{"id":51544,"date":"2025-07-30T20:04:52","date_gmt":"2025-07-30T13:04:52","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51544"},"modified":"2025-08-09T16:10:06","modified_gmt":"2025-08-09T09:10:06","slug":"gubernur-ajak-pemuda-jadi-motor-penggerak-perubahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/07\/30\/gubernur-ajak-pemuda-jadi-motor-penggerak-perubahan\/","title":{"rendered":"\u200eGubernur Ajak Pemuda Jadi Motor Penggerak Perubahan \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di Bumi Ruwa Jurai menjadi motor penggerak perubahan dan pembangunan bangsa.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHal itu disampaikan Gubernur saat membuka kegiatan Sarasehan Pemuda Lintas Generasi memperingati Hari Lahir ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Aula DPD KNPI Provinsi Lampung, Selasa (29\/6\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAtas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengucapkan selamat Harlah ke-52 KNPI. &#8220;Usia 52 tahun merupakan usia matang bagi organisasi yang telah lama menjadi wadah berhimpun dan berkontribusi bagi kemajuan pemuda serta pembangunan bangsa,&#8221; ujar Gubernur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMengangkat tema &#8220;Kebersamaan Pemuda Menuju Lampung Maju&#8221;, menurut Gubernur, kegiatan ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi antargenerasi untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik. la<br \/>\n\u200emenekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan generasi sebelumnya dalam membangun masa depan Indonesia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePemprov Lampung terus berkomitmen<br \/>\n\u200emenciptakan ruang kreatif bagi pemuda, mulai dari pendidikan, pelatihan vokasi, pembinaan prestasi di bidang olah raga, seni, kewirausahaan hingga penguatan<br \/>\n\u200ekepemimpinan dan partisipasi sosial politik.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam mendorong perubahan ekonomi lokal. &#8220;Kalau bukan anak muda Lampung yang masuk ke sektor pertanian, peternakan, UMKM, siapa lagi? Kita punya komoditas yang nilainya puluhan triliun seperti singkong, beras, kambing, namun tidak ada yang merasa itu bisa jadi sumber penghidupan,&#8221; ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMirza menyebut peran pemerintah tidak harus selalu lewat anggaran, tapi juga lewat regulasi yang berpihak. &#8220;Jangan minta anggaran ke mana-mana, anggaran kita kecil. Tapi regulasi itu lebih tajam dari APBD. Dengan regulasi yang berpihak, kita bisa buka kesempatan buat kalian,&#8221; tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur Mirza mendorong KNPI sebagai organisasi kepemudaan strategis untuk menjadi agen perubahan, simbol persatuan, serta pelopor kolaborasi lintas sektor. &#8220;Jadilah pencipta sejarah, bukan hanya saksi. Mari kita sambut Indonesia Emas dengan kerja nyata,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKetua DPD KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dinilainya progresif dan fokus pada peningkatan ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurutnya, langkah-langkah konkret Gubernur yang aktif menunjukkan visi jangka panjang yang tidak semata-mata membebankan pembangunan pada anggaran yang tersedia. Iqbal juga menekankan keberhasilan Gubernur saat ini merupakan hasil dari proses panjang dan konsisten, mulai dari dunia usaha, organisasi kepemudaan, hingga politik. la menilai Gubernur adalah sosok yang matang secara proses dan layak menjadi inspirasi bagi generasi muda Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePeringatan hari lahir KNPI Ke-52 ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung dan disaksikan Gubernur Lampung, Sekdaprov Lampung, Anggota DPR RI, dan Kepala Dinas Pemuda &amp; Olahraga Provinsi Lampung. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di Bumi Ruwa Jurai menjadi motor penggerak perubahan dan pembangunan bangsa. \u200e \u200eHal itu disampaikan Gubernur saat membuka kegiatan Sarasehan Pemuda Lintas Generasi memperingati Hari Lahir ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Aula DPD KNPI Provinsi Lampung, Selasa (29\/6\/2025). \u200e \u200eAtas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengucapkan selamat Harlah ke-52 KNPI. &#8220;Usia 52 tahun merupakan usia matang bagi organisasi yang telah lama menjadi wadah berhimpun dan berkontribusi bagi kemajuan pemuda serta pembangunan bangsa,&#8221; ujar Gubernur. \u200e \u200eMengangkat tema &#8220;Kebersamaan Pemuda Menuju Lampung Maju&#8221;, menurut Gubernur, kegiatan ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi antargenerasi untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik. la \u200emenekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan generasi sebelumnya dalam membangun masa depan Indonesia. \u200e \u200ePemprov Lampung terus berkomitmen \u200emenciptakan ruang kreatif bagi pemuda, mulai dari pendidikan, pelatihan vokasi, pembinaan prestasi di bidang olah raga, seni, kewirausahaan hingga penguatan \u200ekepemimpinan dan partisipasi sosial politik. \u200e \u200eGubernur menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam mendorong perubahan ekonomi lokal. &#8220;Kalau bukan anak muda Lampung yang masuk ke sektor pertanian, peternakan, UMKM, siapa lagi? Kita punya komoditas yang nilainya puluhan triliun seperti singkong, beras, kambing, namun tidak ada yang merasa itu bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51545,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16,8],"tags":[],"class_list":["post-51544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51546,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51544\/revisions\/51546"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}