{"id":51306,"date":"2025-07-19T20:11:58","date_gmt":"2025-07-19T13:11:58","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51306"},"modified":"2025-07-19T20:11:58","modified_gmt":"2025-07-19T13:11:58","slug":"dorong-peningkatan-kualitas-asn-pemprov-lampung-bahas-implementasi-sistem-merit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/07\/19\/dorong-peningkatan-kualitas-asn-pemprov-lampung-bahas-implementasi-sistem-merit\/","title":{"rendered":"\u200eDorong Peningkatan Kualitas ASN, Pemprov Lampung Bahas Implementasi Sistem Merit"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terus mendorong terciptanya ASN yang profesional dan berkualitas, salah satunya melalui implementasi sistem merit yang transparan dan terkoordinasi antara provinsi dan kabupaten\/kota.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin rapat Sistem Merit Pemerintah Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (17\/7\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e \u201cKomitmen Gubernur adalah menjadikan ASN yang berintegritas dan dipercaya masyarakat, sehingga implementasi sistem merit harus transparan dan terkoordinasi dengan baik antara provinsi dan kabupaten\/kota,\u201d ujar Marindo.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDengan langkah konkret dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Marindo menyampaikan bahwa Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi standar akreditasi terbaik serta membangun sumber daya ASN yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima sebagaimana tuntutan dalam reformasi birokrasi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMarindo juga menegaskan penguatan sistem merit bukan hanya soal teknologi dan database, namun juga memerlukan integrasi layanan kepegawaian dengan sistem administrasi keuangan agar menghindari potensi kesalahan seperti pembayaran gaji pada ASN yang sudah pensiun atau meninggal dunia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Plt. Kepala BKD Provinsi Lampung Rendi Riswandi menyampaikan percepatan sistem merit dilakukan dengan membangun aplikasi online terintegrasi yang memudahkan penilaian kompetensi ASN secara digital, kerja sama dengan instansi terkait di Yogyakarta dan Metro, serta pembentukan Tim Mandiri Sistem Merit dan Komite Talenta yang fokus pada pengelolaan database ASN yang saat ini mencapai 19.000 orang.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKami juga sedang menuntaskan pelatihan dan penganggaran untuk pengembangan SDM menuju jenjang madya yang menjadi salah satu kendala utama dalam manajemen talenta,\u201d ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMeskipun masih terdapat tantangan terkait sarana prasarana, pengadaan personel, serta biaya pelatihan asesor kompetensi yang cukup besar, Pemprov Lampung optimis dapat menyelesaikan berbagai kendala tersebut pada Oktober 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDukungan Sekretaris Daerah dan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi faktor penting dalam memastikan sistem ini berjalan efektif, terutama dalam mendukung promosi, mutasi, dan penghargaan ASN. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal terus mendorong terciptanya ASN yang profesional dan berkualitas, salah satunya melalui implementasi sistem merit yang transparan dan terkoordinasi antara provinsi dan kabupaten\/kota. \u200e \u200eHal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin rapat Sistem Merit Pemerintah Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (17\/7\/2025). \u200e \u200e \u201cKomitmen Gubernur adalah menjadikan ASN yang berintegritas dan dipercaya masyarakat, sehingga implementasi sistem merit harus transparan dan terkoordinasi dengan baik antara provinsi dan kabupaten\/kota,\u201d ujar Marindo. \u200e \u200eDengan langkah konkret dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Marindo menyampaikan bahwa Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi standar akreditasi terbaik serta membangun sumber daya ASN yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima sebagaimana tuntutan dalam reformasi birokrasi. \u200e \u200eMarindo juga menegaskan penguatan sistem merit bukan hanya soal teknologi dan database, namun juga memerlukan integrasi layanan kepegawaian dengan sistem administrasi keuangan agar menghindari potensi kesalahan seperti pembayaran gaji pada ASN yang sudah pensiun atau meninggal dunia. \u200e \u200eSementara itu, Plt. Kepala BKD Provinsi Lampung Rendi Riswandi menyampaikan percepatan sistem merit dilakukan dengan membangun aplikasi online terintegrasi yang memudahkan penilaian kompetensi ASN secara digital, kerja sama dengan instansi terkait [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51307,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-51306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51306"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51308,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51306\/revisions\/51308"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}