{"id":52345,"date":"2025-09-16T18:23:03","date_gmt":"2025-09-16T11:23:03","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52345"},"modified":"2025-09-16T18:25:02","modified_gmt":"2025-09-16T11:25:02","slug":"raih-sertifikat-odf-desa-harapan-jaya-siap-kembangkan-sektor-pariwisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/09\/16\/raih-sertifikat-odf-desa-harapan-jaya-siap-kembangkan-sektor-pariwisata\/","title":{"rendered":"Raih Sertifikat ODF, Desa Harapan Jaya Siap Kembangkan Sektor Pariwisata"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB):<\/strong> Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, ditetapkan sebagai Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)\/Open Defecation Free (ODF).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePenyerahan sertifikat dilakukan di Kantor Kecamatan Way Ratai, Selasa (16\/9\/2025). Sertifikat dengan Nomor 800\/2029\/STBM\/IV.02\/IX\/2025 tersebut ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Media Apriliana, M.K.M.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSertifikat ODF ini diberikan kepada Desa Harapan Jaya karena telah memenuhi persyaratan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang bertujuan menciptakan lingkungan lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup warga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eProses penilaian dilakukan tim gabungan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, serta Puskesmas Bunut.<\/p>\n<div id=\"attachment_52346\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-52346\" class=\"wp-image-52346 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250916-WA0156.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><p id=\"caption-attachment-52346\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>SERTIFIKAT ODF.<\/strong> Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran meraih sertifikat ODF (Open Defecation Free) dari Dinas Kesehatan. Sertifikat diterima langsung Kepala Desa Sulalit Cokro Aminoto, Selasa (16\/9\/2025).<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eKepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, mengucap syukur atas pencapaian ini. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada warga dan seluruh pihak yang telah bekerja sama mendukung program sanitasi total berbasis masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Terima kasih kepada warga dan seluruh pihak yanh telah mendukung progtam ini, sehingga capaian ini bisa kita raih,&#8221; ucap Cokro.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia berharap diraihnya sertifikat ODF ini menjadi motivasi bagi seluruh warga untuk selalu menjaga lingkungan Desa Harapan Jaya bersih dan sehat serta mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di destinasi wisata yang ada di Desa Harapan Jaya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSemoga ini menjadi motivasi bagi kita semua, khususnya warga Desa Harapan Jaya untuk terus terjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata yang ada di sini, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,\u201d ujar Cokro.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Diraihnya sertifikat ODF ini merupakan bentuk komitmen kami menjaga pola hidup bersih dan sehat di masyarakat. Selain itu, predikat ODF juga menjadi modal penting bagi Desa Harapan Jaya sebagai salah satu daerah wisata di Provinsi Lampung, untuk terus mengembangkan potensi wisata loyal,&#8221; pungkasnya. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, ditetapkan sebagai Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)\/Open Defecation Free (ODF). \u200e \u200ePenyerahan sertifikat dilakukan di Kantor Kecamatan Way Ratai, Selasa (16\/9\/2025). Sertifikat dengan Nomor 800\/2029\/STBM\/IV.02\/IX\/2025 tersebut ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Media Apriliana, M.K.M. \u200e \u200eSertifikat ODF ini diberikan kepada Desa Harapan Jaya karena telah memenuhi persyaratan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang bertujuan menciptakan lingkungan lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup warga. \u200e \u200eProses penilaian dilakukan tim gabungan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, serta Puskesmas Bunut. \u200eKepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokro Aminoto, mengucap syukur atas pencapaian ini. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada warga dan seluruh pihak yang telah bekerja sama mendukung program sanitasi total berbasis masyarakat. \u200e \u200e&#8221;Terima kasih kepada warga dan seluruh pihak yanh telah mendukung progtam ini, sehingga capaian ini bisa kita raih,&#8221; ucap Cokro. \u200e \u200eDia berharap diraihnya sertifikat ODF ini menjadi motivasi bagi seluruh warga untuk selalu menjaga lingkungan Desa Harapan Jaya bersih dan sehat serta mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di destinasi wisata yang ada di Desa Harapan Jaya. \u200e \u200e\u201cSemoga ini menjadi motivasi bagi kita semua, khususnya warga Desa Harapan Jaya untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52347,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,7],"tags":[],"class_list":["post-52345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa","category-pariwisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52345"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52350,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52345\/revisions\/52350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}