{"id":53471,"date":"2025-11-27T16:51:47","date_gmt":"2025-11-27T09:51:47","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53471"},"modified":"2025-12-01T19:19:20","modified_gmt":"2025-12-01T12:19:20","slug":"gubernur-lampung-dan-gubernur-bengkulu-teken-mou-kerja-sama-potensi-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/27\/gubernur-lampung-dan-gubernur-bengkulu-teken-mou-kerja-sama-potensi-daerah\/","title":{"rendered":"\u200eGubernur Lampung dan Gubernur Bengkulu Teken MoU Kerja Sama Potensi Daerah \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (27\/11\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u200bGubernur Mirza menyampaikan kerja sama ini merupakan momentum bersejarah memperkuat sinergi antara dua provinsi yang memiliki akar sejarah yang sama di Sumatera bagian Selatan dan menekankan tujuan utama MoU ini adalah mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat kedua daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u200bGubernur Mirza menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus kerja sama :<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e1. \u200bPeningkatan Kualitas SDM<br \/>\n\u200eGubernur Mirza menyoroti perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan SDM yang unggul harus didasarkan pada moral, integritas, dan nilai-nilai keagamaan, yang pembinaannya dimulai dari lingkungan keluarga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka lulusan SMA\/SMP di Lampung yang tidak melanjutkan pendidikan sehingga menghasilkan SDM yang tidak memiliki daya saing dan berpotensi menjadi pengangguran, yang berdampak pada isu sosial seperti tingginya pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan tingkat perceraian.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e2. \u200bKemandirian Pangan dan Ekonomi Inklusif<br \/>\n\u200eKerja sama akan difokuskan pada penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yakni yang terintegrasi dengan masyarakat lokal. Kemandirian pangan harus menjadi prioritas utama untuk menjamin ketersediaan pangan murah bagi masyarakat, serta mengendalikan inflasi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e3. \u200bHilirisasi Komoditas Unggulan<br \/>\n\u200eGubernur Mirza mendorong strategi hilirisasi (peningkatan nilai tambah) pada komoditas unggulan bersama seperti kopi dan sawit. Ia secara spesifik menyebut potensi besar kopi Bengkulu dan Lampung yang memiliki karakter kuat dan mahal, tapi selama ini diekspor dalam bentuk biji mentah (green bean) sehingga nilai tambahnya dinikmati pihak luar.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDengan hilirisasi, potensi ekonomi kopi yang saat ini berkisar Rp18-20 triliun per tahun diperkirakan dapat meningkat hingga Rp35-40 triliun per tahun, yang akan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kedua provinsi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u200bGubernur Mirza selanjutnya menyampaikan visi strategis, yakni menjadikan Lampung dan Bengkulu sebagai model kerja sama yang tidak hanya menyejahterakan masyarakat sendiri, tetapi juga berupaya menjadi lumbung pangan nasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u200b&#8221;Kita buat visi baru Pak Gub, bagaimana Bengkulu-Lampung akan memberi makan provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia. Saya yakin, kalau kerja sama dengan orang saleh akan banyak keberkahannya,&#8221; pungkas Mirza yang berharap MoU ini menjadi langkah nyata yang mengedepankan nilai-nilai religius dan keadilan dalam mencapai kemakmuran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, menegaskan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Lampung adalah wujud komitmen nyata memperkuat kerja sama antardaerah guna mengakselerasi peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHelmi Hasan menekankan filosofi pembangunan yang diusung Bengkulu, yakni &#8220;Mitigasi Langit&#8221; yang berlandaskan pada prinsip kedermawanan dan memastikan pembangunan tidak boleh mendatangkan penderitaan, melainkan menjamin hak-hak dasar rakyat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u200b&#8221;Mitigasi Langit adalah tolong yang di bumi, yang di langit akan menolongmu. Kami ingin memastikan setiap masyarakat Bengkulu dan Lampung mendapatkan hak-haknya. Pembangunan harus menjadi alat untuk meningkatkan kebahagiaan, bukan distorsi yang menyingkirkan masyarakat,&#8221; ujar Helmi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMoU ini juga disederhanakan dengan slogan persahabatan &#8220;Makan-makan, Jalan-jalan&#8221;, sebagai upaya saling mempromosikan pariwisata. Gubernur Helmi Hasan mengundang masyarakat Lampung berwisata ke Bengkulu. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (27\/11\/2025). \u200e \u200e\u200bGubernur Mirza menyampaikan kerja sama ini merupakan momentum bersejarah memperkuat sinergi antara dua provinsi yang memiliki akar sejarah yang sama di Sumatera bagian Selatan dan menekankan tujuan utama MoU ini adalah mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat kedua daerah. \u200e \u200e\u200bGubernur Mirza menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus kerja sama : \u200e \u200e1. \u200bPeningkatan Kualitas SDM \u200eGubernur Mirza menyoroti perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan SDM yang unggul harus didasarkan pada moral, integritas, dan nilai-nilai keagamaan, yang pembinaannya dimulai dari lingkungan keluarga. \u200e \u200eDia mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka lulusan SMA\/SMP di Lampung yang tidak melanjutkan pendidikan sehingga menghasilkan SDM yang tidak memiliki daya saing dan berpotensi menjadi pengangguran, yang berdampak pada isu sosial seperti tingginya pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan tingkat perceraian. \u200e \u200e2. \u200bKemandirian Pangan dan Ekonomi Inklusif \u200eKerja sama akan difokuskan pada penguatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yakni yang terintegrasi dengan masyarakat lokal. Kemandirian pangan harus menjadi prioritas utama untuk menjamin ketersediaan pangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-53471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53471"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53471\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53473,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53471\/revisions\/53473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}