{"id":53161,"date":"2025-11-10T11:09:56","date_gmt":"2025-11-10T04:09:56","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53161"},"modified":"2025-12-01T19:52:31","modified_gmt":"2025-12-01T12:52:31","slug":"hari-pahlawan-10-november-pemprov-lampung-teguhkan-semangat-lanjutkan-perjuangan-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/10\/hari-pahlawan-10-november-pemprov-lampung-teguhkan-semangat-lanjutkan-perjuangan-bangsa\/","title":{"rendered":"\u200eHari Pahlawan 10 November, Pemprov Lampung Teguhkan Semangat Lanjutkan Perjuangan Bangsa"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Korpri Kantor Gubernur, Senin (10\/11\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eUpacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 mengusung tema &#8220;Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan&#8221;, berlangsung khidmat dan penuh penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam sambutan tertulis yang disampaikan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung, Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U mengajak peserta upacara untuk menundukkan kepala mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,&#8221; ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut Mensos, perjuangan para pahlawan mengajarkan arti kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. &#8220;Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,&#8221; ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMensos menegaskan terdapat tiga teladan utama dari para pahlawan yang harus diwarisi generasi masa kini:<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e1. Kesabaran para pahlawan. Sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e2. Semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Para pahlawan tidak mencari kedudukan, tetapi mengabdi demi kemaslahatan rakyat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e3. Pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi masa depan dan menjadikan perjuangan sebagai ibadah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama; membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,&#8221; tuturnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSyaifullah Yusuf juga menyampaikan semangat perjuangan para pahlawan terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto fokus pada penguatan ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, penegakan keadilan sosial, dan pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, serta berdaya saing.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Hari ini mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak,&#8221; pungkasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam rangkaian upacara peringatan Hari Pahlawan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyerahkan bantuan hibah dan kursi roda secara simbolis kepada perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). (kmf).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Korpri Kantor Gubernur, Senin (10\/11\/2025). \u200e \u200eUpacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 mengusung tema &#8220;Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan&#8221;, berlangsung khidmat dan penuh penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan. \u200e \u200eMenteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam sambutan tertulis yang disampaikan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung, Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U mengajak peserta upacara untuk menundukkan kepala mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan. \u200e \u200e&#8221;Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,&#8221; ucapnya. \u200e \u200eMenurut Mensos, perjuangan para pahlawan mengajarkan arti kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. &#8220;Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,&#8221; ucapnya. \u200e \u200eMensos menegaskan terdapat tiga teladan utama dari para pahlawan yang harus diwarisi generasi masa kini: \u200e \u200e1. Kesabaran para pahlawan. Sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan. \u200e \u200e2. Semangat mengutamakan kepentingan bangsa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53162,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,82,8],"tags":[],"class_list":["post-53161","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","category-barometer-humaniora","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53161","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53161"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53161\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53163,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53161\/revisions\/53163"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}