{"id":50680,"date":"2025-04-22T09:18:00","date_gmt":"2025-04-22T02:18:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50680"},"modified":"2025-05-27T17:20:26","modified_gmt":"2025-05-27T10:20:26","slug":"lampung-luncurkan-samsat-digital-drive-thru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/04\/22\/lampung-luncurkan-samsat-digital-drive-thru\/","title":{"rendered":"Lampung \u200eLuncurkan Samsat Digital Drive Thru \u200e"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Pemerintah Provinsi bersama Kepolisian Daerah (Polda) Lampung meluncurkan layanan Samsat Digital Drive Thru untuk perpanjangan STNK 5 tahunan, Senin (21\/5\/2025).<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eTerobosan ini merupakan inovasi layanan publik berbasis digital yang digadang-gadang akan memangkas waktu dan prosedur pembayaran pajak kendaraan bermotor.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, dari total sekitar 4 juta kendaraan yang tercatat di Provinsi Lampung, hanya 2 juta yang aktif dan hanya 38% di antaranya yang rutin membayar pajak kendaraan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eData ini menjadi dasar perlunya kebijakan strategis untuk menstimulus kepatuhan masyarakat, salah satunya melalui digitalisasi layanan dan program pemutihan pajak yang akan dimulai 1 Mei 2025 mendatang.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Biasanya kalau kita dengar kata &#8216;Samsat&#8217;, yang terbayang itu antrean panjang, berkas ribet. Tapi hari ini kita masuk ke babak baru: cukup 15\u201320 menit tanpa turun dari kendaraan, semua beres. Dari cek fisik, bayar pajak, sampai ambil pelat nomor, lebih cepat, mudah, transparan dan nggak drama-drama lagi&#8221; ujar Gubernur Mirza.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur menambahkan transformasi layanan publik ini menjadi bagian dari upaya menuju birokrasi yang mudah, efisien, dan transparan. Ia juga mengungkapkan rencana peluncuran Super Apps oleh Pemprov Lampung yang akan mengintegrasikan layanan publik, termasuk Samsat Digital dalam satu platform digital terpadu.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eGubernur juga menyampaikan tingkat kemantapan jalan di Provinsi Lampung masih di angka 78%, jauh tertinggal dari provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Banten, yang memiliki alokasi APBD Rp12\u201313 triliun dibanding Lampung yang hanya Rp7 triliun.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eOleh sebab itu, peningkatan PAD melalui kepatuhan pajak kendaraan menjadi langkah krusial untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika dalam sambutannya menegaskan digitalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen Polri yang presisi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kami ingin menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Peluncuran Samsat Digital Drive Thru ini adalah langkah maju yang sangat penting bagi Provinsi Lampung,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eKapolda juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung, serta seluruh pihak yang berkolaborasi\u2014mulai dari Korlantas, Bappenda, Bank Pembangunan Daerah Lampung, Jasa Raharja, hingga BRI Wilayah Lampung.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200ePeresmian layanan ini ditandai dengan penekanan sirine oleh Gubernur dan Kapolda Lampung, serta penandatanganan nota kerja sama antarinstansi. Setelah itu, kedua pemimpin daerah meninjau langsung aktivitas warga yang memanfaatkan layanan Samsat Digital Drive Thru.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eWarga terlihat antusias dan merasakan langsung manfaat dari layanan ini. Salah satunya, Edi Purwata (60), warga Teluk Betung, Kota Bandar Lampung yang mengucapkan terima kasih atas dilaunchingnya kayanan ini.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Terima kasih Pak Gubernur. Bagus ini Pak, jadi cepat dan gampang, warga jadi merasa terbantu,&#8221; ujar Edi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSenada, Imam (48) mengaku layanan ini sangat membantu karena membuat proses pembayaran pajak jadi efisien. &#8220;Saya sangat senang dengan adanya layanan ini. Jadi lebih cepat dan mudah.&#8221; katanya. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Pemerintah Provinsi bersama Kepolisian Daerah (Polda) Lampung meluncurkan layanan Samsat Digital Drive Thru untuk perpanjangan STNK 5 tahunan, Senin (21\/5\/2025). \u200e \u200eTerobosan ini merupakan inovasi layanan publik berbasis digital yang digadang-gadang akan memangkas waktu dan prosedur pembayaran pajak kendaraan bermotor. \u200e \u200eDalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, dari total sekitar 4 juta kendaraan yang tercatat di Provinsi Lampung, hanya 2 juta yang aktif dan hanya 38% di antaranya yang rutin membayar pajak kendaraan. \u200e \u200eData ini menjadi dasar perlunya kebijakan strategis untuk menstimulus kepatuhan masyarakat, salah satunya melalui digitalisasi layanan dan program pemutihan pajak yang akan dimulai 1 Mei 2025 mendatang. \u200e \u200e&#8221;Biasanya kalau kita dengar kata &#8216;Samsat&#8217;, yang terbayang itu antrean panjang, berkas ribet. Tapi hari ini kita masuk ke babak baru: cukup 15\u201320 menit tanpa turun dari kendaraan, semua beres. Dari cek fisik, bayar pajak, sampai ambil pelat nomor, lebih cepat, mudah, transparan dan nggak drama-drama lagi&#8221; ujar Gubernur Mirza. \u200e \u200eGubernur menambahkan transformasi layanan publik ini menjadi bagian dari upaya menuju birokrasi yang mudah, efisien, dan transparan. Ia juga mengungkapkan rencana peluncuran Super Apps oleh Pemprov Lampung yang akan mengintegrasikan layanan publik, termasuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50681,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-50680","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50680","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50680"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50680\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50682,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50680\/revisions\/50682"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50680"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50680"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50680"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}