{"id":52769,"date":"2025-10-12T22:17:41","date_gmt":"2025-10-12T15:17:41","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52769"},"modified":"2025-10-12T22:17:41","modified_gmt":"2025-10-12T15:17:41","slug":"ngeri-ruas-jalan-depan-kua-way-khilau-pesawaran-mulai-rawan-dalam-semalam-2-kali-kawanan-begal-beraksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/10\/12\/ngeri-ruas-jalan-depan-kua-way-khilau-pesawaran-mulai-rawan-dalam-semalam-2-kali-kawanan-begal-beraksi\/","title":{"rendered":"\u200eNgeri! Ruas Jalan Depan KUA Way Khilau Pesawaran Mulai Rawan, dalam Semalam 2 Kali Kawanan Begal Beraksi"},"content":{"rendered":"<p><em>Gambar: ilustrasi<\/em><\/p>\n<p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Ruas jalan Kecamatan Way Khilau &#8211; Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, tepatnya di depan KUA Way Khilau, rawan aksi begal. Dalam semalam, Sabtu (11\/10\/2025), terjadi dua kali percobaan pembegalan sepeda motor oleh para terduga pelaku, beruntung korban berhasil kabur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePeristiwa pertama menimpa Dayat (28) warga Dusun Serkung, Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.35 WIB, saat korban Dayat bermaksud pulang usai mengantar saudaranya ke Pasar Baru, Kedondong.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSaat melintas depan KUA Way Khilau, korban dihadang dua orang tak dikenal berbadan gempal yang menggunakan sepeda motor. Motor para pelaku memepet korban dan memaksa korban berhenti. Salah satu pelaku bahkan berupaya meraih tangan korban, tapi berhasil ditepis dan langsung tancap gas.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePara pelaku sempat mengejar korban sampai di jembatan Tanjung Kerta, sebelum balik arah. Kejadian ini membuat Dayat ketakutan dan trauma.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kejadian tersebut begitu cepat. Syukur Alhamdulilah Allah masih melindungi sehingga saya selamat dari musibah ini,&#8221; ucap Dayat pada Minggu (12\/10\/2025) malam.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKejadian serupa di tempat yang sama juga dialami Edi (45). Edi mengaku sempat dicegat tiga orang di ruas jalan dekat KUA Way Khilau.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Saya distop 3 orang, dua orang tingginya sekitar 160-an cm. Kejadiannya sekitar Pukul 20.30 WIB. Saya lewat mereka menghadang, melambaikan tangan dan meminta saya berhenti, tapi saya tancap gas sembari membunyikan klakson,&#8221; ungkap Edi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenyikapi hal ini, Ketua Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Kabupaten Peaawaran, Deni Wijaya, meminta aparat kepolisian, khususnya Polsek Kedondong dan Polres Pesawaran segera melakukan pengamanan dan merazia lokasi tersebut.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Peristiwa ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena berisiko mengancam nyawa. Oleh sebab itu, sebelum jatuh korban, polisi harus segera turun,&#8221; ucap Deni.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, salah satu warga sebut saja John (nama sengaja disamarkan, <em>red<\/em>) mengungkapkan daerah di seputaran KUA Way Khilau kerap dijadikan tempat transaksi dan mengonsumsi narkoba jenis sabu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Memang di situ sering jadi tempat make sabu,&#8221; ujar John. (Yadi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gambar: ilustrasi Pesawaran (LB): Ruas jalan Kecamatan Way Khilau &#8211; Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, tepatnya di depan KUA Way Khilau, rawan aksi begal. Dalam semalam, Sabtu (11\/10\/2025), terjadi dua kali percobaan pembegalan sepeda motor oleh para terduga pelaku, beruntung korban berhasil kabur. \u200e \u200ePeristiwa pertama menimpa Dayat (28) warga Dusun Serkung, Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.35 WIB, saat korban Dayat bermaksud pulang usai mengantar saudaranya ke Pasar Baru, Kedondong. \u200e \u200eSaat melintas depan KUA Way Khilau, korban dihadang dua orang tak dikenal berbadan gempal yang menggunakan sepeda motor. Motor para pelaku memepet korban dan memaksa korban berhenti. Salah satu pelaku bahkan berupaya meraih tangan korban, tapi berhasil ditepis dan langsung tancap gas. \u200e \u200ePara pelaku sempat mengejar korban sampai di jembatan Tanjung Kerta, sebelum balik arah. Kejadian ini membuat Dayat ketakutan dan trauma. \u200e \u200e&#8221;Kejadian tersebut begitu cepat. Syukur Alhamdulilah Allah masih melindungi sehingga saya selamat dari musibah ini,&#8221; ucap Dayat pada Minggu (12\/10\/2025) malam. \u200e \u200eKejadian serupa di tempat yang sama juga dialami Edi (45). Edi mengaku sempat dicegat tiga orang di ruas jalan dekat KUA Way Khilau. \u200e \u200e&#8221;Saya distop 3 orang, dua orang tingginya sekitar 160-an cm. Kejadiannya sekitar Pukul 20.30 WIB. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52770,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,132],"tags":[],"class_list":["post-52769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52769"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52775,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52769\/revisions\/52775"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52770"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}