{"id":51234,"date":"2025-07-13T12:39:03","date_gmt":"2025-07-13T05:39:03","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51234"},"modified":"2025-07-13T12:39:03","modified_gmt":"2025-07-13T05:39:03","slug":"begal-makin-berutal-rampas-motor-emak-emak-di-tengah-keramaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/07\/13\/begal-makin-berutal-rampas-motor-emak-emak-di-tengah-keramaian\/","title":{"rendered":"\u200eBegal Makin Berutal, Rampas Motor Emak-Emak di Tengah Keramaian \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Beredar video komplotan begal yang semakin berani menjalankan aksinya meskipun di tengah suasana ramai di Bandar Lampung membuat geger warga.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKali ini aksi begal yang disertai kekerasan terjadi di Tanjung Senang, Bandar Lampung, tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan R. A. Basyid, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Minggu (13\/6\/2025) sekitar sekitar Pukul 08:00 WIB.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eBelakangan diketahui korbannya adalah seorang ibu bernama Mutiah, warga Jalan Padat Karya Gang Bhineka 1, RT 9 Lingkungan 2, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang Bandar Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam video rekaman close circuit television (CCTV) yang beredar, tampak sebuah sepeda motor terparkir di halaman sebuah penggilingan kopi. Motor tersebut milik salah satu pelanggan, seorang ibu yang sedang menggiling kopi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTidak lama kemudian, terlihat saat korban sedang menggiling kopi di tempat salah satu tempat penggilingan, datang dua orang pelaku berboncengan sepeda motor. Motor kemudian berhenti, dan salah satu turun menghampiri sepeda motor korban yang terparkir di pinggir jalan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKemudian terlihat terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban yang berupaya mempertahankan kendaraannya, namun pelaku tiba-tiba menodongkan senjata api ke arah kepala korban. Korban didorong jatuh di jalan aspal dan mengalami luka, lalu tampak muncul pelaku ketiga dan membawa kabur motor korban.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDari informasi yang beredar melalui group aplikasi <em>WhatsApp<\/em>, diketahui korban yang sempat disebut meninggal ternyata hanya pingsan, mengalami luka di kepala akibat terjatuh membentur aspal. Saat ini korban sedang di rawat di RS Imanuel Bandar Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSebelumnya, beredar sebuah video yang menuliskan narasi menyebutkan &#8220;Korban tewas tertembak begal di bagian kepala, saat dihampiri warga korban sudah tergeletak bersimbah darah dari kepala bagian belakang&#8221;. (Herdi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Beredar video komplotan begal yang semakin berani menjalankan aksinya meskipun di tengah suasana ramai di Bandar Lampung membuat geger warga. \u200e \u200eKali ini aksi begal yang disertai kekerasan terjadi di Tanjung Senang, Bandar Lampung, tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan R. A. Basyid, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Minggu (13\/6\/2025) sekitar sekitar Pukul 08:00 WIB. \u200e \u200eBelakangan diketahui korbannya adalah seorang ibu bernama Mutiah, warga Jalan Padat Karya Gang Bhineka 1, RT 9 Lingkungan 2, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang Bandar Lampung. \u200e \u200eDalam video rekaman close circuit television (CCTV) yang beredar, tampak sebuah sepeda motor terparkir di halaman sebuah penggilingan kopi. Motor tersebut milik salah satu pelanggan, seorang ibu yang sedang menggiling kopi. \u200e \u200eTidak lama kemudian, terlihat saat korban sedang menggiling kopi di tempat salah satu tempat penggilingan, datang dua orang pelaku berboncengan sepeda motor. Motor kemudian berhenti, dan salah satu turun menghampiri sepeda motor korban yang terparkir di pinggir jalan. \u200e \u200eKemudian terlihat terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban yang berupaya mempertahankan kendaraannya, namun pelaku tiba-tiba menodongkan senjata api ke arah kepala korban. Korban didorong jatuh di jalan aspal dan mengalami luka, lalu tampak muncul pelaku ketiga dan membawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51235,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-51234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51234"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51236,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51234\/revisions\/51236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51235"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}