{"id":53481,"date":"2025-11-26T15:27:07","date_gmt":"2025-11-26T08:27:07","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53481"},"modified":"2025-12-01T19:21:09","modified_gmt":"2025-12-01T12:21:09","slug":"pemprov-dorong-perguruan-tinggi-cetak-sdm-unggul-dukung-lampung-naik-kelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/26\/pemprov-dorong-perguruan-tinggi-cetak-sdm-unggul-dukung-lampung-naik-kelas\/","title":{"rendered":"\u200ePemprov Dorong Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul Dukung Lampung Naik Kelas"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menghadiri rangkaian Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung, Rabu (26\/11\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSejumlah agenda akademik digelar, mulai dari kuliah umum hingga bedah buku karya tokoh nasional. Kegiatan dibuka dengan kuliah umum bersama Mining Industry Indonesia (MIND ID) bertema \u201cTransformasi Industri Pertambangan\u201d dengan narasumber Dr. Dany Amrul Ichdan, seorang profesional nasional yang memiliki rekam jejak panjang di bidang transformasi korporasi, inovasi, dan tata kelola strategis.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAcara berlanjut dengan Bedah Buku \u201cIndonesia Naik Kelas\u201d, karya terbaru Dr. Dany Amrul Ichdan, yang juga merupakan alumni FEB Unila angkatan 1994.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Diskominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat visi pembangunan daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cHari ini kita hadir untuk memahami gagasan besar tentang bagaimana Indonesia bisa tumbuh lebih cepat, membaca perubahan lebih jeli, dan menyiapkan masa depan dengan lebih percaya diri,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur juga menekankan bahwa pengalaman panjang Dr. Dany, mulai dari Staf Khusus Presiden RI hingga Wakil Direktur Utama Bio Farma menjadikannya figur yang memiliki sudut pandang komprehensif tentang transformasi nasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurutnya, buku Indonesia Naik Kelas sangat relevan dengan kondisi Lampung yang sedang memasuki fase akselerasi pembangunan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPotensi kita besar, tetapi untuk naik kelas kita membutuhkan panduan pemikiran yang strategis dan berorientasi masa depan. Buku ini memberikan peta jalan yang komprehensif mulai dari leadership, inovasi, hingga strategi pembangunan,\u201d tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menambahkan, Universitas Lampung memegang peran vital sebagai pusat pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cJika Lampung ingin naik kelas, kita harus menyiapkan SDM kelas dunia. Buku ini menjadi vitamin pemikiran untuk menggerakkan langkah tersebut,\u201d katanya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eRektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., menyampaikan harapannya agar buku Indonesia Naik Kelas menjadi sumber referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cBuku ini tidak hanya berisi gagasan konseptual, tetapi juga peta jalan praktis bagaimana Indonesia dapat meningkatkan daya saing, memperkuat kualitas SDM, serta memastikan pembangunan berlangsung inklusif dan berkelanjutan,\u201d ungkapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sesi pemaparan, Dr. Dany menjelaskan bahwa Indonesia membutuhkan \u201ckompas\u201d pembangunan yang berangkat dari amanat hati nurani rakyat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa mengajak akademisi dan pemangku kepentingan di Lampung untuk terlibat aktif dalam orkestrasi pembangunan, bukan hanya menjadi penonton.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKalau kita tidak menjadi bagian dari orkestrator untuk naik kelas, kita akan menjadi loser, hanya observer yang bermain di pinggir. Saya mengajak Unila dan seluruh stakeholder Lampung untuk menjadi orkestrator yang mengangkat kearifan Lampung dan membawa daerah ini naik kelas,\u201d tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut Dany, Indonesia sudah memiliki semua prasyarat untuk menjadi negara maju, tetapi masih mengalami stagnasi struktural dengan pertumbuhan ekonomi yang berkisar pada angka 5 persen.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMelalui buku Indonesia Naik Kelas, ia menawarkan konsep Distinctive, Adaptive, dan Inclusive sebagai kerangka baru untuk melampaui keterjebakan stagnasi tersebut :<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e1. Distinctive: membangun ciri khas daerah yang kuat dan mudah dikenali<br \/>\n\u200e2. Adaptive: mampu menyesuaikan diri dengan perubahan cepat<br \/>\n\u200e3. Inclusive: pembangunan yang melibatkan semua pihak, tidak berjalan parsial<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDany menjelaskan, daerah merupakan episentrum pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Indonesia tidak mungkin naik kelas jika daerah-daerahnya tidak naik kelas terlebih dahulu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBuku tersebut menguraikan 8 akselerator pertumbuhan, 8 road map, 8 program quick win, dan 8 harmoni regulasi kelembagaan sebagai panduan implementatif untuk mempercepat transformasi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada Universitas Lampung atas kontribusinya dalam membuka ruang dialog dan literasi publik. Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada Dr. Dany atas karya yang memberikan dampak strategis bagi pembangunan di Lampung dan Indonesia. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menghadiri rangkaian Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung, Rabu (26\/11\/2025). \u200e \u200eSejumlah agenda akademik digelar, mulai dari kuliah umum hingga bedah buku karya tokoh nasional. Kegiatan dibuka dengan kuliah umum bersama Mining Industry Indonesia (MIND ID) bertema \u201cTransformasi Industri Pertambangan\u201d dengan narasumber Dr. Dany Amrul Ichdan, seorang profesional nasional yang memiliki rekam jejak panjang di bidang transformasi korporasi, inovasi, dan tata kelola strategis. \u200e \u200eAcara berlanjut dengan Bedah Buku \u201cIndonesia Naik Kelas\u201d, karya terbaru Dr. Dany Amrul Ichdan, yang juga merupakan alumni FEB Unila angkatan 1994. \u200e \u200eGubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Diskominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat visi pembangunan daerah. \u200e \u200e\u201cHari ini kita hadir untuk memahami gagasan besar tentang bagaimana Indonesia bisa tumbuh lebih cepat, membaca perubahan lebih jeli, dan menyiapkan masa depan dengan lebih percaya diri,\u201d ujarnya. \u200e \u200eGubernur juga menekankan bahwa pengalaman panjang Dr. Dany, mulai dari Staf Khusus Presiden RI hingga Wakil Direktur Utama Bio Farma menjadikannya figur yang memiliki sudut pandang komprehensif tentang transformasi nasional. \u200e \u200eMenurutnya, buku Indonesia Naik Kelas sangat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-53481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53481"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53481\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53483,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53481\/revisions\/53483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}