{"id":53449,"date":"2025-12-01T10:51:57","date_gmt":"2025-12-01T03:51:57","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53449"},"modified":"2025-12-01T14:47:11","modified_gmt":"2025-12-01T07:47:11","slug":"sdn-9-padang-cermin-prioritaskan-kebersihan-lingkungan-dan-kenyamanan-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/12\/01\/sdn-9-padang-cermin-prioritaskan-kebersihan-lingkungan-dan-kenyamanan-siswa\/","title":{"rendered":"\u200eSDN 9 Padang Cermin Prioritaskan Kebersihan Lingkungan dan Kenyamanan Siswa \u200e"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: UPTD SDN 9 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran memprioritaskan kebersihan lingkungan sekolah dan kenyamanan siswa sebagai salah satu cara menjaga meningkatkan prestasi belajar siswa.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDitemui di ruang kerjanya baru-baru ini, Kepala UPTD SDN 9 Padang Cermin, Muji Wahana, S.Pd.I, mengatakan sekolah yang dipimpinnya terus berupaya meningkatkan prestasi siswa melalui berbagai cara, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta menciptakan hubungan harmonis antar guru dan seluruh warga sekolah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKepala Sekolah yang pernah bertugas di salah satu sekolah di Pulau Legundi ini memberikan alasannya, mengapa menjadikan kebersihan lingkungan sekolah sebagai prioritas dalam upaya meningkatkan prestasi sekolah.<\/p>\n<div id=\"attachment_53450\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-53450\" class=\"wp-image-53450 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_20251125_113245_283.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_20251125_113245_283.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_20251125_113245_283-320x240.jpg 320w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_20251125_113245_283-600x450.jpg 600w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG_20251125_113245_283-80x60.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-53450\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>MAKAN TUMPENG BERSAMA.<\/strong> Tampak guru SDN 9 Padang Cermin makan nasi tumpeng bersama di sekolah dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025. (Foto: lampungbarometer.id)<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200e\u200e&#8221;Prestasi sekolah itu sangat bergantung kepada siswa. Untuk menjadikan siswa berprestasi banyak hal yang harus dipenuhi, salah satu yang terpenting menurut kami adalah lingkungan belajar yang bersih dan sehat sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman,&#8221; ucap Kepala Sekolah yang lebih akrab dipanggil Pak Wahono ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau lingkungan sekolahnya kotor, sampah berserakan, dinding kelas penuh coretan, rasa-rasanya sangat sulit proses belajar mengajar bisa berlangsung dengan baik. Kalau sudah begitu, berat untuk bisa berprestasi,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya dia menjelaskan saat ini sekolahnya memiliki 147 siswa dan 10 guru. Dari 10 guru yang ada, ucapnya, dua guru berstatus PNS.<\/p>\n<div id=\"attachment_53456\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-53456\" class=\"wp-image-53456 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/AddText_12-01-12_2.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/AddText_12-01-12_2.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/AddText_12-01-12_2-320x240.jpg 320w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/AddText_12-01-12_2-600x450.jpg 600w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/AddText_12-01-12_2-80x60.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-53456\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>BERSIH<\/strong>. Halaman SDN 9 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran terlihat bersih dan asri tanpa sampah. (Foto: lampungbarometer.id)<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200e\u200eLebih lanjut dia menyampaikan merasa bersyukur karena hubungan antarguru terjalin dengan baik sehingga program sekolah juga bisa berjalan dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah semua guru bisa saling bekerja sama berkolaborasi untuk mendidik anak-anak. Ini juga menjadi modal penting dalam upaya kita meningkatkan prestasi SDN 9 Padang Cermin ini,&#8221; pungkasnya. (ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): UPTD SDN 9 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran memprioritaskan kebersihan lingkungan sekolah dan kenyamanan siswa sebagai salah satu cara menjaga meningkatkan prestasi belajar siswa. \u200e \u200eDitemui di ruang kerjanya baru-baru ini, Kepala UPTD SDN 9 Padang Cermin, Muji Wahana, S.Pd.I, mengatakan sekolah yang dipimpinnya terus berupaya meningkatkan prestasi siswa melalui berbagai cara, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta menciptakan hubungan harmonis antar guru dan seluruh warga sekolah. \u200e \u200eKepala Sekolah yang pernah bertugas di salah satu sekolah di Pulau Legundi ini memberikan alasannya, mengapa menjadikan kebersihan lingkungan sekolah sebagai prioritas dalam upaya meningkatkan prestasi sekolah. \u200e\u200e&#8221;Prestasi sekolah itu sangat bergantung kepada siswa. Untuk menjadikan siswa berprestasi banyak hal yang harus dipenuhi, salah satu yang terpenting menurut kami adalah lingkungan belajar yang bersih dan sehat sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman,&#8221; ucap Kepala Sekolah yang lebih akrab dipanggil Pak Wahono ini. &#8220;Kalau lingkungan sekolahnya kotor, sampah berserakan, dinding kelas penuh coretan, rasa-rasanya sangat sulit proses belajar mengajar bisa berlangsung dengan baik. Kalau sudah begitu, berat untuk bisa berprestasi,&#8221; ujarnya. \u200e \u200eSelanjutnya dia menjelaskan saat ini sekolahnya memiliki 147 siswa dan 10 guru. Dari 10 guru yang ada, ucapnya, dua guru berstatus PNS. \u200e\u200eLebih lanjut dia menyampaikan merasa bersyukur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53452,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,132],"tags":[],"class_list":["post-53449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53449"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53470,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53449\/revisions\/53470"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}