{"id":50861,"date":"2025-06-06T09:58:56","date_gmt":"2025-06-06T02:58:56","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50861"},"modified":"2025-06-06T10:18:24","modified_gmt":"2025-06-06T03:18:24","slug":"rektor-uin-ril-prof-wan-jamaluddin-jadi-khatib-salat-idul-adha-di-masjid-istiqlal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/06\/06\/rektor-uin-ril-prof-wan-jamaluddin-jadi-khatib-salat-idul-adha-di-masjid-istiqlal\/","title":{"rendered":"\u200eRektor UIN RIL Prof. Wan Jamaluddin Jadi Khatib Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eJakarta (LB)<\/strong>: Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. diamanahkan sebagai Khatib Shalat Idul Adha 1446 H di Masjid Istiqlal Jakarta, Jum&#8217;at (6\/6\/2025) dengan tema khutbah &#8220;Menebar Cinta Kasih melalui Ibadah Kurban&#8221;.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam khutbahnya Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintahan Kabinet Merah Putih sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong kepedulian sosial dan penguatan generasi mendatang.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cGagasan dan gerakan makan bergizi gratis untuk anak-anak Indonesia bukan hanya program pemerintah, tapi bagian dari nilai Islam yang harus kita jalankan,\u201d ujarnya di hadapan ratusan ribu umat Islam yang Shalat Idul Adha itu di Jakarta, Jumat pagi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam khutbah, ia mengisahkan kembali pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan perjuangan istrinya, Siti Hajar yang ditinggalkan di padang pasir gersang bersama anaknya, Nabi Ismail AS. Keteguhan dan pengorbanan itu melahirkan sumur zamzam yang memberi manfaat bagi seluruh umat manusia hingga hari ini.<\/p>\n<div id=\"attachment_50868\" style=\"width: 550px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-50868\" class=\"wp-image-50868 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250606-WA0059_3_2.jpg\" alt=\"\" width=\"540\" height=\"514\" \/><p id=\"caption-attachment-50868\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>DISALAMI PRESIDEN<\/strong>. Khatib Salat Idul Adha 1446 H di Masjid Istiqlal, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. Wan Jamaluddin, disalami Presiden Prabowo Subianto.<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eDia juga menyampaikan ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan bentuk aktualisasi cinta kepada Allah Swt. dan kepedulian terhadap sesama melalui pembagian daging kurban.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cIslam tidak hanya mengajarkan hubungan vertikal kepada Allah, tetapi juga horizontal kepada sesama. Amal baik seperti berkurban akan melahirkan empati sosial yang saling menguatkan saat musibah datang,\u201d kata Rektor UIN Raden Intan Lampung itu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMengutip Al Quran Surat Al-Baqarah ayat 272, ia mengingatkan bahwa harta yang diinfakkan di jalan Allah menjadi bekal bagi diri sendiri.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e\u201cJangan berinfak di luar jalan Allah,\u201d ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eShalat Idul Adha di Masjid Istiqlal dimulai pukul 07.00 WIB diikuti sekitar 100 ribu hingga 150 ribu jemaah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSalat Idul Adha di Masjid Istiqlal juga diikuti Presiden Prabowo Subianto, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BIN M. Herindra, Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Irvansyah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eHadir juga Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eJakarta (LB): Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D. diamanahkan sebagai Khatib Shalat Idul Adha 1446 H di Masjid Istiqlal Jakarta, Jum&#8217;at (6\/6\/2025) dengan tema khutbah &#8220;Menebar Cinta Kasih melalui Ibadah Kurban&#8221;. \u200e \u200eDalam khutbahnya Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintahan Kabinet Merah Putih sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong kepedulian sosial dan penguatan generasi mendatang. \u200e \u200e\u201cGagasan dan gerakan makan bergizi gratis untuk anak-anak Indonesia bukan hanya program pemerintah, tapi bagian dari nilai Islam yang harus kita jalankan,\u201d ujarnya di hadapan ratusan ribu umat Islam yang Shalat Idul Adha itu di Jakarta, Jumat pagi. \u200e \u200eDalam khutbah, ia mengisahkan kembali pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan perjuangan istrinya, Siti Hajar yang ditinggalkan di padang pasir gersang bersama anaknya, Nabi Ismail AS. Keteguhan dan pengorbanan itu melahirkan sumur zamzam yang memberi manfaat bagi seluruh umat manusia hingga hari ini. \u200eDia juga menyampaikan ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan bentuk aktualisasi cinta kepada Allah Swt. dan kepedulian terhadap sesama melalui pembagian daging kurban. \u200e \u200e\u201cIslam tidak hanya mengajarkan hubungan vertikal kepada Allah, tetapi juga horizontal kepada sesama. Amal baik seperti berkurban akan melahirkan empati sosial yang saling menguatkan saat musibah datang,\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50863,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[406],"tags":[],"class_list":["post-50861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50861"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50869,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50861\/revisions\/50869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}