{"id":52730,"date":"2025-10-10T21:32:14","date_gmt":"2025-10-10T14:32:14","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52730"},"modified":"2025-11-28T18:10:28","modified_gmt":"2025-11-28T11:10:28","slug":"rakor-pemberantasan-korupsi-gubernur-lampung-ajak-opd-junjung-profesionalisme-dan-integritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/10\/10\/rakor-pemberantasan-korupsi-gubernur-lampung-ajak-opd-junjung-profesionalisme-dan-integritas\/","title":{"rendered":"\u200eRakor Pemberantasan Korupsi, Gubernur Lampung Ajak OPD Junjung Profesionalisme dan Integritas"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam pelayanan publik meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHal ini disampaikan Gubernur dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (10\/10\/2025), yang merupakan kelanjutan pertemuan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 24 Juli 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir dalam kegiatan tersebut Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Untung Wicaksono, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta para Kepala OPD terkait.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam arahannya, Mirza menekankan pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal, terutama OPD yang bersentuhan langsung dengan publik seperti rumah sakit, perizinan, pendidikan, dan layanan administrasi lainnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat kita dalam melayani. Ini justru kesempatan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan yang berkualitas,&#8221; ujar Mirza.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa juga menegaskan kepercayaan masyarakat harus terus dijaga dengan membangun citra positif pemerintah daerah melalui kerja nyata yang jujur, profesional, dan berintegritas.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Masyarakat percaya kepada kita, maka kita harus terus berbenah. Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK menjadi acuan kita dalam memperbaiki sistem dan pelayanan,&#8221; katanya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada besar anggaran, tetapi lebih pada kualitas tata kelola dan komitmen untuk berubah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Pemerintah yang efektif adalah yang adaptif dan punya visi ke depan. Kita dorong Lampung menjadi daerah yang lebih baik, bersih, dan dipercaya masyarakat,&#8221; tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur Mirza mengingatkan perjuangan melawan korupsi adalah komitmen moral yang harus dilakukan bersama secara konsisten.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Dengan integritas, kita menjaga kepercayaan publik dengan profesionalisme, kita pastikan setiap kebijakan berdampak nyata dan dengan kolaborasi, kita bangun daerah yang maju dan berdaya saing,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa mengajak seluruh elemen Pemprov Lampung untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Lampung harus siap menjadi contoh dalam pemberantasan korupsi dan pemerintahan yang bersih,&#8221; pungkasnya.(kmf)<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam pelayanan publik meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. \u200e \u200eHal ini disampaikan Gubernur dalam Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (10\/10\/2025), yang merupakan kelanjutan pertemuan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 24 Juli 2025. \u200e \u200eKegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. \u200e \u200eHadir dalam kegiatan tersebut Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Untung Wicaksono, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta para Kepala OPD terkait. \u200e \u200eDalam arahannya, Mirza menekankan pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal, terutama OPD yang bersentuhan langsung dengan publik seperti rumah sakit, perizinan, pendidikan, dan layanan administrasi lainnya. \u200e \u200e&#8221;Keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat kita dalam melayani. Ini justru kesempatan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan yang berkualitas,&#8221; ujar Mirza. \u200e \u200eIa juga menegaskan kepercayaan masyarakat harus terus dijaga dengan membangun citra positif pemerintah daerah melalui kerja nyata yang jujur, profesional, dan berintegritas. \u200e \u200e&#8221;Masyarakat percaya kepada kita, maka kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52731,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,8],"tags":[],"class_list":["post-52730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52730"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52730\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52732,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52730\/revisions\/52732"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}