{"id":51262,"date":"2025-07-15T12:20:02","date_gmt":"2025-07-15T05:20:02","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51262"},"modified":"2025-07-15T12:20:02","modified_gmt":"2025-07-15T05:20:02","slug":"mpls-324-siswa-baru-sman-1-padang-cermin-terima-materi-antikorupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/07\/15\/mpls-324-siswa-baru-sman-1-padang-cermin-terima-materi-antikorupsi\/","title":{"rendered":"\u200eMPLS, 324 Siswa Baru SMAN 1 Padang Cermin Terima Materi Antikorupsi"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB)<\/strong>: Menandai dimulainya pembelajaran Tahun Pelajaran 2025\/2026, Baru SMAN 1 Padang Cermin melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi 324 siswa siswi Kelas X dengan Tema &#8220;Ramah&#8221; Senin-Jumat 14-18 Juli 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKepala SMAN 1 Padang Cermin, Tamzir Zamka, S.Pd., mengatakan kegiatan MPLS merupakan ajang pengenalan siswa baru serta pengenalan peserta didik dengan lingkungan sekolah, seperti dewan guru, ruang kelas, sarana prasarana serta dengan kakak kelas yang tergabung dalam anggota ekstrakurikuler.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Sebagai sekolah Unggul, SMAN 1 Padang Cermin memiliki visi Menjadi Sekolah Cerdas dan Berkarakter. Ini harus disampaikan kepada siswa baru agar mereka memahami,&#8221; ucap Tamzir.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Tentu kegiatan ini juga sebagai wadah pembinaan mental bagi anak anak didik, selain cerdas juga bermental akhlaqul karimah,&#8221; imbuhnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelanjutnya, Tamzir juga menyampaikan kegiatan MPLS ini mengedepankan nilai-nilai humanis untuk sesama peserta didik dan semua warga sekolah, sehingga diharapkan tujuan dari MPLS ini bisa tercapai dan tepat sasaran.<\/p>\n<div id=\"attachment_51263\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-51263\" class=\"wp-image-51263 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250715-WA0054.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" \/><p id=\"caption-attachment-51263\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>FOTO BERSAMA.<\/strong> Kepala SMAN 1 Padang Cermin Pesawaran, Tamzir Zamka, S.Pd. foto bersama pejabat Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Lampung serta panitia dan siswa peserta MPLS SMAN 1 Padang Cermin.<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200e&#8221;Jadi perlu diingatkan agar tidak ada tindakan-tindakan diluar ketentuan. MPLS ini mengedepankan humanisme, bukan tindakan-tindakan yang bersifat tidak mendidik dan anarkisme serta yang beraifat bullying,&#8221; tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLebih lanjut, Kepala SMAN 1 Padang Cermin juga mengungkapkan, dalam kegiatan MPLS ini siswa-siswi baru juga mendapatkan materi pendidikan anti korupsi dengan menghadirkan pemateri dari internal guru dan dari eksternal yang kompeten di bidangnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Tujuannya adalah menciptakan generasi masa depan yang berintegritas dan bertangung jawab. Mental antikorupsi penting dikenalkan sejak dini, dengan harapan di masa depan mereka bisa menjadi pribadi-pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab,&#8221; pungkasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKegiatan MPLS di SMAN 1 Padang Cermin dihadiri Keoala Cabang Dinas Wilayah 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Rodi, didamping Kasi SMA Wilayah 2 Iswandi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePada kesempatan ini, Kacabdin menyampaikan pentingnya pembinaan anti-LGBT di dunia pendidikan khususnya di sekolah. Hal ini, ujarnya, menjadi perhatian serius Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Hari ini marak pemberitaan terkait LGBT. Ini juga sangat penting disampaikan kepada siswa-siswi kita, tolong dibina. Sekolah tidak boleh abai, harus menjadi yang terdepan untuk pencegahan LGBT. Ini menjadi perhatian khusus Bapak Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico,&#8221; tegasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Saprudin, M.Pd.I., mengatakan kegiatan MPLS diselenggarakan dengan menggunakan anggaran dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2025. (*\/Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Menandai dimulainya pembelajaran Tahun Pelajaran 2025\/2026, Baru SMAN 1 Padang Cermin melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi 324 siswa siswi Kelas X dengan Tema &#8220;Ramah&#8221; Senin-Jumat 14-18 Juli 2025. \u200e \u200eKepala SMAN 1 Padang Cermin, Tamzir Zamka, S.Pd., mengatakan kegiatan MPLS merupakan ajang pengenalan siswa baru serta pengenalan peserta didik dengan lingkungan sekolah, seperti dewan guru, ruang kelas, sarana prasarana serta dengan kakak kelas yang tergabung dalam anggota ekstrakurikuler. \u200e \u200e&#8221;Sebagai sekolah Unggul, SMAN 1 Padang Cermin memiliki visi Menjadi Sekolah Cerdas dan Berkarakter. Ini harus disampaikan kepada siswa baru agar mereka memahami,&#8221; ucap Tamzir. \u200e \u200e&#8221;Tentu kegiatan ini juga sebagai wadah pembinaan mental bagi anak anak didik, selain cerdas juga bermental akhlaqul karimah,&#8221; imbuhnya. \u200e \u200eSelanjutnya, Tamzir juga menyampaikan kegiatan MPLS ini mengedepankan nilai-nilai humanis untuk sesama peserta didik dan semua warga sekolah, sehingga diharapkan tujuan dari MPLS ini bisa tercapai dan tepat sasaran. \u200e&#8221;Jadi perlu diingatkan agar tidak ada tindakan-tindakan diluar ketentuan. MPLS ini mengedepankan humanisme, bukan tindakan-tindakan yang bersifat tidak mendidik dan anarkisme serta yang beraifat bullying,&#8221; tegasnya. \u200e \u200eLebih lanjut, Kepala SMAN 1 Padang Cermin juga mengungkapkan, dalam kegiatan MPLS ini siswa-siswi baru juga mendapatkan materi pendidikan anti korupsi dengan menghadirkan pemateri dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51264,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,132],"tags":[],"class_list":["post-51262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51262"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51265,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51262\/revisions\/51265"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}