{"id":50693,"date":"2025-04-04T19:16:22","date_gmt":"2025-04-04T12:16:22","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50693"},"modified":"2025-05-27T19:23:24","modified_gmt":"2025-05-27T12:23:24","slug":"pemprov-lampung-siap-kawal-puncak-arus-balik-lebaran-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/04\/04\/pemprov-lampung-siap-kawal-puncak-arus-balik-lebaran-2025\/","title":{"rendered":"\u200ePemprov Lampung Siap Kawal Puncak Arus Balik Lebaran 2025"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\u200e<strong>\u200eLampung Selatan (LB):<\/strong> Pemerintah Provinsi Lampung siap mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 serta mengantisipasi inflasi dengan menjaga ketersediaan dan harga kebutuhan pokok.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eOleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Polda Lampung dan Korem 043 Gatam melakukan berbagai langkah persiapan pengamanan dan antisipasi puncak arus balik Lebaran 2025.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut perkiraan, puncak arus balik akan terjadi pada 5, 6 dan 7 April 2025 dengan jumlah penumpang 522.000 orang dan 128.000 kendaraan, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perhubungan Provinsi Lampung sampai 3 April.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Mari kita layani masyarakat baik sebagai bukti negara hadir. Sinergisitas kita, kekompakan kita, pelayanan kita adalah pelayanan negara,&#8221; ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal pada Rapat Terbatas Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025, Jumat (4\/4\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eLangkah-langkah yang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus balik seperti penerapan delay system, buffer zone di rest area tol dan jalan arteri untuk mengurai penumpukan kendaraan, skrining tiket, dan kesiapsiagaan posko kesehatan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ini semua karena negara ingin warganya terpuaskan, karena negara ingin melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,&#8221; ucap Mirza.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSelain melakukan persiapan antisipasi puncak arus balik, Gubernur Mirza bersama seluruh stakeholder terkait juga mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran menuju tempat wisata di Provinsi Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSesudah mengikuti Ratas, Gubernur Mirza meninjau langsung dua posko mudik lebaran untuk memastikan kesiapan dan memfasilitasi pemudik selama melakukan perjalanan arus balik agar tetap aman dan nyaman. Kedua posko tersebut yaitu Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bypass dan Posko LHR Panjang.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDi Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bypass, Gubernur Mirza meninjau kesiapan posko tersebut yang juga difasilitasi dengan Pos Pelayanan Medis dan tempat beristirahat yang nyaman.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSedangkan di Posko LHR Panjang, Gubernur Mirza menyempatkan untuk berbincang langsung dengan pemudik yang sedang beristirahat di posko tersebut. Salah satunya merupakan pemudik roda dua yang akan kembali ke Kota Salatiga, Jawa Tengah.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur berpesan agar seluruh pemudik tetap memprioritaskan keamanan berkendara selama perjalanan serta menjaga kesehatan dan stamina tubuh.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menyebutkan berdasarkan pantauan udara sampai dengan H+4 pukul 08.00 WIB, situasi penyeberangan di seluruh dermaga Pelabuhan Bakauheni masih dalam kondisi landai.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMeskipun demikian, Kapolda meminta agar 5 Rest Area di jalan tol jalur B tetap bersiaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan walaupun delay system belum diterapkan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Ada atau tidak ada delay system, mereka bekerja,&#8221; ucap Kapolda. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200e\u200eLampung Selatan (LB): Pemerintah Provinsi Lampung siap mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 serta mengantisipasi inflasi dengan menjaga ketersediaan dan harga kebutuhan pokok. \u200e \u200eOleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Polda Lampung dan Korem 043 Gatam melakukan berbagai langkah persiapan pengamanan dan antisipasi puncak arus balik Lebaran 2025. \u200e \u200eMenurut perkiraan, puncak arus balik akan terjadi pada 5, 6 dan 7 April 2025 dengan jumlah penumpang 522.000 orang dan 128.000 kendaraan, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perhubungan Provinsi Lampung sampai 3 April. \u200e \u200e&#8221;Mari kita layani masyarakat baik sebagai bukti negara hadir. Sinergisitas kita, kekompakan kita, pelayanan kita adalah pelayanan negara,&#8221; ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal pada Rapat Terbatas Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025, Jumat (4\/4\/2025). \u200e \u200eLangkah-langkah yang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus balik seperti penerapan delay system, buffer zone di rest area tol dan jalan arteri untuk mengurai penumpukan kendaraan, skrining tiket, dan kesiapsiagaan posko kesehatan. \u200e \u200e&#8221;Ini semua karena negara ingin warganya terpuaskan, karena negara ingin melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,&#8221; ucap Mirza. \u200e \u200eSelain melakukan persiapan antisipasi puncak arus balik, Gubernur Mirza bersama seluruh stakeholder terkait juga mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran menuju tempat wisata di Provinsi Lampung. \u200e \u200eSesudah mengikuti Ratas, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,8],"tags":[],"class_list":["post-50693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-layanan-masyarakat","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50693"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50696,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50693\/revisions\/50696"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}