{"id":52706,"date":"2025-10-08T19:18:24","date_gmt":"2025-10-08T12:18:24","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52706"},"modified":"2025-12-13T16:12:19","modified_gmt":"2025-12-13T09:12:19","slug":"aksi-heroik-prajurit-yonif-tp-848-spc-kodam-xxi-radin-inten-gagalkan-aksi-begal-di-jalan-tol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/10\/08\/aksi-heroik-prajurit-yonif-tp-848-spc-kodam-xxi-radin-inten-gagalkan-aksi-begal-di-jalan-tol\/","title":{"rendered":"Aksi Heroik Prajurit Yonif TP 848\/SPC Kodam XXI Radin Inten, Gagalkan Aksi Begal di Jalan Tol"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eJakarta (LB)<\/strong>: Aksi heroik prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Batalyon Infanteri TP 848\/Satya Pandya Cakti (SPC) Kodam XXI\/Radin Inten berhasil menggagalkan aksi begal dan tabrak lari di ruas Tol Kebon Jeruk KM 5, Jakarta, serta mengamankan dua pelaku bersama sejumlah barang bukti, Selasa (7\/10\/2025).<\/p>\n<p>\u200ePeristiwa bermula sekitar Pukul 12.00 WIB, saat rombongan Serpas Yonif TP 848\/SPC dipimpin Danyon TP 848\/SPC Letkol Inf. Dewa Gede Mahendra, melintas di ruas tol Kebon Jeruk usai mengikuti rangkaian Peringatan HUT Ke-80 TNI di Monas.<\/p>\n<p>Saat itu rombongan melihat Daihatsu Luxio warna silver melaju ugal-ugalan di jalur cepat. Berdasarkan keterangan warga, kendaraan itu baru saja terlibat tabrak lari setelah melakukan aksi pencurian sepeda motor di kawasan Setiabudi.<\/p>\n<p>\u200eSituasi sempat mencekam karena mobil pelaku terus melaju dan menabrak beberapa kendaraan lain saat berupaya melarikan diri. Dengan respons cepat dan koordinasi terukur, para prajurit langsung melakukan pengejaran dan menghadang kendaraan pelaku di KM 5 Tol Kebon Jeruk. Meskipun sudah diberi peringatan secara persuasif, pelaku tetap nekat kabur hingga akhirnya prajurit melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan laju mobil. Kedua pelaku berhasil diamankan dari amukan massa yang berdatangan di lokasi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah barang bukti berupa: mobil Daihatsu Luxio silver yang digunakan pelaku, 3 unit sepeda motor hasil curian; 1 unit Honda Vario dan 2 Honda Beat, 1 bilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban, serta 3 unit telepon genggam milik pelaku yang digunakan untuk koordinasi dalam aksi kejahatan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSalah seorang korban, Ismail, mengonfirmasi salah satu motor yang ditemukan adalah miliknya yang hilang di kawasan Setiabudi beberapa jam sebelumnya.<\/p>\n<p>\u200eKedua pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Kembangan, Jakarta Barat untuk proses hukum lebih lanjut. Setelah situasi terkendali, rombongan Yonif TP 848\/SPC kembali melanjutkan perjalanan sesuai agenda tugas.<\/p>\n<p>\u200eKomandan Batalyon TP 848\/SPC, Letkol Inf Dewa Gede Mahendra, memberi apresiasi atas kesigapan prajuritnya yang bertindak cepat di lapangan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kami hanya melakukan apa yang sudah menjadi kewajiban prajurit TNI, sigap di mana pun berada. Saat melihat adanya indikasi kejahatan, anggota langsung bertindak cepat sesuai prosedur, dengan tetap mengutamakan keselamatan warga,\u201d ujar Danyon.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAksi prajurit Yonif TP 848\/SPC ini menjadi bukti TNI selalu hadir untuk rakyat, tidak hanya di medan tugas, tapi juga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di manapun berada. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eJakarta (LB): Aksi heroik prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Batalyon Infanteri TP 848\/Satya Pandya Cakti (SPC) Kodam XXI\/Radin Inten berhasil menggagalkan aksi begal dan tabrak lari di ruas Tol Kebon Jeruk KM 5, Jakarta, serta mengamankan dua pelaku bersama sejumlah barang bukti, Selasa (7\/10\/2025). \u200ePeristiwa bermula sekitar Pukul 12.00 WIB, saat rombongan Serpas Yonif TP 848\/SPC dipimpin Danyon TP 848\/SPC Letkol Inf. Dewa Gede Mahendra, melintas di ruas tol Kebon Jeruk usai mengikuti rangkaian Peringatan HUT Ke-80 TNI di Monas. Saat itu rombongan melihat Daihatsu Luxio warna silver melaju ugal-ugalan di jalur cepat. Berdasarkan keterangan warga, kendaraan itu baru saja terlibat tabrak lari setelah melakukan aksi pencurian sepeda motor di kawasan Setiabudi. \u200eSituasi sempat mencekam karena mobil pelaku terus melaju dan menabrak beberapa kendaraan lain saat berupaya melarikan diri. Dengan respons cepat dan koordinasi terukur, para prajurit langsung melakukan pengejaran dan menghadang kendaraan pelaku di KM 5 Tol Kebon Jeruk. Meskipun sudah diberi peringatan secara persuasif, pelaku tetap nekat kabur hingga akhirnya prajurit melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan laju mobil. Kedua pelaku berhasil diamankan dari amukan massa yang berdatangan di lokasi. \u200e \u200eDari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah barang bukti berupa: mobil Daihatsu Luxio silver yang digunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52707,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,1227],"tags":[],"class_list":["post-52706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal","category-kodam-xxi-radin-inten"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52706"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52708,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52706\/revisions\/52708"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}