{"id":49971,"date":"2025-04-02T11:03:05","date_gmt":"2025-04-02T04:03:05","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=49971"},"modified":"2025-04-02T11:03:05","modified_gmt":"2025-04-02T04:03:05","slug":"arus-balik-lebaran-polda-lampung-terapkan-delay-system-atasi-kepadatan-kendaraan-di-pelabuhan-bakauheni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/04\/02\/arus-balik-lebaran-polda-lampung-terapkan-delay-system-atasi-kepadatan-kendaraan-di-pelabuhan-bakauheni\/","title":{"rendered":"\u200eArus Balik Lebaran, Polda Lampung Terapkan &#8216;Delay System&#8217; Atasi Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200eLampung Selatan (LB)<\/strong>: Menjelang arus balik Lebaran 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan berbagai strategi mengatasi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, salah satunya dengan skema delay system, yang diharapkan dapat mengurai arus lalu lintas.<\/p>\n<p>\u200eKepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menyampaikan pihaknya siap mengawal pemudik dalam perjalanan kembali ke daerah asal mereka.<\/p>\n<p>\u200e\u201cDalam menghadapi arus balik kami telah menyiapkan strategi delay system, tapi pelaksanaannya tetap bergantung pada volume kendaraan yang ada. Jika kepadatan masih dalam batas wajar, kami akan mengoptimalkan penggunaan kantong parkir di sekitar pelabuhan,\u201d ujar Kapolda, Selasa (1\/4\/2025).<\/p>\n<p>\u200eLebih lanjut Kapolda menjelaskan penerapan delay system tahun ini masih mengacu pada sistem yang telah diterapkan sebelumnya, dengan kategori indikator yang terdiri dari tiga tingkat: hijau (green), kuning (yellow), dan merah (red).<\/p>\n<p>\u200e\u201cIndikator tersebut telah kami tetapkan sebagai acuan dalam pengaturan lalu lintas. Jika tingkat kepadatan mencapai kategori kuning, berarti antrean kendaraan telah mencapai kilometer (Km) 4, maka delay system akan diaktifkan. Kendaraan akan ditahan sementara di rest area serta kantong parkir atau buffer zone di jalur lintas tengah, timur, dan barat yang menuju Pelabuhan Bakauheni,\u201d jelas Kapolda.<\/p>\n<p>\u200eSelain itu, Polda Lampung bersama pemangku kepentingan terkait juga menerapkan mekanisme skrining tiket di beberapa titik, termasuk di rest area Tol Lampung serta jalan lintas dan arteri. Skrining ini bertujuan untuk membantu pemudik yang belum memiliki tiket penyeberangan.<\/p>\n<p>\u200e\u201cSkrining tiket telah dilakukan di beberapa rest area, seperti di KM 49 dan KM 20, serta di sejumlah jalan arteri. Proses ini telah dimulai sejak periode arus mudik, sehingga diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang belum memiliki tiket,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u200eBerdasar data PT ASDP Cabang Bakauheni Lampung Selatan, jumlah pemudik dari Pulau Jawa yang telah memasuki Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Wika tercatat 933.804 orang. Data ini dihimpun sejak H-10 hingga hari kedua perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.<\/p>\n<p>\u200eDengan strategi yang telah disiapkan, diharapkan arus balik Lebaran 2025 berjalan dengan lancar serta mampu mengurangi potensi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200eLampung Selatan (LB): Menjelang arus balik Lebaran 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan berbagai strategi mengatasi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, salah satunya dengan skema delay system, yang diharapkan dapat mengurai arus lalu lintas. \u200eKepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menyampaikan pihaknya siap mengawal pemudik dalam perjalanan kembali ke daerah asal mereka. \u200e\u201cDalam menghadapi arus balik kami telah menyiapkan strategi delay system, tapi pelaksanaannya tetap bergantung pada volume kendaraan yang ada. Jika kepadatan masih dalam batas wajar, kami akan mengoptimalkan penggunaan kantong parkir di sekitar pelabuhan,\u201d ujar Kapolda, Selasa (1\/4\/2025). \u200eLebih lanjut Kapolda menjelaskan penerapan delay system tahun ini masih mengacu pada sistem yang telah diterapkan sebelumnya, dengan kategori indikator yang terdiri dari tiga tingkat: hijau (green), kuning (yellow), dan merah (red). \u200e\u201cIndikator tersebut telah kami tetapkan sebagai acuan dalam pengaturan lalu lintas. Jika tingkat kepadatan mencapai kategori kuning, berarti antrean kendaraan telah mencapai kilometer (Km) 4, maka delay system akan diaktifkan. Kendaraan akan ditahan sementara di rest area serta kantong parkir atau buffer zone di jalur lintas tengah, timur, dan barat yang menuju Pelabuhan Bakauheni,\u201d jelas Kapolda. \u200eSelain itu, Polda Lampung bersama pemangku kepentingan terkait juga menerapkan mekanisme skrining tiket di beberapa titik, termasuk di rest [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49972,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[348],"tags":[],"class_list":["post-49971","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-polda-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49971","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49971"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49973,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49971\/revisions\/49973"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}