{"id":53158,"date":"2025-11-09T12:56:40","date_gmt":"2025-11-09T05:56:40","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=53158"},"modified":"2025-11-09T12:56:40","modified_gmt":"2025-11-09T05:56:40","slug":"ledakan-di-sman-72-jakarta-96-orang-alami-luka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/11\/09\/ledakan-di-sman-72-jakarta-96-orang-alami-luka\/","title":{"rendered":"\u200eLedakan di SMAN 72 Jakarta, 96 Orang Alami Luka"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Insiden ledakan terjadi di SMA Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Jumat (7\/11\/2025) yang mengakibatkan 96 orang terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit, tapi 67 korban sudah pulang dari rumah sakit pada Sabtu (8\/11) malam pukul 22.00 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBerdasarkan data di Pos Pelayanan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (9\/11\/2025), tercatat total terdapat 96 korban ledakan yang mendapatkan perawatan akibat ledakan yang terjadi saat Salat Jumat di sekolah tersebut.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSebanyak 67 pasien dinyatakan sudah pulang dari rumah sakit dan pulang ke rumah mereka masing-masing, sedangkan 29 orang korban lainnya masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit di kawasan Cempaka Putih.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDi RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih total ada 14 pasien yang masih dirawat. Kemudian di RS Yarsi ada 14 pasien yang masih mendapatkan perawatan medis. Seorang pasien korban ledakan dirawat di RS Pertamina Jaya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mendatangi Rumah Sakit Islam Cempaka Putih yang jadi salah satu lokasi perawatan korban ledakan di SMAN 72. Ia menuturkan ada 54 korban.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Data awal yang kita terima tadi sekitar 54 orang,&#8221; kata Asep di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (7\/11).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAsep melanjutkan pihaknya belum mengetahui penyebab ledakan. Ia hanya menuturkan korban ada yang mengalami luka ringan maupun sedang.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ada luka ringan, ada luka sedang dan ada yang sudah pulang,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePolda Metro Jaya juga mendirikan posko untuk korban. Posko berada di RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan RS Yarsi. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Insiden ledakan terjadi di SMA Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Jumat (7\/11\/2025) yang mengakibatkan 96 orang terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit, tapi 67 korban sudah pulang dari rumah sakit pada Sabtu (8\/11) malam pukul 22.00 WIB. \u200e \u200eBerdasarkan data di Pos Pelayanan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (9\/11\/2025), tercatat total terdapat 96 korban ledakan yang mendapatkan perawatan akibat ledakan yang terjadi saat Salat Jumat di sekolah tersebut. \u200e \u200eSebanyak 67 pasien dinyatakan sudah pulang dari rumah sakit dan pulang ke rumah mereka masing-masing, sedangkan 29 orang korban lainnya masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit di kawasan Cempaka Putih. \u200e \u200eDi RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih total ada 14 pasien yang masih dirawat. Kemudian di RS Yarsi ada 14 pasien yang masih mendapatkan perawatan medis. Seorang pasien korban ledakan dirawat di RS Pertamina Jaya. \u200e \u200eSebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mendatangi Rumah Sakit Islam Cempaka Putih yang jadi salah satu lokasi perawatan korban ledakan di SMAN 72. Ia menuturkan ada 54 korban. \u200e \u200e&#8221;Data awal yang kita terima tadi sekitar 54 orang,&#8221; kata Asep di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53159,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[406],"tags":[],"class_list":["post-53158","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53158","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53158"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53158\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53160,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53158\/revisions\/53160"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}