{"id":53567,"date":"2025-12-03T19:08:19","date_gmt":"2025-12-03T12:08:19","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53567"},"modified":"2025-12-05T19:09:49","modified_gmt":"2025-12-05T12:09:49","slug":"tingkatkan-layanan-perpustakaan-daerah-provinsi-lampung-ikuti-akreditasi-perpusnas-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/03\/tingkatkan-layanan-perpustakaan-daerah-provinsi-lampung-ikuti-akreditasi-perpusnas-ri\/","title":{"rendered":"\u200eTingkatkan Layanan, Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung Ikuti Akreditasi Perpusnas RI \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung mengikuti akreditasi yang dielar Direktorat Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Selasa (2\/12\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eProses akreditasi ini merupakan amanat UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan Nasional, untuk memastikan pengelolaan perpustakaan sudah dilaksanakan berdasarkan Standar Nasional Pelayanan. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Lampung untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara berkelanjutan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam proses akreditasi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung mengikuti seluruh tahapan penilaian secara menyeluruh, mulai dari verifikasi dan validasi data profil perpustakaan, pemeriksaan dokumen pendukung, hingga evaluasi standar koleksi, layanan, sarana dan prasarana, tenaga perpustakaan, tata kelola kelembagaan, inovasi dan kreativitas, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir Tim Asesor dari Perpusnas RI, yaitu Yoyo Yahyono, Shinta Tri Justicia, dan Firdaus Ari Nugroho. Dalam kesempatan tersebut, Yoyo menyampaikan akreditasi tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur mutu, tapi juga sebagai sarana pembinaan berkelanjutan bagi perpustakaan daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eYoyo Yahyono juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Lampung yang telah berkomitmen menjadikan pembangunan di bidang literasi menjadi prioritas daerah, hal ini terlihat dari gedung Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam yang megah dan sekaligus disiapkan untuk menjadi pusat kegiatan masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Dr. Fitrianita Damhuri, S.STP., M.Si., menegaskan hasil akreditasi menjadi pijakan penting untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan ke depan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSeiring hasil akreditasi ini kami siap untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat, baik dari sisi koleksi, fasilitas, maupun inovasi layanan berbasis kebutuhan pemustaka. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Daerah dan Bunda Literasi Provinsi Lampung yang terus mendorong peningkatan budaya literasi di seluruh lapisan masyarakat,\u201d ungkapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelama proses akreditasi para asesor juga memberikan pendampingan teknis melalui aplikasi SiPAPI guna memastikan pengelolaan data dan dokumen dilakukan secara kredibel serta sesuai standar yang ditetapkan Perpusnas RI. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung mengikuti akreditasi yang dielar Direktorat Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Selasa (2\/12\/2025). \u200e \u200eProses akreditasi ini merupakan amanat UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan Nasional, untuk memastikan pengelolaan perpustakaan sudah dilaksanakan berdasarkan Standar Nasional Pelayanan. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Lampung untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara berkelanjutan. \u200e \u200eDalam proses akreditasi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung mengikuti seluruh tahapan penilaian secara menyeluruh, mulai dari verifikasi dan validasi data profil perpustakaan, pemeriksaan dokumen pendukung, hingga evaluasi standar koleksi, layanan, sarana dan prasarana, tenaga perpustakaan, tata kelola kelembagaan, inovasi dan kreativitas, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). \u200e \u200eHadir Tim Asesor dari Perpusnas RI, yaitu Yoyo Yahyono, Shinta Tri Justicia, dan Firdaus Ari Nugroho. Dalam kesempatan tersebut, Yoyo menyampaikan akreditasi tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur mutu, tapi juga sebagai sarana pembinaan berkelanjutan bagi perpustakaan daerah. \u200e \u200eYoyo Yahyono juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Lampung yang telah berkomitmen menjadikan pembangunan di bidang literasi menjadi prioritas daerah, hal ini terlihat dari gedung Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam yang megah dan sekaligus disiapkan untuk menjadi pusat kegiatan masyarakat. \u200e [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53568,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-53567","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53567","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53567"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53567\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53569,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53567\/revisions\/53569"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}