{"id":53474,"date":"2025-12-01T15:08:36","date_gmt":"2025-12-01T08:08:36","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53474"},"modified":"2025-12-01T15:12:56","modified_gmt":"2025-12-01T08:12:56","slug":"kak-mirza-lantik-kak-jihan-sebagai-ketua-kwarda-pramuka-lampung-periode-2025-2030","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/01\/kak-mirza-lantik-kak-jihan-sebagai-ketua-kwarda-pramuka-lampung-periode-2025-2030\/","title":{"rendered":"Kak Mirza Lantik Kak Jihan sebagai Ketua Kwarda Pramuka Lampung Periode 2025-2030 \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal selaku Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung melantik Jihan Nurlela sebagai Ketua Kwarda Lampung dan pengurus\u00a0Kwarda Pramuka Lampung Periode 2025-2030, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Senin (1\/12\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSebelumnya, Gubernur Mirza dilantik oleh Sekjen Kwarnas Mayjend TNI (Purn.) Bachtiar Utomo sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung. Pelantikan ini dirangkai dengan pelantikan Pengurus Kwarda Lampung dan Pengurus Lembaga Keuangan (LPK) Gubernur Mirza sebagai Kamabida.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) oleh Ketua Kwarda Lampung Jihan Nurlela.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sambutannya, Gubernur menegaskan Gerakan Pramuka merupakan organisasi kader terbesar di Indonesia. Khusus Lampung, ucapnya, memiliki hampir setengah juta anggota Pramuka yang tersebar dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurutnya, tidak ada organisasi lain di Indonesia yang melakukan kaderisasi secara berkelanjutan sejak usia sangat dini. Oleh sebab itu, dia menilai Pramuka berperan penting dalam membentuk karakter bangsa.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya, dia juga menekankan pendidikan sekolah tidak cukup menjadi satu-satunya wadah pembentukan karakter, karena anak-anak lebih banyak dilatih mengenai kedisiplinan, integritas, gotong royong, dan cinta Tanah Air melalui gerakan kepanduan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPertama kali anak-anak ini belajar mencintai negara, mengenal pengorbanan, dan memahami arti kerja sama, itu semua lewat Pramuka,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenjelang Indonesia Emas 2045, Gubernur menekankan karakter generasi muda menjadi kunci keberhasilan kemajuan teknologi dan pembangunan nasional. Dia berharap Pramuka menjadi instrumen strategis dalam penguatan SDM, sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga ketahanan bangsa.<\/p>\n<div id=\"attachment_53478\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-53478\" class=\"wp-image-53478 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251201-WA0156.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><p id=\"caption-attachment-53478\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>FOTO BERSAMA.<\/strong> Pengurus Kwarda Pramuka Lampung Periode 2025-2030 foto bersama usai dilantik di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Senin (1\/12\/2025)<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eSelain itu, Pramuka juga diharapkan mendukung program prioritas seperti ketahanan pangan serta pelatihan tanggap bencana sejak tingkat SD hingga SMA.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut, Gubernur Mirza juga menyampaikan bahwa pengurus yang baru dilantik harus memiliki semangat pengabdian dan kesiapan berkorban demi kemajuan Pramuka Lampung. Ia menegaskan perlunya kepengurusan yang kompak dan kuat agar dapat menjalankan visi besar organisasi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cCinta itu pengorbanan. Kalau tidak mau berkorban, berarti cintanya belum utuh. Pramuka ini harus dibesarkan karena kecintaan kita sejak kecil,\u201d pungkasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwarda Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para pengurus Kwarda periode sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan kepengurusan sebelumnya, termasuk prestasi yang tetap diraih meski menghadapi pandemi COVID-19, menjadi pijakan penting bagi pengurus baru.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Tanpa tapak yang sudah ditata oleh para pendahulu, langkah kami tentu tidak akan semudah hari ini,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eWagub Jihan juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen Kwartir Nasional, Kak Bachtiar, yang hadir langsung melantik pengurus Mabida sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat pembinaan Pramuka di Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya, dia turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal selaku Ketua Mabida atas perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan karakter generasi muda.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eJihan menegaskan pelantikan tersebut menjadi titik awal untuk menghadirkan Gerakan Pramuka Lampung yang progresif, inklusif, serta relevan dengan tantangan zaman. Ia menyebut beberapa agenda prioritas masa bakti 2025\u20132030, antara lain penguatan pembinaan karakter di semua golongan usia, pemberdayaan Pramuka sebagai garda terdepan aksi sosial dan penanganan kebencanaan, peningkatan kualitas pelatih dan pembina, serta perluasan kolaborasi lintas sektor.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTerkait meningkatnya risiko bencana, termasuk dampak siklon tropis di wilayah Sumatra, Jihan menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pengurus dan anggota Pramuka Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKwarda Lampung harus menjadi kekuatan moral dan sosial. Kita harus menjadi kader yang siap menghadapi tantangan, khususnya kebencanaan,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam keaempatan ini, Jihan mengungkapkan Provinsi Lampung juga sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Karang Pamitran Nasional 2028 dan ia menyampaikan apresiasi kepada Mabida yang telah memberikan dukungan penuh untuk menjadikan Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut dia menegaskan Kwarda 2025\u20132030 harus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh kader dan anggota Gerakan Pramuka Lampung. Oleh karena itu, dia meminta seluruh pengurus bekerja tanpa kepentingan pribadi, menjaga kekompakan, serta setia pada nilai Trisatya dan Dasa Dharma.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSelama kakak berada dalam SK, kakak adalah pengurus yang wajib mengurus Kwarda Lampung sebagai rumah bagi seluruh Pramuka. Tidak ada waktu untuk bersinggungan atau memenuhi ego pribadi,\u201d tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo menyampaikan pelantikan ini merupakan awal yang penuh harapan untuk memperkuat peran Pramuka di Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menegaskan pentingnya menjaga komitmen pembinaan generasi muda berakhlak mulia, disiplin, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBachtiar juga menekankan pengurus baru harus menjadi teladan dengan mengamalkan Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka serta mampu melahirkan program yang relevan seperti penguatan literasi digital, pemberdayaan pemuda, dan inovasi kepramukaan. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal selaku Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung melantik Jihan Nurlela sebagai Ketua Kwarda Lampung dan pengurus\u00a0Kwarda Pramuka Lampung Periode 2025-2030, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Senin (1\/12\/2025). \u200e \u200eSebelumnya, Gubernur Mirza dilantik oleh Sekjen Kwarnas Mayjend TNI (Purn.) Bachtiar Utomo sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung. Pelantikan ini dirangkai dengan pelantikan Pengurus Kwarda Lampung dan Pengurus Lembaga Keuangan (LPK) Gubernur Mirza sebagai Kamabida. \u200e \u200eKegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) oleh Ketua Kwarda Lampung Jihan Nurlela. \u200e \u200eDalam sambutannya, Gubernur menegaskan Gerakan Pramuka merupakan organisasi kader terbesar di Indonesia. Khusus Lampung, ucapnya, memiliki hampir setengah juta anggota Pramuka yang tersebar dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. \u200e \u200eMenurutnya, tidak ada organisasi lain di Indonesia yang melakukan kaderisasi secara berkelanjutan sejak usia sangat dini. Oleh sebab itu, dia menilai Pramuka berperan penting dalam membentuk karakter bangsa. \u200e \u200eSelanjutnya, dia juga menekankan pendidikan sekolah tidak cukup menjadi satu-satunya wadah pembentukan karakter, karena anak-anak lebih banyak dilatih mengenai kedisiplinan, integritas, gotong royong, dan cinta Tanah Air melalui gerakan kepanduan. \u200e \u200e\u201cPertama kali anak-anak ini belajar mencintai negara, mengenal pengorbanan, dan memahami arti kerja sama, itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,11],"tags":[],"class_list":["post-53474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53474"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53474\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53480,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53474\/revisions\/53480"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}