{"id":51480,"date":"2025-08-04T13:01:29","date_gmt":"2025-08-04T06:01:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51480"},"modified":"2025-08-04T13:01:29","modified_gmt":"2025-08-04T06:01:29","slug":"desa-hurun-salurkan-bantuan-pangan-20-kg-beras-kepada-303-kpm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/08\/04\/desa-hurun-salurkan-bantuan-pangan-20-kg-beras-kepada-303-kpm\/","title":{"rendered":"\u200eDesa Hurun Salurkan Bantuan Pangan 20 Kg Beras Kepada 303 KPM \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Pemerintah Desa (Pemdes) Hurun, Kecamatan Teluk Pandan, menyalurkan bantuan beras 20 kilogram kepada 303 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kantor Desa, Senin (4\/8\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePembagian beras bantuan dipimpin Kepala Desa, Aminudin, dan dihadiri seluruh perangkat desa. Kepada warga penerima bantuan, Aminudin mengatakan bantuan pangan ini merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan membantu meringankan beban warga dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Bantuan ini murni dari Pemerintah Pusat, daftar penerima bantuan juga sudah ditentukan oleh Kementerian Sosial. Desa hanya menyalurkan,&#8221; ucap Aminudin.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Semoga beras bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari hari,&#8221; imbuhnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSalah satu warga penerima bantuan, Abdulatif (70), mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan mengaku bantuan beras 20 kg yang dia terima sangat berarti dan membantu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Bantuan beras 20 kg ini sangat berharga buat saya dan keluarga, terima kasih Pak Kades,&#8221; katanya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eWarga lainnya, Misjaya (60) mengucapkan hal yang sama. Dia mengaku dengan adanya beras bantuan, cukup membantu untuk meringankan kebutuhan keluarga sehari-hari.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Terima kasih Pak Kades, bantuan beras ini sangat membantu saya dan keluarga,&#8221; ujarnya. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Pemerintah Desa (Pemdes) Hurun, Kecamatan Teluk Pandan, menyalurkan bantuan beras 20 kilogram kepada 303 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kantor Desa, Senin (4\/8\/2025). \u200e \u200ePembagian beras bantuan dipimpin Kepala Desa, Aminudin, dan dihadiri seluruh perangkat desa. Kepada warga penerima bantuan, Aminudin mengatakan bantuan pangan ini merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan membantu meringankan beban warga dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari. \u200e \u200e&#8221;Bantuan ini murni dari Pemerintah Pusat, daftar penerima bantuan juga sudah ditentukan oleh Kementerian Sosial. Desa hanya menyalurkan,&#8221; ucap Aminudin. \u200e \u200e&#8221;Semoga beras bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari hari,&#8221; imbuhnya. \u200e \u200eSalah satu warga penerima bantuan, Abdulatif (70), mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan mengaku bantuan beras 20 kg yang dia terima sangat berarti dan membantu. \u200e \u200e&#8221;Bantuan beras 20 kg ini sangat berharga buat saya dan keluarga, terima kasih Pak Kades,&#8221; katanya. \u200e \u200eWarga lainnya, Misjaya (60) mengucapkan hal yang sama. Dia mengaku dengan adanya beras bantuan, cukup membantu untuk meringankan kebutuhan keluarga sehari-hari. \u200e \u200e&#8221;Terima kasih Pak Kades, bantuan beras ini sangat membantu saya dan keluarga,&#8221; ujarnya. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-51480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51480"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51480\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51483,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51480\/revisions\/51483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}