{"id":53383,"date":"2025-11-28T14:50:21","date_gmt":"2025-11-28T07:50:21","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53383"},"modified":"2025-11-29T10:00:50","modified_gmt":"2025-11-29T03:00:50","slug":"pamer-pamor-hadirkan-46-karya-terpilih-pelukis-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/28\/pamer-pamor-hadirkan-46-karya-terpilih-pelukis-lampung\/","title":{"rendered":"&#8216;Pamer PAMOR&#8217; Hadirkan 46 Karya Terpilih Pelukis Lampung"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL) tampak sibuk pada Jumat (29\/11), menjelang dibukanya pameran seni rupa \u201cPamer PAMOR\u201d yang akan berlangsung 29 November hingga 4 Desember 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePara panitia memasang label karya, menata instalasi, dan menyetel pencahayaan agar setiap karya menampilkan \u201cpamor\u201d\u2014aura visual yang kuat dan memikat, sesuai tema pameran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePameran yang digelar Sanggar Seni Lampung Ornamen ini menghadirkan 46 karya terpilih hasil seleksi dari sekitar 70 lebih karya yang masuk dalam open call. Proses kurasi dilakukan David, kurator sekaligus penggiat seni rupa Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDavid mengungkapkan karya yang lolos adalah karya yang memiliki daya pukau, daya ganggu, dan kekuatan konsep.<br \/>\n\u200eDia menambahkan setiap karya dalam pameran ini adalah refleksi dari konteks zaman dan pergulatan personal para perupa.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSeni rupa bukan lahir dari kebetulan. Ia merupakan hasil perjumpaan antara pengalaman personal, kondisi sosial-budaya, dan tantangan zaman yang berbeda,\u201d kata David.<\/p>\n<div id=\"attachment_53385\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-53385\" class=\"wp-image-53385 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG-20251128-WA0067.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"1200\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG-20251128-WA0067.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG-20251128-WA0067-80x80.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-53385\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>PAMER PAMOR.<\/strong> Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar Pameran bertajuk &#8220;Pamer PAMOR&#8221; di Gedung DKL pada 29 November sampai 4 Desember 2025.<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eKetua panitia sekaligus Ketua Sanggar Seni Lampung Ornamen, Damsi Tarmizi, menyampaikan persiapan telah mencapai 95 persen. Pembukaan pameran dijadwalkan Sabtu (29\/11\/2025) pukul 10.00 WIB, dan rangkaian kegiatan akan berlangsung selama enam hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKeterlibatan perupa senior hingga pelajar SMP menjadi hal yang membanggakan. Ini menunjukkan keragaman dan semangat berkesenian yang terus hidup di Lampung,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut Damsi, pameran kali ini juga menarik karena menghadirkan enam peserta dari luar Lampung, antara lain Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan Timur, Jambi, dan Bengkulu. Selain karya lukis, terdapat pula empat karya instalasi yang memperkaya variasi penampilan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSemoga pameran ini berlangsung lancar dan sukses. Selamat berpameran,\u201d ujar Damsi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu Sekretaris Panitia, Alia Larasati, menjelaskan Pamer PAMOR sudah dipersiapkan sejak lima bulan lalu melalui open call pada bulan Juli. Namun, sempat tertunda pada September sebelum akhirnya kembali berjalan setelah mendapatkan kepastian pendanaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7, Kementerian Kebudayaan RI.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSekretaris Umum Dewan Kesenian Lampung (DKL), Avip Bagus S. mengatakan DKL memberikan dukungan penuh bagi penyelenggaraan ini dan menyebut pameran ini sebagai ruang penting bagi penguatan wacana seni di Lampung. \u201cPamer PAMOR&#8221; memberi nilai lebih, bukan hanya apresiasi visual, tetapi juga ruang dialog seni,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSalah satu peserta, Sapto Wibowo, berharap adanya kurator dalam pameran ini akan membuat karya yang dipamerkan betul-berul kuat dan memiliki pamor.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKali ini kami mencoba menghadirkan pameran dengan kurator untuk memastikan karya yang ditampilkan benar-benar memiliki pamor yang kuat,\u201d ujar perupa Sapto Wibowo, yang turut mempersiapkan karyanya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePameran ini dijadwalkan akan dibuka resmi Ketua Umum DKL, Prof. Dr. Satria Bangsawan, SE., M.Si. Penyelenggara berharap pameran ini semakin mempertegas posisi Lampung sebagai wilayah seni yang berkembang dan terus menarik perhatian perupa dari berbagai daerah. (*\/ch)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL) tampak sibuk pada Jumat (29\/11), menjelang dibukanya pameran seni rupa \u201cPamer PAMOR\u201d yang akan berlangsung 29 November hingga 4 Desember 2025. \u200e \u200ePara panitia memasang label karya, menata instalasi, dan menyetel pencahayaan agar setiap karya menampilkan \u201cpamor\u201d\u2014aura visual yang kuat dan memikat, sesuai tema pameran. \u200e \u200ePameran yang digelar Sanggar Seni Lampung Ornamen ini menghadirkan 46 karya terpilih hasil seleksi dari sekitar 70 lebih karya yang masuk dalam open call. Proses kurasi dilakukan David, kurator sekaligus penggiat seni rupa Lampung. \u200e \u200eDavid mengungkapkan karya yang lolos adalah karya yang memiliki daya pukau, daya ganggu, dan kekuatan konsep. \u200eDia menambahkan setiap karya dalam pameran ini adalah refleksi dari konteks zaman dan pergulatan personal para perupa. \u200e \u200e\u201cSeni rupa bukan lahir dari kebetulan. Ia merupakan hasil perjumpaan antara pengalaman personal, kondisi sosial-budaya, dan tantangan zaman yang berbeda,\u201d kata David. \u200eKetua panitia sekaligus Ketua Sanggar Seni Lampung Ornamen, Damsi Tarmizi, menyampaikan persiapan telah mencapai 95 persen. Pembukaan pameran dijadwalkan Sabtu (29\/11\/2025) pukul 10.00 WIB, dan rangkaian kegiatan akan berlangsung selama enam hari. \u200e \u200e\u201cKeterlibatan perupa senior hingga pelajar SMP menjadi hal yang membanggakan. Ini menunjukkan keragaman dan semangat berkesenian yang terus hidup di Lampung,\u201d ujarnya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53389,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-53383","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seni-dan-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53383","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53383"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53383\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53395,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53383\/revisions\/53395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53389"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53383"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53383"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53383"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}