{"id":51325,"date":"2025-07-21T20:40:29","date_gmt":"2025-07-21T13:40:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51325"},"modified":"2025-07-21T21:29:55","modified_gmt":"2025-07-21T14:29:55","slug":"parosil-bagikan-240-pohon-alpukat-siger-gratis-pada-warga-pekon-sukapura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/07\/21\/parosil-bagikan-240-pohon-alpukat-siger-gratis-pada-warga-pekon-sukapura\/","title":{"rendered":"\u200eParosil Bagikan 240 Pohon Alpukat Siger Gratis Pada Warga Pekon Sukapura"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eLampung Barat (LB)<\/strong>: Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus &#8211; Mad Hasnurin menyerahkan bantuan 240 bibit pohon Alpukat Siger kepada warga Pekon Sukapura, Kecamatan Sumber Jaya, Senin (21\/2\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBupati membagikan bibit pohon alpukat usai melantik 240 Kepala TK, SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat yang dilanjutkan dengan menanam bibit tersebut bersama guru dan warga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eParosil mengatakan penyerahan bibit pohon tersebut merupakan wujud komitmen terhadap konservasi di Kabupaten Lampung Barat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Penyerahan bibit ini merupakan bagian upaya menjaga kelestarian lingkungan. Saya mengajak seluruh kepala sekolah mewujudkan apa yang menjadi komitmen Kabupaten Lampung Barat sebagai Kabupaten Konservasi,&#8221; ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eParosil Mabsus berharap hutan tetap terjaga dan meningkatkan prekonomian masyarakat. Ia menjelaskan pohon Alpukat dipilih karena memiliki potensi besar ke depan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Alpukat ini punya nilai ekonomi yang menjanjikan,&#8221; kata dia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSulastri, salah satu warga Pekon Sukapura mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas pembagian pohon Alpukat tersebut.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah memberi bantuan pohon Alpukat ini, semoga Bapak Bupati sehat selalu dan pohon alpukatnya tumbuh subur,&#8221; ucap Sulastri. (*\/dori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eLampung Barat (LB): Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus &#8211; Mad Hasnurin menyerahkan bantuan 240 bibit pohon Alpukat Siger kepada warga Pekon Sukapura, Kecamatan Sumber Jaya, Senin (21\/2\/2025). \u200e \u200eBupati membagikan bibit pohon alpukat usai melantik 240 Kepala TK, SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat yang dilanjutkan dengan menanam bibit tersebut bersama guru dan warga. \u200e \u200eParosil mengatakan penyerahan bibit pohon tersebut merupakan wujud komitmen terhadap konservasi di Kabupaten Lampung Barat. \u200e \u200e&#8221;Penyerahan bibit ini merupakan bagian upaya menjaga kelestarian lingkungan. Saya mengajak seluruh kepala sekolah mewujudkan apa yang menjadi komitmen Kabupaten Lampung Barat sebagai Kabupaten Konservasi,&#8221; ucapnya. \u200e \u200eParosil Mabsus berharap hutan tetap terjaga dan meningkatkan prekonomian masyarakat. Ia menjelaskan pohon Alpukat dipilih karena memiliki potensi besar ke depan. \u200e \u200e&#8221;Alpukat ini punya nilai ekonomi yang menjanjikan,&#8221; kata dia. \u200e \u200eSulastri, salah satu warga Pekon Sukapura mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas pembagian pohon Alpukat tersebut. \u200e \u200e&#8221;Terima kasih kepada Pak Bupati yang sudah memberi bantuan pohon Alpukat ini, semoga Bapak Bupati sehat selalu dan pohon alpukatnya tumbuh subur,&#8221; ucap Sulastri. (*\/dori)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[194,2],"tags":[],"class_list":["post-51325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lampung-barat","category-pertanian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51325"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51330,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51325\/revisions\/51330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}