{"id":53233,"date":"2025-11-13T14:17:52","date_gmt":"2025-11-13T07:17:52","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53233"},"modified":"2025-11-13T14:17:52","modified_gmt":"2025-11-13T07:17:52","slug":"kasdam-xxi-radin-inten-ajak-pebisnis-sukseskan-lampung-fest-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/13\/kasdam-xxi-radin-inten-ajak-pebisnis-sukseskan-lampung-fest-2025\/","title":{"rendered":"\u200eKasdam XXI Radin Inten Ajak Pebisnis Sukseskan Lampung Fest 2025"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XXI\/Radin Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, bersama unsur Forkopimda Provinsi Lampung menghadiri pembukaan Lampung Fest 2025 di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (12\/11\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan Lampung Fest 2025 yang dibuka secara resmi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan akan berlangsung pada 11\u201325 November 2025 ini, merupakan strategi menjawab tantangan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sambutannya, Gubernur menyampaikan Lampung Fest 2025 mengusung tema \u201cCoffee and Tourism\u201d, dengan harapan kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pariwisata sebagai penggerak ekonomi sekaligus sumber kebanggaan daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur juga menjelaskan beberapa langkah nyata yang sedang dilakukan, di antaranya pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal melalui program Desaku Maju dan Siger Madani, serta pembangunan kawasan investasi pariwisata seperti Bakauheni Harbour City di Lampung Selatan dan kawasan wisata di Kabupaten Pesawaran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cMelalui Lampung Boemi Event dan Kaldera 2025, ekonomi kreatif dapat diperkuat lewat kegiatan seni, budaya, dan UMKM yang tersebar merata di seluruh daerah, sekaligus mendorong digitalisasi dan kolaborasi agar pelaku wisata dan ekonomi kreatif Lampung semakin siap bersaing hingga tingkat global,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut, Gubernur Mirza mengatakan Provinsi Lampung memiliki kebanggaan tersendiri yaitu Kopi Robusta Lampung, salah satu kopi terbaik di Indonesia yang sudah dikenal hingga mancanegara.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cBayangkan kalau kita duduk di kafe, pesan dirty latte, dan baristanya bilang, \u2018Ini pakai kopi Robusta Lampung, bukan Ethiopia, bukan Kolombia.\u2019 Pasti rasanya lebih nikmat\u2014bukan hanya di lidah, tapi juga di hati, karena itu hasil kerja keras petani-petani kita. Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang untuk bangga, belajar, dan tumbuh bersama,\u201d pungkasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePada kesempatan yang sama, Kasdam XXI\/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku busnis di Provinsi Lampung, untuk bersama-sama menyukseskan gelaran Lampung Fest 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cMewakili Pangdam XXI\/Radin Inten, saya mengajak seluruh pelaku bisnis, industri pariwisata, ekonomi kreatif, asosiasi, komunitas, UMKM, BUMN, akademisi, hingga media di Provinsi Lampung untuk bersama-sama menyukseskan Lampung Fest 2025 demi kesejahteraan masyarakat Lampung yang kita cintai,\u201d ucapnya. (*\/2025)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200e\u200eBandar Lampung (LB): Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XXI\/Radin Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, bersama unsur Forkopimda Provinsi Lampung menghadiri pembukaan Lampung Fest 2025 di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (12\/11\/2025). \u200e \u200eKegiatan Lampung Fest 2025 yang dibuka secara resmi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan akan berlangsung pada 11\u201325 November 2025 ini, merupakan strategi menjawab tantangan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Lampung. \u200e \u200eDalam sambutannya, Gubernur menyampaikan Lampung Fest 2025 mengusung tema \u201cCoffee and Tourism\u201d, dengan harapan kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pariwisata sebagai penggerak ekonomi sekaligus sumber kebanggaan daerah. \u200e \u200eGubernur juga menjelaskan beberapa langkah nyata yang sedang dilakukan, di antaranya pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal melalui program Desaku Maju dan Siger Madani, serta pembangunan kawasan investasi pariwisata seperti Bakauheni Harbour City di Lampung Selatan dan kawasan wisata di Kabupaten Pesawaran. \u200e \u200e\u201cMelalui Lampung Boemi Event dan Kaldera 2025, ekonomi kreatif dapat diperkuat lewat kegiatan seni, budaya, dan UMKM yang tersebar merata di seluruh daerah, sekaligus mendorong digitalisasi dan kolaborasi agar pelaku wisata dan ekonomi kreatif Lampung semakin siap bersaing hingga tingkat global,\u201d ujarnya. \u200e \u200eLebih lanjut, Gubernur Mirza mengatakan Provinsi Lampung memiliki kebanggaan tersendiri yaitu Kopi Robusta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[412,346],"tags":[],"class_list":["post-53233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-ekonomi-dan-bisnis","category-korem-043-garuda-hitam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53233"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53235,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53233\/revisions\/53235"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}