{"id":50297,"date":"2025-05-03T21:35:00","date_gmt":"2025-05-03T14:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50297"},"modified":"2025-05-03T23:59:15","modified_gmt":"2025-05-03T16:59:15","slug":"5-siswa-smk-2-mei-dicomot-yamaha-di-tengah-acara-perpisahan-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/05\/03\/5-siswa-smk-2-mei-dicomot-yamaha-di-tengah-acara-perpisahan-sekolah\/","title":{"rendered":"5 Siswa SMK 2 Mei &#8216;Dicomot&#8217; Yamaha di Tengah Acara Perpisahan Sekolah"},"content":{"rendered":"<p>\u200e<strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Lima siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung &#8220;dicomot&#8221; PT Lautan Teduh Interniaga (Yamaha) saat kegiatan &#8220;Pelepasan Siswa Tingkat III&#8221; di halaman sekolah tersebut dan langsung ditetapkan sebagai pegawai Yamaha, Sabtu (3\/5\/2025).<\/p>\n<p>\u200eKelima siswa tersebut secara langsung ditetapkan sebagai pegawai Yamaha setelah dinyatakan lulus asesmen yang dilakukan PT Lautan Teduh Interniaga (Yamaha) di lokasi tempat berlangsungnya acara perpisahan.<\/p>\n<p>\u200eDitemui usai acara, Manager Edukasi PT Lautan Teduh Yamaha, Witoni, S.T., M.M., kepada <em><strong>lampungbarometer.id<\/strong><\/em> mengatakan kelima siswa tersebut merupakan siswa Kelas Khusus Yamaha SMK 2 Mei Bandar Lampung. Kelimanya, ucap Witoni, resmi menjadi bagian keluarga besar Yamaha setelah dinyatakan lulus asesmen yang dilakukan Yamaha.<\/p>\n<p>\u200eDia juga menjelaskan ide melakukan uji asesmen terhadap para siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung telah dirancang beberapa waktu sebelum acara perpisahan dilaksanakan. Hal ini, ucapnya, dilakukan karena pihak PT Lautan Teduh sudah memantau para siswa yang tergabung Kelas Khusus Yamaha sejak lama sehingga sudah mengetahui kualitas para siswa.<\/p>\n<div id=\"attachment_50299\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-50299\" class=\"wp-image-50299 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250503-WA01281.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250503-WA01281.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250503-WA01281-320x240.jpg 320w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250503-WA01281-600x450.jpg 600w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250503-WA01281-80x60.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-50299\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>UJI ASESMEN<\/strong>. Tampak siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung sedang mengikuti asesmen yang digelar Yamaha bertepatan dengan perpisahan sekolah, Sabtu (3\/5\/2025).<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200e&#8221;Kalau untuk SMK 2 Mei ini, kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, khususnya untuk Kelas Khusus Yamaha, karena sekolah ini merupakan sekolah pertama di Lampung yang menjadi binaan Yamaha, sekolah pertama di Lampung yang membuka Kelas Khusus Yamaha,&#8221; ungkap Witoni.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Untuk Kelas Khusus Yamaha, kita terlibat dalam penyusunan kurikulum pembelajarannya sehingga sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan dunia industri, dalam hal ini PT Lautan Teduh Interniaga (Yamaha),&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>\u200eMenurut Witoni, sebenarnya masih ada siswa lain yang akan direkrut menjadi bagian Yamaha, namun siswa tersebut memilih untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan perguruan tinggi.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Masih ada siswa yang sudah kita pantau, tapi rupanya dia lebih memilih untuk kuliah,&#8221; kata alumni Universitas Bandar Lampung ini.<\/p>\n<p>\u200eMeskipun demikian, secara tegas dia mengatakan sebagai sekolah binaan Yamaha, siswa-siswi SMK 2 menjadi prioritas jika ingin bergabung ke Yamaha.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;SMK 2 Mei ini sekolah pertama yang jadi sekolah binaan Yamaha sebelum sekolah yang lain. Oleh sebab itu, jika ada siswanya yang ingin bekerja di Yamaha akan kita prioritaskan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<div id=\"attachment_50300\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-50300\" class=\"wp-image-50300 size-full\" src=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/1746282480393.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/1746282480393.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/1746282480393-320x240.jpg 320w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/1746282480393-600x450.jpg 600w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/1746282480393-80x60.jpg 80w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-50300\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>TES WAWANCARA<\/strong>. Tampak siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung sedang mengikuti tes wawancara asesmen Yamaha, Sabtu (3\/5\/2025).<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u200eSalah satu siswa yang dinyatakan lulus asesmen dan langsung diterima bekerja di PT Lautan Teduh Interniaga Yamaha, Doni Putra Agung, mengaku sangat bahagia dan bersyukur karena bisa mewujudkan impiannya untuk bergabung ke Yamaha.<\/p>\n<p>\u200eDia menceritakan sesuai pesan ibunya, dia memang selalu giat belajar untuk mewujudkan cita-cita agar bisa membantu kedua orang tuanya.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Saya sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah Swt. karena saya diberi kesempatan untuk bergabung ke PT Lautan Teduh (Yamaha). Ini memang mimpi saya. Terima kasih kepada kedua orang tua saya,&#8221; ucapnya dengan suara bergetar menahan tangis haru.<\/p>\n<p>\u200eDia juga mengucapkan terima kasih kepada guru-guru SMK 2 Mei Bandar Lampung yang telah mendampingi dan memberikan bimbingan sehingga bisa selesai dan diterima bekerja di Yamaha.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah mendampingi sehingga saya bisa bekerja di Yamaha. Bagi saya SMK 2 Mei adalah sekolah yang sangat bagus dan terbukti telah meluluskan banyak siswa terbaik yang kini telah bekerja di berbagai perusahaan otomotif. Terima kasih SMK 2 Mei,&#8221; ujarnya lirih.<\/p>\n<p>\u200eSementara itu, Kepala SMK 2 Mei Bandar Lampung, Drs. H. Muchyidin didampingi Wakil Kepala Sekolah Kisworo, S.Pd. dan Ketua Yayasan 2 Mei Tanjung Karang Siti Maidasuri, M.Pd. menyampaikan capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh guru dan warga sekolah sekaligus menjadi bukti SMK 2 Mei Bandar Lampung memang berkualitas.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Capaian ini tentu membuat kita bangga, ini menjadi bukti jika SMK 2 Mei memang layak untuk menjadi tujuan bagi para lulusan SMP\/MTs,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Kalau bicara kualitas, terutama bidang Pemesinan dan otomotif, SMK 2 Mei ini bisa diadu dengan SMK negeri yang ada di Lampung,&#8221; kata Maidasuri menambahkan.<\/p>\n<p><strong>\u200eDaftar siswa SMK 2 Mei lolos asesmen dan langsung bekerja di PT Lautan Teduh Interniaga (Yamaha)<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>\u200eDoni Putra Agung diterima di\u00a0 PT Lautan Teduh Cabang Tirtayasa Bandar Lampung<\/li>\n<li>\u200eMuhammad Gangsar (PT Lautan Teduh Cabang Pahoman Bandar Lampung)<\/li>\n<li>\u200eMuhammad Supahri (PT Lautan Teduh Cabang Karang Anyar Lampung Selatan)<\/li>\n<li>\u200eFachri Bahrudin (PT Lautan Teduh Cabang Kedaton Bandar Lampung)<\/li>\n<li>\u200eYeri Hermawan (PT Lautan Teduh Cabang Tanjung Bintang Lampung Selatan). (Rian)<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Lima siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung &#8220;dicomot&#8221; PT Lautan Teduh Interniaga (Yamaha) saat kegiatan &#8220;Pelepasan Siswa Tingkat III&#8221; di halaman sekolah tersebut dan langsung ditetapkan sebagai pegawai Yamaha, Sabtu (3\/5\/2025). \u200eKelima siswa tersebut secara langsung ditetapkan sebagai pegawai Yamaha setelah dinyatakan lulus asesmen yang dilakukan PT Lautan Teduh Interniaga (Yamaha) di lokasi tempat berlangsungnya acara perpisahan. \u200eDitemui usai acara, Manager Edukasi PT Lautan Teduh Yamaha, Witoni, S.T., M.M., kepada lampungbarometer.id mengatakan kelima siswa tersebut merupakan siswa Kelas Khusus Yamaha SMK 2 Mei Bandar Lampung. Kelimanya, ucap Witoni, resmi menjadi bagian keluarga besar Yamaha setelah dinyatakan lulus asesmen yang dilakukan Yamaha. \u200eDia juga menjelaskan ide melakukan uji asesmen terhadap para siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung telah dirancang beberapa waktu sebelum acara perpisahan dilaksanakan. Hal ini, ucapnya, dilakukan karena pihak PT Lautan Teduh sudah memantau para siswa yang tergabung Kelas Khusus Yamaha sejak lama sehingga sudah mengetahui kualitas para siswa. \u200e&#8221;Kalau untuk SMK 2 Mei ini, kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, khususnya untuk Kelas Khusus Yamaha, karena sekolah ini merupakan sekolah pertama di Lampung yang menjadi binaan Yamaha, sekolah pertama di Lampung yang membuka Kelas Khusus Yamaha,&#8221; ungkap Witoni. \u200e&#8221;Untuk Kelas Khusus Yamaha, kita terlibat dalam penyusunan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,11],"tags":[],"class_list":["post-50297","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50297","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50297"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50297\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50304,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50297\/revisions\/50304"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}