{"id":50172,"date":"2025-04-24T11:13:31","date_gmt":"2025-04-24T04:13:31","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=50172"},"modified":"2025-04-24T11:13:31","modified_gmt":"2025-04-24T04:13:31","slug":"targetkan-35-juta-ton-padi-di-2025-gubernur-minta-bupati-dan-wali-kota-turun-langsung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/04\/24\/targetkan-35-juta-ton-padi-di-2025-gubernur-minta-bupati-dan-wali-kota-turun-langsung\/","title":{"rendered":"\u200eTargetkan 3,5 Juta Ton Padi di 2025, Gubernur Minta Bupati dan Wali Kota Turun Langsung"},"content":{"rendered":"<p><strong>Metro (LB)<\/strong>: Pemerintah Provinsi Lampung terus tancap gas menghadapi musim tanam kedua Tahun 2025 dengan target produksi padi mencapai 3,5 juta ton gabah kering giling (GKG) sehingga Bupati dan wali kota diminta turun langsung.<\/p>\n<p>\u200eGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya kesiapan petani dan pemerintah kabupaten\/kota dalam mendukung kelancaran musim tanam. Ia memastikan seluruh elemen bergerak serempak; air irigasi, distribusi bibit, pupuk, hingga jaminan harga gabah sudah disiapkan.<\/p>\n<p>\u200e\u201cMari kita semangat di musim tanam kedua ini. Pastikan petani bisa menanam tepat waktu, air tercukupi, bibit dan pupuk tersedia, dan gabah diserap dengan harga Rp6.500 per kilogram secara merata,\u201d ujar Gubernur dalam arahannya secara daring pada acara Gerakan Indonesia Menanam (Gerina), Rabu (23\/4\/2025), di Metro Timur.<\/p>\n<p>\u200eKegiatan ini dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dan diikuti serentak 14 provinsi, termasuk Lampung.<\/p>\n<p>\u200eGubernur menegaskan harga gabah petani menjadi prioritas utama. oleh sebab itu, Pemprov mendorong Bulog, BUMD pangan, dan mitra swasta untuk menyerap hasil panen petani dengan harga minimal Rp6.500 per kilogram.<\/p>\n<p>\u200e\u201cKita ingin petani merasakan manfaat nyata. Jangan sampai panen bagus, tapi harga jatuh. Kita harus hadir dan lindungi mereka,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u200eProvinsi Lampung mencatat peningkatan produksi padi dari 2,76 juta ton GKG di 2023 menjadi 2,79 juta ton di 2024. Tahun ini, target ambisius 3,5 juta ton diusung sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan.<\/p>\n<p>\u200eGubernur juga menekankan peran aktif kepala daerah dalam mendampingi petani di lapangan. Ia meminta seluruh bupati dan wali kota terjun langsung memastikan distribusi sarana prasarana berjalan lancar.<\/p>\n<p>\u200e\u201cKalau kita ingin target tercapai, semua harus turun langsung. Tak bisa hanya dari balik meja. Kita hadir untuk petani dan untuk ketahanan pangan negeri ini,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>\u200eDengan semangat gotong royong dan kerja keras, Lampung siap mencetak sejarah sebagai lumbung pangan nasional yang kuat dan mandiri. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metro (LB): Pemerintah Provinsi Lampung terus tancap gas menghadapi musim tanam kedua Tahun 2025 dengan target produksi padi mencapai 3,5 juta ton gabah kering giling (GKG) sehingga Bupati dan wali kota diminta turun langsung. \u200eGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya kesiapan petani dan pemerintah kabupaten\/kota dalam mendukung kelancaran musim tanam. Ia memastikan seluruh elemen bergerak serempak; air irigasi, distribusi bibit, pupuk, hingga jaminan harga gabah sudah disiapkan. \u200e\u201cMari kita semangat di musim tanam kedua ini. Pastikan petani bisa menanam tepat waktu, air tercukupi, bibit dan pupuk tersedia, dan gabah diserap dengan harga Rp6.500 per kilogram secara merata,\u201d ujar Gubernur dalam arahannya secara daring pada acara Gerakan Indonesia Menanam (Gerina), Rabu (23\/4\/2025), di Metro Timur. \u200eKegiatan ini dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dan diikuti serentak 14 provinsi, termasuk Lampung. \u200eGubernur menegaskan harga gabah petani menjadi prioritas utama. oleh sebab itu, Pemprov mendorong Bulog, BUMD pangan, dan mitra swasta untuk menyerap hasil panen petani dengan harga minimal Rp6.500 per kilogram. \u200e\u201cKita ingin petani merasakan manfaat nyata. Jangan sampai panen bagus, tapi harga jatuh. Kita harus hadir dan lindungi mereka,\u201d tegasnya. \u200eProvinsi Lampung mencatat peningkatan produksi padi dari 2,76 juta ton GKG di 2023 menjadi 2,79 juta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50173,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,2],"tags":[],"class_list":["post-50172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung","category-pertanian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50172"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50174,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50172\/revisions\/50174"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50173"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}