{"id":49894,"date":"2025-03-25T23:59:29","date_gmt":"2025-03-25T16:59:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=49894"},"modified":"2025-03-25T23:59:29","modified_gmt":"2025-03-25T16:59:29","slug":"tekuk-bahrain-indonesia-jaga-asa-lolos-ke-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/03\/25\/tekuk-bahrain-indonesia-jaga-asa-lolos-ke-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"\u200eTekuk Bahrain, Indonesia Jaga Asa Lolos ke Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p><strong>lampungbarometer.id<\/strong> &#8211; Timnas Indonesia menjaga asa lolos Piala Dunia 2026 usai menang 1-0 atas Bahrain pada lanjutan Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (25\/3\/2025) malam WIB.<\/p>\n<p>\u200eSatu-satunya gol Timnas dicetak pemain naturalisasi Ole Romeny pada menit ke-24.<\/p>\n<p>\u200eDalam laga ini, kedua tim sama-sama mengoleksi poin enam dari tujuh laga dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos, bermain terbuka untuk meraih angka.<\/p>\n<p>\u200eTimnas Merah Putih memulai laga dengan tampil menekan. Pada menit ke-24 Marselino Ferdinan di sisi kanan menerima umpan jeli Thom Haye, dan menyodorkan bola ke Ole Romeny. Romeny dengan tenang menaklukkan kiper Bahrain. Indonesia unggul 1-0, yang bertahan hingga jeda.<\/p>\n<p>\u200eUsai jeda, Indonesia yang tampil menekan berhasil menciptakan sejumlah peluang untuk menambah gol tapi Marselino dan Eliano Reijnders gagal memaksimalkannya meski bebas di depan gawang.<\/p>\n<p>Tak ada gol tercipta, sampai peluit panjang berbunyi. \u200eSkor 1-0 bertahan hingga laga usai dan memastikan tiga poin tambahan buat pasukan Merah-Putih. Dengan hasil ini, timnas bertahan di posisi empat dengan sembilan poin, selisih satu poin dengan Arab Saudi yang berada di posisi ketiga dan selisih empat poin dengan Australia di urutan kedua. Bahrain tetap di posisi lima dengan enam poin, unggul selisih gol atas China yang ada di jurusan kunci<\/p>\n<p><strong>\u200eSusunan pemain:<\/strong><\/p>\n<p>\u200e<strong>Indonesia<\/strong>: Paes, Ridho, Idzes, Hubner, Diks (Walsh 74&#8242;), Pelupessy, Haye (Jenner 59&#8242;), Verdonk, Oratmangoen (Kambuaya 74&#8242;), Romeny, Marselino Ferdinan (Eliano 73&#8242;)<\/p>\n<p>\u200e<strong>Bahrain<\/strong>: Lutfalla, Abduljabbar, Al Aswad, Al Hayam, Al Humaidan (Al Romaihi 67&#8242;), Al Khalasi, Baqer, Bughammar (Al Eker 75&#8242;), Dhiya Saeed, Madan (Abdulkarim 75&#8242;), Marhoon. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>lampungbarometer.id &#8211; Timnas Indonesia menjaga asa lolos Piala Dunia 2026 usai menang 1-0 atas Bahrain pada lanjutan Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (25\/3\/2025) malam WIB. \u200eSatu-satunya gol Timnas dicetak pemain naturalisasi Ole Romeny pada menit ke-24. \u200eDalam laga ini, kedua tim sama-sama mengoleksi poin enam dari tujuh laga dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos, bermain terbuka untuk meraih angka. \u200eTimnas Merah Putih memulai laga dengan tampil menekan. Pada menit ke-24 Marselino Ferdinan di sisi kanan menerima umpan jeli Thom Haye, dan menyodorkan bola ke Ole Romeny. Romeny dengan tenang menaklukkan kiper Bahrain. Indonesia unggul 1-0, yang bertahan hingga jeda. \u200eUsai jeda, Indonesia yang tampil menekan berhasil menciptakan sejumlah peluang untuk menambah gol tapi Marselino dan Eliano Reijnders gagal memaksimalkannya meski bebas di depan gawang. Tak ada gol tercipta, sampai peluit panjang berbunyi. \u200eSkor 1-0 bertahan hingga laga usai dan memastikan tiga poin tambahan buat pasukan Merah-Putih. Dengan hasil ini, timnas bertahan di posisi empat dengan sembilan poin, selisih satu poin dengan Arab Saudi yang berada di posisi ketiga dan selisih empat poin dengan Australia di urutan kedua. Bahrain tetap di posisi lima dengan enam poin, unggul selisih gol atas China yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49895,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-49894","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49896,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49894\/revisions\/49896"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}