{"id":52055,"date":"2025-08-26T19:48:07","date_gmt":"2025-08-26T12:48:07","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=52055"},"modified":"2025-08-26T19:48:07","modified_gmt":"2025-08-26T12:48:07","slug":"toprak-juara-dunia-wsbk-dua-kali-pindah-ke-motogp-di-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/08\/26\/toprak-juara-dunia-wsbk-dua-kali-pindah-ke-motogp-di-2026\/","title":{"rendered":"Toprak, \u200eJuara Dunia WSBK Dua Kali, Pindah ke MotoGP di 2026"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>lampungbarometer.id<\/strong> &#8211; Juara dunia World Superbike atau WSBK dua kali, Toprak Razgatlioglu, pindah ke MotoGP musim depan dan akan membela tim Prima Pramac Yamaha.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKepastian pembalap asal Turki itu bergabung ke Prima Pramac Yamaha di MotoGP 2026 mendatang, diumumkan langsung tim satelit tersebut melalui rilis resminya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Yamaha Motor Co., Ltd. dengan bangga mengumumkan Toprak Razgatlioglu akan kembali ke Yamaha. Juara WorldSBK 2024 dan WorldSBK 2021 ini akan pindah ke MotoGP pada tahun 2026 dengan bergabung Prima Pramac Yamaha MotoGP,&#8221; demikian tulis rilis resmi Yamaha, dikutip Selasa (26\/8).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eToprak Razgatlioglu menjajal YZR-M1 di JerezToprak Razgatlioglu menjajal YZR-M1 di Jerez Foto: Yamaha Monster Energy<br \/>\n\u200ePramac Yamaha saat ini memiliki dua pebalap, yakni Jack Miller dan Miguel Oliveira. Namun, kontrak Miller akan berakhir akhir musim ini sehingga Toprak kemungkinan besar bakal setim dengan Oliveira tahun depan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMeskipun demikian, Pramac Yamaha belum membuat keputusan final mengenal susunan pembalap mereka musim depan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eToprak Razgatlioglu yang tampil mengesankan di WSBK, dan menjadi pembalap pertama yang mampu mengangkat trofi bersama tim BMW,<br \/>\n\u200esudah lama dikabarkan akan pindah ke MotoGP.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePaolo Pavesio, managing Director Yamaha Motor Racing, mengaku bangga bisa mengamankan jasa pembalap berusia 28 tahun itu untuk musim depan. Menurutnya, pebalap asal Turki punya bakat spesial yang membuatnya layak berlabuh ke MotoGP.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kami sangat gembira menyambut Toprak kembali ke keluarga Yamaha. Toprak telah terbukti memiliki bakat hebat, dengan dua kali mengamankan gelar juara WorldSBK, yang merupakan prestasi yang luar biasa,&#8221; ujar Paolo.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Semangat juang dan tekadnya sangat cocok untuk Prima Pramac Yamaha MotoGP dan strategi tim yang berani,&#8221; ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eToprak Razgatlioglu pernah menorehkan sejarah di Sirkuit Mandalika, Lombok dengan menjadi pembalap pertama yang mengukir waktu tercepat di sirkuit dengan panjang 4,310 km tersebut pada 2021.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKala itu pembalap asal Turki tersebut mengukir waktu terbaik pada sesi latihan bebas (FP1) World Superbike Mandalika 2021, Jumat (19\/11\/2021) siang WIB. Memacu motor Yamaha YZF-R1, Toprak menorehkan waktu 1 menit 34.985 detik.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia unggul 1,544 detik atas pembalap Kawasaki Racing Team, Alex Lowes. Sementara itu, Garrett Gerloff yang memperkuat GRT Yamaha menempati posisi ketiga dan terpaut 1,600 detik dari Toprak.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eJonathan Rea yang kala itu bersaing ketat dengan Toprak Razgatlioglu dalam perburuan titel juara World Superbike 2021, harus puas menghuni peringkat ke-11. Jonathan mengukir waktu 1 menit 37,359 detik atau terpaut 2,401 detik dari Toprak. (*\/red)<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200elampungbarometer.id &#8211; Juara dunia World Superbike atau WSBK dua kali, Toprak Razgatlioglu, pindah ke MotoGP musim depan dan akan membela tim Prima Pramac Yamaha. \u200e \u200eKepastian pembalap asal Turki itu bergabung ke Prima Pramac Yamaha di MotoGP 2026 mendatang, diumumkan langsung tim satelit tersebut melalui rilis resminya. \u200e \u200e&#8221;Yamaha Motor Co., Ltd. dengan bangga mengumumkan Toprak Razgatlioglu akan kembali ke Yamaha. Juara WorldSBK 2024 dan WorldSBK 2021 ini akan pindah ke MotoGP pada tahun 2026 dengan bergabung Prima Pramac Yamaha MotoGP,&#8221; demikian tulis rilis resmi Yamaha, dikutip Selasa (26\/8). \u200e \u200eToprak Razgatlioglu menjajal YZR-M1 di JerezToprak Razgatlioglu menjajal YZR-M1 di Jerez Foto: Yamaha Monster Energy \u200ePramac Yamaha saat ini memiliki dua pebalap, yakni Jack Miller dan Miguel Oliveira. Namun, kontrak Miller akan berakhir akhir musim ini sehingga Toprak kemungkinan besar bakal setim dengan Oliveira tahun depan. \u200e \u200eMeskipun demikian, Pramac Yamaha belum membuat keputusan final mengenal susunan pembalap mereka musim depan. \u200e \u200eToprak Razgatlioglu yang tampil mengesankan di WSBK, dan menjadi pembalap pertama yang mampu mengangkat trofi bersama tim BMW, \u200esudah lama dikabarkan akan pindah ke MotoGP. \u200e \u200ePaolo Pavesio, managing Director Yamaha Motor Racing, mengaku bangga bisa mengamankan jasa pembalap berusia 28 tahun itu untuk musim depan. Menurutnya, pebalap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52056,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-52055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52055"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52057,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52055\/revisions\/52057"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}