{"id":51212,"date":"2025-07-11T10:31:54","date_gmt":"2025-07-11T03:31:54","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=51212"},"modified":"2025-07-11T10:31:54","modified_gmt":"2025-07-11T03:31:54","slug":"pusat-keluarkan-3-inpres-untuk-lampung-pemenuhan-sdm-kesehatan-renovasi-fasilitas-dan-penguatan-layanan-kjsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/07\/11\/pusat-keluarkan-3-inpres-untuk-lampung-pemenuhan-sdm-kesehatan-renovasi-fasilitas-dan-penguatan-layanan-kjsu\/","title":{"rendered":"\u200ePusat Keluarkan 3 Inpres untuk Lampung: Pemenuhan SDM Kesehatan, Renovasi Fasilitas, dan Penguatan Layanan KJSU"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>Jakarta (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi para bupati melakukan audiensi strategis dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (9\/7\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAudiensi ini juga dihadiri Ketua MPR Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, serta jajaran direktur jenderal dan pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Kesehatan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePada audiensi ini, Gubernur didampingi Bupati Lampung Selatan Radityo Egi, Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, serta Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam pertemuan tersebut, Gubernur dan para Bupati menyampaikan berbagai permasalahan dan kebutuhan daerah terkait pelayanan kesehatan, mulai dari keterbatasan tenaga medis hingga kondisi infrastruktur yang belum memadai. Gubernur menegaskan pentingnya intervensi Pemerintah Pusat untuk membantu percepatan peningkatan layanan kesehatan di Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKami menyampaikan kebutuhan nyata di daerah: dari tenaga dokter, spesialis, hingga alat kesehatan dan bangunan yang layak. Harapan kami, semua ini bisa dijawab dalam bentuk kebijakan nasional,\u201d ujar Mirza.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur juga memberi apresiasi kepada Kementerian Kesehatan, atas respon cepat dan keterbukaan dalam menerima masukan dari daerah. Dia juga optimis kolaborasi ini akan meningkatkan kesehatan masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cKami optimistis, dengan kolaborasi ini, derajat kesehatan masyarakat Lampung akan meningkat. Ini perjuangan untuk hak dasar rakyat,\u201d ucap Gubernur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan hasil audiensi ini sangat positif dan konkret.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cPemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan siap mendukung Lampung. Disiapkan tiga langkah strategis dalam bentuk Instruksi Presiden (Inpres),\u201d ujar Marindo.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTiga Inpres tersebut meliputi:<br \/>\n\u200e1. Inpres Pemenuhan SDM Kesehatan, terutama untuk tenaga dokter, dokter gigi, dan dokter spesialis, dengan mendorong keterlibatan putra-putri daerah memperkuat sistem layanan di wilayah asal mereka.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e2. Inpres Renovasi dan Pengembangan Fasilitas Kesehatan, yang mencakup rumah sakit, puskesmas, dan pustu, terutama di wilayah kabupaten\/kota yang masih kekurangan infrastruktur dasar kesehatan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e3. Bantuan Peralatan dan Sarana Prasarana Kesehatan, yang difokuskan pada peningkatan layanan untuk penyakit KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) sebagai bagian dari penanganan beban penyakit utama di Indonesia.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cIni adalah langkah nyata. Artinya, pertemuan ini tidak hanya simbolik. Ada komitmen konkret pusat untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan di Lampung,\u201d pungkasnya. (*\/red)<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eJakarta (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi para bupati melakukan audiensi strategis dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (9\/7\/2025). \u200e \u200eAudiensi ini juga dihadiri Ketua MPR Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, serta jajaran direktur jenderal dan pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Kesehatan. \u200e \u200ePada audiensi ini, Gubernur didampingi Bupati Lampung Selatan Radityo Egi, Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, serta Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan. \u200e \u200eDalam pertemuan tersebut, Gubernur dan para Bupati menyampaikan berbagai permasalahan dan kebutuhan daerah terkait pelayanan kesehatan, mulai dari keterbatasan tenaga medis hingga kondisi infrastruktur yang belum memadai. Gubernur menegaskan pentingnya intervensi Pemerintah Pusat untuk membantu percepatan peningkatan layanan kesehatan di Lampung. \u200e \u200e\u201cKami menyampaikan kebutuhan nyata di daerah: dari tenaga dokter, spesialis, hingga alat kesehatan dan bangunan yang layak. Harapan kami, semua ini bisa dijawab dalam bentuk kebijakan nasional,\u201d ujar Mirza. \u200e \u200eGubernur juga memberi apresiasi kepada Kementerian Kesehatan, atas respon cepat dan keterbukaan dalam menerima masukan dari daerah. Dia juga optimis kolaborasi ini akan meningkatkan kesehatan masyarakat. \u200e \u200e\u201cKami optimistis, dengan kolaborasi ini, derajat kesehatan masyarakat Lampung akan meningkat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51213,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-51212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51212"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51212\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51214,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51212\/revisions\/51214"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}