{"id":52991,"date":"2025-10-29T10:35:40","date_gmt":"2025-10-29T03:35:40","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52991"},"modified":"2025-10-29T10:35:40","modified_gmt":"2025-10-29T03:35:40","slug":"sosialisasi-pengisian-izn-dan-audit-internal-dorong-kepercayaan-umat-terhadap-baznas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/10\/29\/sosialisasi-pengisian-izn-dan-audit-internal-dorong-kepercayaan-umat-terhadap-baznas\/","title":{"rendered":"\u200eSosialisasi Pengisian IZN dan Audit Internal, Dorong Kepercayaan Umat Terhadap Baznas"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Sosialisai Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) 2025 dan Audit Internal Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (28\/10\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan yang diikuti pengurus Baznas kabupaten\/kota ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam mendukung pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur menegaskan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Keberadaan Baznas, ucapnya merupakan simbol kepercayaan umat kepada pemerintah dalam mengelola dana umat secara amanah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cBaznas adalah simbol kepercayaan umat terhadap pemerintah. Jika umat tidak percaya kepada Baznas, berarti pemerintah belum sepenuhnya hadir untuk mengurus mereka,\u201d tegas Gubernur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menekankan pengelolaan zakat tepat sasaran dan transparan serta mampu menumbuhkan keyakinan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Baznas. Gubernur juga mendorong penguatan kelembagaan zakat hingga tingkat desa melalui pembentukan Badan Amil Zakat Desa sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan zakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut, dia berpesan agar seluruh peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan zakat di daerah masing-masing.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSemakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaat yang dirasakan umat, dan semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat kepada Baznas,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur Mirza mengaku optimis Baznas Provinsi Lampung akan menjadi lembaga yang profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Ketua Baznas Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengapresiasi Gubernur Lampung atas komitmen dan dukungannya terhadap gerakan zakat di daerah. Ia mengucapkan selamat kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dari Baznas RI.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cBerkat inisiatif Gerakan Sadar Zakat yang digagas Pak Gubernur, pengumpulan dana zakat di Provinsi Lampung meningkat hingga 500 persen,\u201d ungkap Iskandar.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa berharap sinergi antara program Pemerintah Provinsi Lampung dan Baznas terus diperkuat untuk memperluas dampak sosial dan ekonomi zakat bagi masyarakat Lampung. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Sosialisai Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) 2025 dan Audit Internal Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (28\/10\/2025). \u200e \u200eKegiatan yang diikuti pengurus Baznas kabupaten\/kota ini bertujuan memperkuat tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam mendukung pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. \u200e \u200eGubernur menegaskan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Keberadaan Baznas, ucapnya merupakan simbol kepercayaan umat kepada pemerintah dalam mengelola dana umat secara amanah. \u200e \u200e\u201cBaznas adalah simbol kepercayaan umat terhadap pemerintah. Jika umat tidak percaya kepada Baznas, berarti pemerintah belum sepenuhnya hadir untuk mengurus mereka,\u201d tegas Gubernur. \u200e \u200eIa menekankan pengelolaan zakat tepat sasaran dan transparan serta mampu menumbuhkan keyakinan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Baznas. Gubernur juga mendorong penguatan kelembagaan zakat hingga tingkat desa melalui pembentukan Badan Amil Zakat Desa sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan zakat. \u200e \u200eLebih lanjut, dia berpesan agar seluruh peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan zakat di daerah masing-masing. \u200e \u200e\u201cSemakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaat yang dirasakan umat, dan semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52992,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,8],"tags":[],"class_list":["post-52991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52991"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52991\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52993,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52991\/revisions\/52993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}