{"id":52419,"date":"2025-09-23T14:25:14","date_gmt":"2025-09-23T07:25:14","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52419"},"modified":"2025-09-23T14:25:14","modified_gmt":"2025-09-23T07:25:14","slug":"sma-al-kautsar-juara-festival-musikalisasi-puisi-tingkat-nasional-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/09\/23\/sma-al-kautsar-juara-festival-musikalisasi-puisi-tingkat-nasional-2025\/","title":{"rendered":"\u200eSMA Al Kautsar Juara Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2025"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eJakarta (LB)<\/strong>: SMA Al Kautsar Bandar Lampung mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Pemenang I abang bergengsi Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAjang ini menjadi puncak dari kompetisi yang diikuti perwakilan pemenang ajang serupa Tingkat Provinsi dari seluruh wilayah Indonesia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSebelumnya, SMA Al Kautsar Bandar Lampung mewakili Provinsi Lampung di Tingkat Nasional setelah berhasil menjuarai Festival Musikalisasi Puisi Tingkat SMA Se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung pada 3 Juli 2025 lalu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDi tingkat nasional, para peserta perwakilan tiap provinsi mengikuti dua tahap penilaian. Pada tahap pertama, seluruh peserta mengirimkan aransemen musikalisasi puisi dalam bentuk video. Di tahap ini dipilih 10 peserta terbaik yang akan masuk final dan tampil langsung di Hotel Premiere, Jakarta pada 17 September 2025. Tim SMA Al Kautsar Bandar Lampung pun berhasil masuk final dan bersaing dengan 9 peserta terbaik lainnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDi final, tim musikalisasi puisi SMA Al Kautsar Bandar Lampung yang terdiri atas Tubagus Restu Wibowo (pelatih\/guru pendamping), Abdillah Hanif Nendissa (vokal 1\/gitar), Meritha Az Zahra (vokal 2), Devara Ezar Janitra (bass), Satria Abimael Pamungkas (perkusi), dan Annisa Ghaniyyah \u2018Alimah (keyboard) menampilkan secara langsung aransemen musikalisasi puisi \u201cSukma Pujangga\u201d karya J.E. Tatengkeng dan \u201cPulang\u201d karya Joko Pinurbo.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePenampilan mereka berhasil menarik perhatian juri dan keluar menjadi Pemenang I pada ajang Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPerasaannya luar biasa, bersyukur, bangga, dan berbahagia atas pencapaian menjadi juara di ajang Muspusnas 2025. Dari proses yg luar biasa melelahkan, akhirnya terbalas dengan kemenangan yg\u00a0sangat\u00a0indah untuk SMA Al Kautsar dan Lampung,\u201d ujar Tubagus Restu Wibowo, dalam keterangan tertulis yang diterima lamp u ng barometer.id, Selasa (23\/9\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTubagus juga menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kegiatan ini, yang menurutnya sangat luar biasa dalam melahirkan peserta yang memiliki talenta.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPastinya kami sangat mengapresiasi kegiatan yang sudah diselenggarakan sejak 1988 sampai dengan sekarang ini. Kegiatan yang luar biasa, keren. Semoga tahun-tahun berikutnya terus dapat melahirkan para peserta yang memiliki talenta dalam bermusik, bersastra, dan musikalisasi puisi di seluruh penjuru Indonesia,\u201d ujar Tubagus.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKemenangan SMAS Al Kautsar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Lampung untuk terus mengembangkan potensi seni dan sastra di kalangan pelajar. Prestasi ini juga menjadi modal dan semangat bagi Balai Bahasa Provinsi Lampung untuk terus melakukan pembinaan Bahasa, sastra, dan literasi bagi generasi muda, khususnya generasi muda di Provinsi Lampung. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eJakarta (LB): SMA Al Kautsar Bandar Lampung mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Pemenang I abang bergengsi Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. \u200e \u200eAjang ini menjadi puncak dari kompetisi yang diikuti perwakilan pemenang ajang serupa Tingkat Provinsi dari seluruh wilayah Indonesia. \u200e \u200eSebelumnya, SMA Al Kautsar Bandar Lampung mewakili Provinsi Lampung di Tingkat Nasional setelah berhasil menjuarai Festival Musikalisasi Puisi Tingkat SMA Se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung pada 3 Juli 2025 lalu. \u200e \u200eDi tingkat nasional, para peserta perwakilan tiap provinsi mengikuti dua tahap penilaian. Pada tahap pertama, seluruh peserta mengirimkan aransemen musikalisasi puisi dalam bentuk video. Di tahap ini dipilih 10 peserta terbaik yang akan masuk final dan tampil langsung di Hotel Premiere, Jakarta pada 17 September 2025. Tim SMA Al Kautsar Bandar Lampung pun berhasil masuk final dan bersaing dengan 9 peserta terbaik lainnya. \u200e \u200eDi final, tim musikalisasi puisi SMA Al Kautsar Bandar Lampung yang terdiri atas Tubagus Restu Wibowo (pelatih\/guru pendamping), Abdillah Hanif Nendissa (vokal 1\/gitar), Meritha Az Zahra (vokal 2), Devara Ezar Janitra (bass), Satria Abimael Pamungkas (perkusi), dan Annisa Ghaniyyah \u2018Alimah (keyboard) menampilkan secara langsung aransemen musikalisasi puisi \u201cSukma Pujangga\u201d karya J.E. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52420,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[406,15],"tags":[],"class_list":["post-52419","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-seni-dan-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52419"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52421,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52419\/revisions\/52421"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}