{"id":52075,"date":"2025-08-27T23:38:29","date_gmt":"2025-08-27T16:38:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52075"},"modified":"2025-08-27T23:39:43","modified_gmt":"2025-08-27T16:39:43","slug":"lantik-nanda-anton-sebagai-bupati-dan-wakil-bupati-gubernur-ingatkan-jabatan-adalah-amanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/08\/27\/lantik-nanda-anton-sebagai-bupati-dan-wakil-bupati-gubernur-ingatkan-jabatan-adalah-amanah\/","title":{"rendered":"\u200eLantik Nanda &#8211; Anton Sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur Ingatkan Jabatan Adalah Amanah"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi melantik Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Periode 2025\u20132030 di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (27\/8\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePelantikan dilaksanakan berdasar Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 100.2.1.3.2876 Tahun 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sambutannya, Gubernur berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi. Dia menekankan penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran harus selaras dengan arah pembangunan Provinsi Lampung dan visi besar Indonesia Emas 2045.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMirza juga menyampaikan jabatan kepala daerah bukan sekadar kehormatan, tapi juga amanah besar untuk mengabdi dan bekerja sepenuh hati bagi rakyat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cSelamat bertugas kepada Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. sebagai Bupati dan Antonius Muhammad Ali, S.H. sebagai Wakil Bupati Pesawaran untuk masa jabatan 2025\u20132030. Saya percaya kepemimpinan yang baru ini akan membawa semangat baru, inovasi baru, dan energi baru untuk membangun Pesawaran lebih maju,\u201d ujar Gubernur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya Mirza mengatakan banyak tanggung jawab yang telah menanti, antara lain memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik, khususnya dalam pengelolaan aparatur. Selain itu, ucap Gubernur, Bupati juga bertanggung jawab pada pembinaan, manajemen, dan pengembangan ASN dengan prinsip sistem merit, kompetensi, dan kinerja, serta membangun iklim kerja yang harmonis, profesional, dan semangat pelayanan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur juga menyoroti capaian pembangunan di Pesawaran yang perlu ditingkatkan, seperti pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di angka 3,9 persen, tingkat kemiskinan 11,86 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,36 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,24.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Hal-hal tersebut perlu dioptimalkan agar sejajar dengan capaian Provinsi Lampung. Fokus pembangunan lima tahun ke depan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan yang terjangkau, akses kesehatan gratis, serta perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan desa dan kecamatan,&#8221; ucap Gubernur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut Gubernur memaparkan tiga misi pembangunan Lampung 2025\u20132030, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li>\u200eMendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, mandiri, dan inovatif;<\/li>\n<li>\u200eMemperkuat sumber daya manusia unggul dan produktif;<\/li>\n<li>\u200eMeningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, berkelanjutan, dengan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u200eDia juga berpesan agar kepemimpinan baru memperkuat program desa melalui penguatan BUMDes dan koperasi, menyiapkan unit produksi berbasis masyarakat, serta menjaga stabilitas harga pangan dengan memprioritaskan produk lokal.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cFokus kerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati yang baru, bagaimana memperbaiki Pesawaran. Kita sangat paham dengan segala keterbatasan anggaran, tapi justru di situ diperlukan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi. Saya meyakin Bupati dan Wakil Bupati bisa melakukan itu dengan sungguh-sungguh,\u201d pungkas Gubernur. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi melantik Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Periode 2025\u20132030 di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (27\/8\/2025). \u200e \u200ePelantikan dilaksanakan berdasar Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 100.2.1.3.2876 Tahun 2025. \u200e \u200eDalam sambutannya, Gubernur berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi. Dia menekankan penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran harus selaras dengan arah pembangunan Provinsi Lampung dan visi besar Indonesia Emas 2045. \u200e \u200eMirza juga menyampaikan jabatan kepala daerah bukan sekadar kehormatan, tapi juga amanah besar untuk mengabdi dan bekerja sepenuh hati bagi rakyat. \u200e \u200e\u201cSelamat bertugas kepada Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. sebagai Bupati dan Antonius Muhammad Ali, S.H. sebagai Wakil Bupati Pesawaran untuk masa jabatan 2025\u20132030. Saya percaya kepemimpinan yang baru ini akan membawa semangat baru, inovasi baru, dan energi baru untuk membangun Pesawaran lebih maju,\u201d ujar Gubernur. \u200e \u200eSelanjutnya Mirza mengatakan banyak tanggung jawab yang telah menanti, antara lain memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik, khususnya dalam pengelolaan aparatur. Selain itu, ucap Gubernur, Bupati juga bertanggung jawab pada pembinaan, manajemen, dan pengembangan ASN dengan prinsip sistem merit, kompetensi, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52076,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-52075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52075"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52078,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52075\/revisions\/52078"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}