA0025.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><p id=\"caption-attachment-53581\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>DOA BERSAMA.<\/strong> Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Doa Bersama Lintas Agama, Jumat (5\/12\/2025) yang dibuka Bupati Nanda Indira.<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eBupati menyampaikan musibah bencana alam yang melanda Sumatera dalam sepekan terakhir menjadi pengingat manusia memiliki keterbatasan. Menurutnya, doa dan kesiapsiagaan adalah upaya penting dalam menghadapi musibah bencana.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSaya menyambut baik kegiatan ini karena dapat mempersatukan seluruh umat beragama. Semoga melalui doa bersama ini, Kabupaten Pesawaran senantiasa diberkahi, dilindungi, dan dijauhkan dari marabahaya,\u201d ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesawaran Yusup Ansori, menyampaikan kegiatan doa lintas agama ini menjadi momen strategis dalam mempererat persaudaraan dan solidaritas antarmasyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPada usia Pesawaran yang ke-18 ini, mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana memperkokoh kerukunan, mempererat silaturahmi, dan menjaga persatuan. Kita juga berharap bupati dan wakil bupati yang telah mulai bekerja dapat menjalankan amanah dengan dukungan seluruh elemen masyarakat,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa juga mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk bersama-sama menghindari ujaran kebencian serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSetiap agama mengajarkan kebaikan, kedamaian, dan harmoni. Karena itu mari kita bersama menjaga kesatuan, mendukung pembangunan daerah, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang memecah belah,\u201d ujarnya. (*\/red)<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Doa Bersama Lintas Agama Tahun 2025 di Lapangan Desa Roworejo, Kecamatan Negeri Katon, Jumat (5\/12\/2025). \u200e \u200eKegiatan ini yang menghadirkan para tokoh lintas agama ini dibuka resmi Bupati Pesawaran, Nanda Indira B didampingi Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali dan dipandu Jamus Kalimosodo. \u200e \u200eHadir juga Sekretaris Daerah Wildan, unsur Forkopimda Pesawaran, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta para camat. \u200e \u200eDalam sambutannya, Bupati Nanda Indira mengajak masyarakat Pesawaran menjadikan doa bersama sebagai momentum memperkuat persaudaraan, introspeksi, serta upaya memperbaiki hubungan manusia dengan alam. \u200eBupati menyampaikan musibah bencana alam yang melanda Sumatera dalam sepekan terakhir menjadi pengingat manusia memiliki keterbatasan. Menurutnya, doa dan kesiapsiagaan adalah upaya penting dalam menghadapi musibah bencana. \u200e \u200e\u201cSaya menyambut baik kegiatan ini karena dapat mempersatukan seluruh umat beragama. Semoga melalui doa bersama ini, Kabupaten Pesawaran senantiasa diberkahi, dilindungi, dan dijauhkan dari marabahaya,\u201d ucapnya. \u200e \u200eSementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesawaran Yusup Ansori, menyampaikan kegiatan doa lintas agama ini menjadi momen strategis dalam mempererat persaudaraan dan solidaritas antarmasyarakat. \u200e \u200e\u201cPada usia Pesawaran yang ke-18 ini, mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana memperkokoh kerukunan, mempererat silaturahmi, dan menjaga persatuan. Kita juga berharap bupati dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53580,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-53579","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53579","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53579"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53579\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53582,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53579\/revisions\/53582"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53579"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53579"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53579"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}