{"id":52751,"date":"2025-10-12T09:20:33","date_gmt":"2025-10-12T02:20:33","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52751"},"modified":"2025-11-28T18:38:53","modified_gmt":"2025-11-28T11:38:53","slug":"lampung-kirim-17-kafilah-ikuti-seleksi-tilawatil-quran-dan-hadis-nasional-xxviii-di-sulawesi-tenggara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/10\/12\/lampung-kirim-17-kafilah-ikuti-seleksi-tilawatil-quran-dan-hadis-nasional-xxviii-di-sulawesi-tenggara\/","title":{"rendered":"\u200eLampung Kirim 17 Kafilah Ikuti Seleksi Tilawatil Qur&#8217;an dan Hadis Nasional XXVIII di Sulawesi Tenggara"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eSultra (LB)<\/strong>: Lampung mengirimkan 17 peserta terbaik untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur\u2019an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII 2025 di Sulawesi Tenggara pada 11\u201318 Oktober 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKafilah Provinsi Lampung dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Lampung yang Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur&#8217;an (LPTQ) Provinsi Lampung, Muhammad Firsada.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSTQH XXVIII yang dibuka Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, M.A. dan diikuti seluruh provinsi di Indonesia, menampilkan para qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik dari masing-masing daerah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Lampung, Yuri Agustina, menjelaskan peserta kafilah Lampung mengikuti berbagai kategori lomba, meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>Hafalan 30 Juz Al-Qur\u2019an (putra dan putri).<\/li>\n<li>\u200eHafalan 20 Juz Al-Qur\u2019an (putra dan putri).<\/li>\n<li>Hafalan 10 Juz Al-Qur\u2019an (putra dan putri).<\/li>\n<li>\u200eHafalan 5 Juz dan Tilawah (putra dan putri).<\/li>\n<li>Hafalan 1 Juz dan Tilawah (putra dan putri).<\/li>\n<li>\u200eTilawah Dewasa (putra dan putri).<\/li>\n<li>Tilawah Anak-anak (putra dan putri).<\/li>\n<li>\u200eTafsir Bahasa Arab (putra).<\/li>\n<li>Hafalan 100 Hadis dengan Sanad (putri).<\/li>\n<li>Hafalan 500 Hadis tanpa Sanad (putri).<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u200e\u201cKafilah Lampung membawa semangat tinggi untuk mengharumkan nama daerah di ajang nasional ini. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan intensif dari LPTQ Provinsi Lampung,\u201d ujar Yuri Agustina. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eSultra (LB): Lampung mengirimkan 17 peserta terbaik untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur\u2019an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII 2025 di Sulawesi Tenggara pada 11\u201318 Oktober 2025. \u200e \u200eKafilah Provinsi Lampung dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Lampung yang Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur&#8217;an (LPTQ) Provinsi Lampung, Muhammad Firsada. \u200e \u200eSTQH XXVIII yang dibuka Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, M.A. dan diikuti seluruh provinsi di Indonesia, menampilkan para qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik dari masing-masing daerah. \u200e \u200eKepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Lampung, Yuri Agustina, menjelaskan peserta kafilah Lampung mengikuti berbagai kategori lomba, meliputi: Hafalan 30 Juz Al-Qur\u2019an (putra dan putri). \u200eHafalan 20 Juz Al-Qur\u2019an (putra dan putri). Hafalan 10 Juz Al-Qur\u2019an (putra dan putri). \u200eHafalan 5 Juz dan Tilawah (putra dan putri). Hafalan 1 Juz dan Tilawah (putra dan putri). \u200eTilawah Dewasa (putra dan putri). Tilawah Anak-anak (putra dan putri). \u200eTafsir Bahasa Arab (putra). Hafalan 100 Hadis dengan Sanad (putri). Hafalan 500 Hadis tanpa Sanad (putri). \u200e\u201cKafilah Lampung membawa semangat tinggi untuk mengharumkan nama daerah di ajang nasional ini. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat dan pembinaan intensif dari LPTQ Provinsi Lampung,\u201d ujar Yuri Agustina. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52752,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-52751","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52751","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52751"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52751\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52754,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52751\/revisions\/52754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52751"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52751"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}