{"id":52172,"date":"2025-09-02T10:53:25","date_gmt":"2025-09-02T03:53:25","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52172"},"modified":"2025-09-03T10:53:45","modified_gmt":"2025-09-03T03:53:45","slug":"tinjau-rumah-warga-yang-roboh-bupati-pesawaran-beri-bantuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/09\/02\/tinjau-rumah-warga-yang-roboh-bupati-pesawaran-beri-bantuan\/","title":{"rendered":"\u200eTinjau Rumah Warga yang Roboh, Bupati Pesawaran Beri Bantuan"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Bupati Pesawaran Nanda Indira meninjau rumah milik Erlisa, warga RT 01, Dusun 1, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (31\/8\/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eRumah yang roboh merupakan bangunan sederhana berbahan geribik berusia lebih 25 tahun dan ditinggali Erlisa (50), suami, serta dua anaknya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp85.000.000, mencakup kerusakan total bangunan serta perabot rumah tangga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam kunjungannya, Senin (1\/9\/2025), Bupati Nanda didampingi jajaran Pemkab Pesawaran, di antaranya Asisten Pemerintahan Dan Kesra, Kepala BPBD, Plt. Kasat Pol PP, Kadis Sosial, Kadis Kominfotiksan, Plt. Kadis Perhubungan, Kabag Kesra, Camat Gedong Tataan, dan Kepala Desa Kebagusan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam kunjungannya, Bupati menyampaikan rasa empati dan dukungan kepada keluarga korban.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSaya turut prihatin atas kejadian ini. Semoga Bapak dan Ibu sekeluarga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,\u201d ujar Nanda.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBupati menegaskan Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan bantuan agar keluarga korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSaya datang meninjau langsung bersama jajaran untuk memastikan kondisi korban dan memberikan bantuan melalui program Baznas Pesawaran, yaitu Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) senilai Rp16 juta,\u201d ungkapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePascakejadian, warga secara bergotong royong membersihkan puing-puing rumah. Untuk sementara itu Erlisa bersama suami dan dua anaknya tinggal di rumah saudara terdekat. Bantuan darurat juga telah disalurkan BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran berupa bahan pangan, kasur, atap asbes, alat kebersihan, karpet serta kebutuhan pokok lainnya. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Bupati Pesawaran Nanda Indira meninjau rumah milik Erlisa, warga RT 01, Dusun 1, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (31\/8\/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. \u200e \u200eRumah yang roboh merupakan bangunan sederhana berbahan geribik berusia lebih 25 tahun dan ditinggali Erlisa (50), suami, serta dua anaknya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp85.000.000, mencakup kerusakan total bangunan serta perabot rumah tangga. \u200e \u200eDalam kunjungannya, Senin (1\/9\/2025), Bupati Nanda didampingi jajaran Pemkab Pesawaran, di antaranya Asisten Pemerintahan Dan Kesra, Kepala BPBD, Plt. Kasat Pol PP, Kadis Sosial, Kadis Kominfotiksan, Plt. Kadis Perhubungan, Kabag Kesra, Camat Gedong Tataan, dan Kepala Desa Kebagusan. \u200e \u200eDalam kunjungannya, Bupati menyampaikan rasa empati dan dukungan kepada keluarga korban. \u200e \u200e\u201cSaya turut prihatin atas kejadian ini. Semoga Bapak dan Ibu sekeluarga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,\u201d ujar Nanda. \u200e \u200eBupati menegaskan Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan bantuan agar keluarga korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. \u200e \u200e\u201cSaya datang meninjau langsung bersama jajaran untuk memastikan kondisi korban dan memberikan bantuan melalui program Baznas Pesawaran, yaitu Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) senilai Rp16 juta,\u201d ungkapnya. \u200e \u200ePascakejadian, warga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52173,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-52172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52172"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52174,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52172\/revisions\/52174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}