{"id":52552,"date":"2025-10-01T10:28:55","date_gmt":"2025-10-01T03:28:55","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52552"},"modified":"2025-10-01T10:28:55","modified_gmt":"2025-10-01T03:28:55","slug":"jihan-ajak-generasi-muda-tanamkan-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-sehari-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/10\/01\/jihan-ajak-generasi-muda-tanamkan-nilai-nilai-pancasila-dalam-kehidupan-sehari-hari\/","title":{"rendered":"\u200eJihan Ajak Generasi Muda Tanamkan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak generasi muda, khususnya di Provinsi Lampung untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAjakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 yang mengusung tema \u201cPerekat Bangsa Menuju Indonesia Raya&#8221; di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1\/10\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSaya berpesan untuk teman-teman, anak muda, seluruh bangsa Indonesia, khususnya anak-anak daerah Lampung, untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Implementasikan nilai-nilai Pancasila dari sila pertama sampai sila kelima,\u201d ujarnya<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eIa menekankan pengamalan Pancasila bukan hanya sebatas hafalan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata sehari-hari, baik dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini menegaskan peran Pancasila sebagai dasar negara yang menjadi pemersatu bangsa dalam keberagaman. Nilai-nilai Pancasila menjadi perekat yang mengikat seluruh elemen masyarakat agar tetap kokoh sebagai satu kesatuan bangsa meskipun berbeda suku, agama, bahasa dan budaya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDengan menjaga persatuan dan menjadi kan Pancasila sebagai panduan, Indonesia diharapkan terus bergerak maju mewujudkan cita-cita besar sebagai bangsa yang kuat, adil, makmur, dan disegani. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengajak generasi muda, khususnya di Provinsi Lampung untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. \u200e \u200eAjakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 yang mengusung tema \u201cPerekat Bangsa Menuju Indonesia Raya&#8221; di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1\/10\/2025). \u200e \u200e\u201cSaya berpesan untuk teman-teman, anak muda, seluruh bangsa Indonesia, khususnya anak-anak daerah Lampung, untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Implementasikan nilai-nilai Pancasila dari sila pertama sampai sila kelima,\u201d ujarnya \u200e \u200eIa menekankan pengamalan Pancasila bukan hanya sebatas hafalan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata sehari-hari, baik dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat. \u200e \u200eTema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini menegaskan peran Pancasila sebagai dasar negara yang menjadi pemersatu bangsa dalam keberagaman. Nilai-nilai Pancasila menjadi perekat yang mengikat seluruh elemen masyarakat agar tetap kokoh sebagai satu kesatuan bangsa meskipun berbeda suku, agama, bahasa dan budaya. \u200e \u200eDengan menjaga persatuan dan menjadi kan Pancasila sebagai panduan, Indonesia diharapkan terus bergerak maju mewujudkan cita-cita besar sebagai bangsa yang kuat, adil, makmur, dan disegani. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52553,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-52552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52552"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52554,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52552\/revisions\/52554"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}