{"id":50947,"date":"2025-06-17T08:22:15","date_gmt":"2025-06-17T01:22:15","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50947"},"modified":"2025-06-17T08:22:15","modified_gmt":"2025-06-17T01:22:15","slug":"lampung-luncurkan-aplikasi-lampung-in-solusi-terpadu-layanan-publik-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/06\/17\/lampung-luncurkan-aplikasi-lampung-in-solusi-terpadu-layanan-publik-digital\/","title":{"rendered":"Lampung Luncurkan Aplikasi &#8216;Lampung-In&#8217; Solusi Terpadu Layanan Publik Digital \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meluncurkan Aplikasi <em>Lampung-In<\/em> di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (15\/6\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n<em>\u200eLampung-In<\/em> merupakan sebuah aplikasi digital terintegrasi sebagai wujud komitmen memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi informasi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n<em>\u200eLaunching platform Lampung-In<\/em> ditandai penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Lampung, Kepala Kantor Staf Khusus Presiden Hera Nugrahahyu, Kepala Dinas Kominfo DKI Jakarta, Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Jihan menyampaikan peluncuran <em>Lampung-In<\/em> menjadi momentum penting dalam transformasi digital layanan pemerintahan di Provinsi Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Hari ini kita resmikan sebuah langkah besar menuju digitalisasi pelayanan publik yang terintegrasi. Lampung-In hadir bukan hanya sebagai aplikasi, melainkan jembatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat Lampung,&#8221; ujar Jihan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAplikasi <em>Lampung-In<\/em> merupakan <em>platform<\/em> layanan publik terpadu yang dikembangkan Pemprov Lampung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sebagai bagian dari program unggulan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).<br \/>\n\u200e<br \/>\n<em>\u200eLampung-In<\/em> dirancang untuk menyederhanakan akses informasi, mempercepat penanganan pengaduan masyarakat, serta mengintegrasikan berbagai layanan daerah dalam satu genggaman.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAplikasi ini memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan dan pengaduan yang disertai foto, deskripsi, dan fitur geotagging. Pengguna dapat memantau status pengaduan secara realtime mulai dari laporan diterima, diproses, hingga selesai ditangani serta berinteraksi langsung dengan petugas penanganan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelain kanal pengaduan, aplikasi ini juga menyediakan berbagai informasi dan akses layanan, seperti e-Samsat, Lampung Sehat, info pariwisata, hingga jadwal perpustakaan keliling. Lampung-In turut mengintegrasikan beberapa aplikasi layanan daerah seperti Si Gajah, Sigap Lampung, dan Lampung Berita, serta menghadirkan kanal aduan publik yang dapat diakses 24 jam.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eJihan menambahkan aplikasi ini mengintegrasikan tiga fungsi utama, yakni pelayanan publik, informasi publik, dan pengaduan masyarakat, yang juga menjadi bagian dari adaptasi teknologi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Ia menyebut pengembangan Lampung-In terinspirasi dari aplikasi JAKI milik Pemprov DKI Jakarta.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePemprov Lampung juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten\/kota se-Lampung, serta menjajaki kolaborasi teknis dengan Jakarta Smart City, dalam upaya memperluas jangkauan dan kualitas layanan publik digital yang adaptif dan inklusif.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMelalui aplikasi ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga berperan sebagai pengawas aktif pembangunan dan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Provinsi Lampung yang maju, terbuka, dan berdaya saing.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMasyarakat sudah dapat mengunduh aplikasi ini secara gratis melalui Google Play Store. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meluncurkan Aplikasi Lampung-In di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (15\/6\/2025). \u200e \u200eLampung-In merupakan sebuah aplikasi digital terintegrasi sebagai wujud komitmen memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi informasi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat. \u200e \u200eLaunching platform Lampung-In ditandai penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Lampung, Kepala Kantor Staf Khusus Presiden Hera Nugrahahyu, Kepala Dinas Kominfo DKI Jakarta, Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung. Jihan menyampaikan peluncuran Lampung-In menjadi momentum penting dalam transformasi digital layanan pemerintahan di Provinsi Lampung. \u200e \u200e&#8221;Hari ini kita resmikan sebuah langkah besar menuju digitalisasi pelayanan publik yang terintegrasi. Lampung-In hadir bukan hanya sebagai aplikasi, melainkan jembatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat Lampung,&#8221; ujar Jihan. \u200e \u200eAplikasi Lampung-In merupakan platform layanan publik terpadu yang dikembangkan Pemprov Lampung melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sebagai bagian dari program unggulan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). \u200e \u200eLampung-In dirancang untuk menyederhanakan akses informasi, mempercepat penanganan pengaduan masyarakat, serta mengintegrasikan berbagai layanan daerah dalam satu genggaman. \u200e \u200eAplikasi ini memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan dan pengaduan yang disertai foto, deskripsi, dan fitur geotagging. Pengguna dapat memantau status pengaduan secara realtime mulai dari laporan diterima, diproses, hingga selesai ditangani serta berinteraksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50948,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-50947","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50947","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50947"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50947\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50949,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50947\/revisions\/50949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50947"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50947"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50947"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}