{"id":50561,"date":"2025-05-23T18:17:13","date_gmt":"2025-05-23T11:17:13","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50561"},"modified":"2025-05-23T18:33:22","modified_gmt":"2025-05-23T11:33:22","slug":"gedung-dprd-pesawaran-lampung-ambruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/05\/23\/gedung-dprd-pesawaran-lampung-ambruk\/","title":{"rendered":"\u200eGedung DPRD Pesawaran Lampung Ambruk"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung ambruk akibat dihantam angin kencang, Jumat (23\/5\/2025), sekitar Pukul 13.00 WIB dan menimbulkan suara gemuruh sangat kuat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eAmbruknya bangunan tempat para &#8220;Anggota Dewan yang Terhormat&#8221; ini membuat beberapa pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran yang berada tepat di sebelah gedung DPRD berhamburan keluar menuju ke lokasi untuk menyaksikan langsung dari dekat.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDihubungi lampungbarometer.id, Sekretaris DPRD Kabupaten Pesawaran Toto Sumedi, mengatakan ambruknya bangunan Gedung DPRD ini disebabkan tiupan angin kencang. Selain itu, dia juga menyebut kondisi bangunan memang sudah saatnya direhabilitasi.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Tadikan anginnya sangat kencang, sehingga bangunan gedung DPRD ambruk pada bagian ornamen kopiahnya serta beberapa bagian plafon,&#8221; ucapnya, Jumat sore.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDia juga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena saat peristiwa terjadi para pegawai laki-laki sedang melaksanakan salat Jumat dan pegawai yang perempuan sedang keluar makan siang. Namun, dia menyebut ada anggota Satpol PP yang mengalami luka gores di kaki akibat terkena puing.<\/p>\n<div id=\"attachment_50562\" style=\"width: 1090px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-50562\" class=\"wp-image-50562 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250523-WA0175_1.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"840\" \/><p id=\"caption-attachment-50562\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>TAMPAK<\/strong> seorang wanita mematung menyaksikan peristiwa ambruknya Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Jumat (23\/5\/2025).<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200e&#8221;Kejadiannya sekitar pukul satu kurang, kami kebetulan sedang di masjid. Kami kaget mendengar ada suara gemuruh yang keras, kami kira ada helikopter jatuh,&#8221; ucapnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eMenurut Sekretaris Dewan, saat ini BPBD dan Dinas sedang melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan gedung untuk selanjutnya diperbaiki bagian-bagian yang mendesak agar aktivitas kerja bisa berjalan.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Saat ini semua sedang bekerja membersihkan puing-puing bangunan gedung. Setelah ini akan kita lihat bagian mana yang mendesak untuk diperbaiki agar aktivitas bisa tetap dilaksanakan,&#8221; ujarnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eDitanya terkait rencana rehab Gedung DPRD Pesawaran, Toto mengungkapkan belum ada dalam rancangan anggaran.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200e&#8221;Kalau untuk rehab, untuk tahun ini memang belum masuk dalam rancangan dan belum ada pengajuan. Nanti akan kita bahas terlebih dahulu, mudah-mudahan tahun depan atau di Tahun 2027,&#8221; pungkasnya.<br \/>\n\u200e<br \/>\n\u200eSementara itu, di lokasi kejadian sempat terjadi kerumunan warga dan pegawai yang merasa penasaran ingin melihat lokasi kejadian dari dekat. (AK)<br \/>\n\u200e<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung ambruk akibat dihantam angin kencang, Jumat (23\/5\/2025), sekitar Pukul 13.00 WIB dan menimbulkan suara gemuruh sangat kuat. \u200e \u200eAmbruknya bangunan tempat para &#8220;Anggota Dewan yang Terhormat&#8221; ini membuat beberapa pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran yang berada tepat di sebelah gedung DPRD berhamburan keluar menuju ke lokasi untuk menyaksikan langsung dari dekat. \u200e \u200eDihubungi lampungbarometer.id, Sekretaris DPRD Kabupaten Pesawaran Toto Sumedi, mengatakan ambruknya bangunan Gedung DPRD ini disebabkan tiupan angin kencang. Selain itu, dia juga menyebut kondisi bangunan memang sudah saatnya direhabilitasi. \u200e \u200e&#8221;Tadikan anginnya sangat kencang, sehingga bangunan gedung DPRD ambruk pada bagian ornamen kopiahnya serta beberapa bagian plafon,&#8221; ucapnya, Jumat sore. \u200e \u200eDia juga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena saat peristiwa terjadi para pegawai laki-laki sedang melaksanakan salat Jumat dan pegawai yang perempuan sedang keluar makan siang. Namun, dia menyebut ada anggota Satpol PP yang mengalami luka gores di kaki akibat terkena puing. \u200e&#8221;Kejadiannya sekitar pukul satu kurang, kami kebetulan sedang di masjid. Kami kaget mendengar ada suara gemuruh yang keras, kami kira ada helikopter jatuh,&#8221; ucapnya. \u200e \u200eMenurut Sekretaris Dewan, saat ini BPBD dan Dinas sedang melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan gedung untuk selanjutnya diperbaiki bagian-bagian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50563,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-50561","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50561","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50561"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50561\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50566,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50561\/revisions\/50566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}