{"id":53307,"date":"2025-11-19T17:52:01","date_gmt":"2025-11-19T10:52:01","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53307"},"modified":"2025-11-19T17:52:01","modified_gmt":"2025-11-19T10:52:01","slug":"kapolsek-padang-cermin-tinjau-jalur-evakuasi-bencana-alam-di-desa-sukajaya-lempasing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/19\/kapolsek-padang-cermin-tinjau-jalur-evakuasi-bencana-alam-di-desa-sukajaya-lempasing\/","title":{"rendered":"\u200eKapolsek Padang Cermin Tinjau Jalur Evakuasi Bencana Alam di Desa Sukajaya Lempasing"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Kapolsek Padang Cermin AKP Agus Jatmiko mengecek lokasi jalur evakuasi antisipasi bencana alam di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Selasa (19\/11\/2015).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam pengecekan jalur evakuasi antisipasi bencana alam ini, Kapolsek didampingi Ps Kanit Intelkam Aiptu Mastam, Bhabinkamtibmas Kecamatan Teluk Pandan Aipda Penizela dan Aipda Eko Kistianto, serta Kepala Desa Sukajaya Lempasing Edy Susanto beserta perangkat desa.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelain itu, Kapolsek juga melakukan pengecekan muara laut dan pesisir pantai, sungai dan jalan raya Way Ratai serta titik kumpul warga ketika terjadi bencana yang berada di Desa Sukajaya Lempasing.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAKP Agus Jatmiko menyampaikan pengecekan jalur evakuasi antisipasi bencana alam tersebut dilakukan untuk memastikan warga dapat mengetahui arah jalur evakuasi dan titik kumpul ketika terjadi bencana alam.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Dalam kegiatan ini, kami juga menyosialisasikan kepada aparatur pemerintah desa dan masyarakat tentang lokasi jalur evakuasi antisipasi bencana alam yang ada di Desa Sukajaya Lempasing,&#8221; ujar Kapolsek.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Kepala Desa Edy Susanto mengungkapkan di Desa Sukajaya Lempasing terdapat sekitar 12 titik arah jalur evakuasi menuju titik kumpul.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ada sekitar 12 titik arah jalur evakuasi. Untuk tempat evakuasi atau titik kumpul warga ketika terjadi bencana berada di Bukit Dusun Mutun, Bukit Sukamulya di Dusun Sukabumi 1 dan Bukit Batunaga di Dusun 1 Induk Desa Sukajaya Lempasing,&#8221; ucap Edy. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Kapolsek Padang Cermin AKP Agus Jatmiko mengecek lokasi jalur evakuasi antisipasi bencana alam di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Selasa (19\/11\/2015). \u200e \u200eDalam pengecekan jalur evakuasi antisipasi bencana alam ini, Kapolsek didampingi Ps Kanit Intelkam Aiptu Mastam, Bhabinkamtibmas Kecamatan Teluk Pandan Aipda Penizela dan Aipda Eko Kistianto, serta Kepala Desa Sukajaya Lempasing Edy Susanto beserta perangkat desa. \u200e \u200eSelain itu, Kapolsek juga melakukan pengecekan muara laut dan pesisir pantai, sungai dan jalan raya Way Ratai serta titik kumpul warga ketika terjadi bencana yang berada di Desa Sukajaya Lempasing. \u200e \u200eAKP Agus Jatmiko menyampaikan pengecekan jalur evakuasi antisipasi bencana alam tersebut dilakukan untuk memastikan warga dapat mengetahui arah jalur evakuasi dan titik kumpul ketika terjadi bencana alam. \u200e \u200e&#8221;Dalam kegiatan ini, kami juga menyosialisasikan kepada aparatur pemerintah desa dan masyarakat tentang lokasi jalur evakuasi antisipasi bencana alam yang ada di Desa Sukajaya Lempasing,&#8221; ujar Kapolsek. \u200e \u200eSementara itu, Kepala Desa Edy Susanto mengungkapkan di Desa Sukajaya Lempasing terdapat sekitar 12 titik arah jalur evakuasi menuju titik kumpul. \u200e \u200e&#8221;Ada sekitar 12 titik arah jalur evakuasi. Untuk tempat evakuasi atau titik kumpul warga ketika terjadi bencana berada di Bukit Dusun Mutun, Bukit Sukamulya di Dusun Sukabumi 1 dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53308,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,132],"tags":[],"class_list":["post-53307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53307"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53309,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53307\/revisions\/53309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}