{"id":50994,"date":"2025-06-21T14:41:52","date_gmt":"2025-06-21T07:41:52","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50994"},"modified":"2025-06-21T14:42:57","modified_gmt":"2025-06-21T07:42:57","slug":"bbpl-gelar-sayembara-penulisan-cerita-anak-berbahasa-lampung-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/06\/21\/bbpl-gelar-sayembara-penulisan-cerita-anak-berbahasa-lampung-2025\/","title":{"rendered":"BBPL Gelar Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbahasa Lampung 2025"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\u200e<strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Balai Bahasa Provinsi Lampung menyelenggarakan Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbahasa Lampung Tahun 2025. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun, dengan total hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp142.800.000,00 untuk 42 naskah terbaik (dipotong pajak).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eNaskah cerita yang dilombakan wajib ditulis dalam bahasa Lampung, baik dialek Api maupun Nyow, dan ditujukan untuk pembaca jenjang C (usia 10\u201413 tahun). Selain memuat nilai edukatif, cerita diharapkan mengandung unsur STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika).<br \/>\n\u200e<br \/>\n<strong>\u200eJadwal Pelaksanaan<\/strong><br \/>\n\u200ePenerimaan Naskah: 19 Juni \u2013 27 Juli 2025<br \/>\n\u200ePenilaian Paralel: 1 \u2013 28 Juli 2025<br \/>\n\u200eFinalisasi dan Penetapan Pemenang : 29 Juli 2025<br \/>\n\u200ePengumuman Pemenang: 30 Juli 2025<br \/>\n\u200e<br \/>\n<strong>\u200eKetentuan Umum<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li dir=\"ltr\">\u200ePeserta adalah Warga Negara Indonesia berusia minimal 17 tahun (dibuktikan dengan KTP, SIM, atau Kartu Pelajar)\u200e<\/li>\n<li dir=\"ltr\">Setiap peserta dapat mengirim maksimal dua naskah<\/li>\n<li dir=\"ltr\">\u200eNaskah ditulis dalam bahasa Lampung dan disesuaikan dengan pembaca usia 10\u201413 tahun\u200e<\/li>\n<li dir=\"ltr\">Cerita disusun dalam format papan cerita (storyboard) sepanjang 20 halaman<\/li>\n<li dir=\"ltr\">\u200eKarya harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain\u200e<\/li>\n<li dir=\"ltr\">Naskah dilengkapi dengan deskripsi ilustrasi dan surat pernyataan keaslian karya bermeterai Rp10.000,00.\u200e<\/li>\n<li dir=\"ltr\">Naskah dikirim dalam format digital (.doc\/.docx) melalui email ke: bukucernak@gmail.com, dengan subjek: Judul Cerita_Nama Penulis.<br \/>\n\u200eContoh: Banjir Lendhut_Gayatri Jaya Wardani<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>\u200eTema Cerita\u200e<\/strong><\/p>\n<p>Tema cerita dapat mencakup: Alam dan lingkungan, Ekonomi kreatif, Matematika, Pengembangan diri, sains, Seni budaya, Tokoh, Pariwisata Lampung.<\/p>\n<p>\u200eSeluruh cerita harus disajikan secara naratif, mengandung konsep atau prosedur ilmiah sederhana, serta mendorong pengembangan logika dan pengetahuan anak.<br \/>\n\u200e<br \/>\n<strong>\u200eBerkas yang Wajib Disertakan<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\u200eNaskah cerita (format papan cerita, .doc\/.docx)<\/li>\n<li>Deskripsi ilustrasi<\/li>\n<li>\u200eSurat pernyataan orisinalitas karya (dipindai)<\/li>\n<li>\u200eIdentitas diri (dipindai)<\/li>\n<li>\u200e\u200eTautan Informasi dan Dokumen<\/li>\n<li>\u200eInformasi lengkap, panduan penulisan, format naskah, dan contoh ilustrasi dapat diunduh melalui tautan: <strong><em>https:\/\/bit.ly\/SayembaraCergamLampung<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya meningkatkan literasi bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan mendukung pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing dalam rangka memperluas peran bahasa Indonesia di tingkat global.<\/p>\n<p>\u200eBalai Bahasa Provinsi Lampung mengajak seluruh masyarakat, khususnya pegiat literasi, pendidik, dan pemerhati budaya, untuk turut serta menghadirkan karya-karya terbaik bagi anak-anak Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi pribadi cerdas, berkarakter, dan mencintai budaya lokal. (rls)<\/p>\n<p>\u200e<strong>Narahubung<\/strong><br \/>\n<em>\u200eDesi Nurul (0812-7846-1212)<\/em><br \/>\n<em>\u200eSarman (0811-7992-201)<\/em><br \/>\n<em>\u200eRamlan (0813-7965-3810)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Balai Bahasa Provinsi Lampung menyelenggarakan Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbahasa Lampung Tahun 2025. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun, dengan total hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp142.800.000,00 untuk 42 naskah terbaik (dipotong pajak). \u200e \u200eNaskah cerita yang dilombakan wajib ditulis dalam bahasa Lampung, baik dialek Api maupun Nyow, dan ditujukan untuk pembaca jenjang C (usia 10\u201413 tahun). Selain memuat nilai edukatif, cerita diharapkan mengandung unsur STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika). \u200e \u200eJadwal Pelaksanaan \u200ePenerimaan Naskah: 19 Juni \u2013 27 Juli 2025 \u200ePenilaian Paralel: 1 \u2013 28 Juli 2025 \u200eFinalisasi dan Penetapan Pemenang : 29 Juli 2025 \u200ePengumuman Pemenang: 30 Juli 2025 \u200e \u200eKetentuan Umum \u200ePeserta adalah Warga Negara Indonesia berusia minimal 17 tahun (dibuktikan dengan KTP, SIM, atau Kartu Pelajar)\u200e Setiap peserta dapat mengirim maksimal dua naskah \u200eNaskah ditulis dalam bahasa Lampung dan disesuaikan dengan pembaca usia 10\u201413 tahun\u200e Cerita disusun dalam format papan cerita (storyboard) sepanjang 20 halaman \u200eKarya harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain\u200e Naskah dilengkapi dengan deskripsi ilustrasi dan surat pernyataan keaslian karya bermeterai Rp10.000,00.\u200e Naskah dikirim dalam format digital (.doc\/.docx) melalui email ke: bukucernak@gmail.com, dengan subjek: Judul Cerita_Nama Penulis. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50995,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-50994","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50994"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50994\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50997,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50994\/revisions\/50997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}