{"id":50257,"date":"2025-05-01T15:49:48","date_gmt":"2025-05-01T08:49:48","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50257"},"modified":"2025-05-01T15:49:48","modified_gmt":"2025-05-01T08:49:48","slug":"danrem-043-gatam-ajak-forkopimda-kumpulkan-informasi-terkait-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/05\/01\/danrem-043-gatam-ajak-forkopimda-kumpulkan-informasi-terkait-bencana\/","title":{"rendered":"\u200eDanrem 043\/Gatam Ajak Forkopimda Kumpulkan Informasi Terkait Bencana"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eBandar Lampung (LB)<\/strong>: Komandan Korem (Danrem) 043\/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah mengajak Forkopimda Provinsi Lampung aktif mengumpulkan informasi terkait bencana, melakukan analisis, dan memetakan risiko bencana hidrometeorologi di Provinsi Lampung, terutama daerah yang rentan bencana.<\/p>\n<p>\u200eHal itu disampaikan Danrem saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Lampung di Kantor Gubernur yang dibuka Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Rabu (30\/4\/2025).<\/p>\n<p>\u200eRakor ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi serta untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana yang disebabkan kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung.<\/p>\n<p>\u200eDanrem juga menekankan pentingnya peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Upaya penanganan harus dimulai saat prabencana. Bencana adalah urusan bersama, mencegahnya juga harus dilakukan secara kolaboratif. Oleh karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, keterampilan aparat pemerintah dan masyarakat sangat penting. Kami perlu merancang pelatihan rutin untuk tim respons cepat yang melibatkan pihak swasta dan masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, termasuk penyuluhan cara-cara menghadapi bencana,&#8221; ucap Danrem.<\/p>\n<p>\u200eDanrem berharap dengan adanya rakor ini Provinsi Lampung dapat lebih siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi di masa mendatang.<\/p>\n<p>\u200eKegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kasiops Kasrem 043\/Gatam, Kabag Binops Roops Polda Lampung, Kepala Stasiun Geofisika Kotabumi (Branti), Kepala BPBD Provinsi Lampung, Kepala Balai BBWS, Direktur Utama PT PGN, GM PT Pelindo Lampung, Bupati\/Wali Kota dan Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eBandar Lampung (LB): Komandan Korem (Danrem) 043\/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah mengajak Forkopimda Provinsi Lampung aktif mengumpulkan informasi terkait bencana, melakukan analisis, dan memetakan risiko bencana hidrometeorologi di Provinsi Lampung, terutama daerah yang rentan bencana. \u200eHal itu disampaikan Danrem saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Lampung di Kantor Gubernur yang dibuka Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Rabu (30\/4\/2025). \u200eRakor ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi serta untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana yang disebabkan kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung. \u200eDanrem juga menekankan pentingnya peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu. \u200e&#8221;Upaya penanganan harus dimulai saat prabencana. Bencana adalah urusan bersama, mencegahnya juga harus dilakukan secara kolaboratif. Oleh karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, keterampilan aparat pemerintah dan masyarakat sangat penting. Kami perlu merancang pelatihan rutin untuk tim respons cepat yang melibatkan pihak swasta dan masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, termasuk penyuluhan cara-cara menghadapi bencana,&#8221; ucap Danrem. \u200eDanrem berharap dengan adanya rakor ini Provinsi Lampung dapat lebih siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi di masa mendatang. \u200eKegiatan ini dihadiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50259,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[346],"tags":[],"class_list":["post-50257","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-korem-043-garuda-hitam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50257"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50260,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50257\/revisions\/50260"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}