{"id":49863,"date":"2025-03-24T15:04:54","date_gmt":"2025-03-24T08:04:54","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=49863"},"modified":"2025-07-08T15:11:53","modified_gmt":"2025-07-08T08:11:53","slug":"pemdes-talang-mulya-salurkan-blt-dd-tahap-1-2025-rp-900-000","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/03\/24\/pemdes-talang-mulya-salurkan-blt-dd-tahap-1-2025-rp-900-000\/","title":{"rendered":"\u200ePemdes Talang Mulya Salurkan BLT-DD Tahap 1 2025 Rp.900.000"},"content":{"rendered":"<p><strong>\u200ePesawaran (LB):<\/strong> Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I tahun 2025 Rp.900.000 kepada 10 keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (24\/3\/2025).<\/p>\n<p>\u200ePembagian BLT-DD ini dilaksanakan di Kantor Desa Talang Mulya dan dipimpin Kepala Desa Ahmad Jahroni\u00a0 dan dihadiri seluruh peraturan desa.<\/p>\n<p>\u200ePada kesempatan ini, Kepala Desa Ahmad Jahroni mengatakan pembagian BLT-DD ini dilaksanakan sesuai peraturan pemerintah. Dia juga mengatakan bantuan ini bertujuan membantu masarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Bantuan ini merupakan bantuan pemerintah pusat yang disampaikan melalui dana desa. Pemerintah Desa tugasnya hanya menyalurkan bantuan,&#8221; ucap Jahroni.<\/p>\n<p>\u200eDia juga meminta para penerima bantuan untuk menggunakan dana ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. &#8220;Gunakan uang ini untuk memenuhi kebutuhan\u00a0 pokok sehari hari bukan untuk yang lain,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>\u200eSalah satu warga penerima bantuan, Rohim (65) yang beralamat di Dusun 1, Desa Talang Mulya mengaku bantuan yang diterima sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Senang sekali, hari ini saya menerima bantuan Rp.900.000. Uang ini bisa untuk Lebaran saya dan keluarga, terima kasih Pak Kades,&#8221; ucap Rohim.<\/p>\n<p>\u200eUngkapan senada disampaikan Nurijah (63) yang tinggal Dusun 2 Talang Baru. Dia mengucap kan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah desa atas bantuan yang diberikan.<\/p>\n<p>\u200e&#8221;Terima kasih telah memberikan bantuan kepada saya dan keluarga, uang ini akan saya belanjakan untuk kebutuhan sehari-hari apa lagi sekarang bulan puasa, kalau ada sisa buat persiapan Lebaran,&#8221; ujarnya. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200ePesawaran (LB): Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I tahun 2025 Rp.900.000 kepada 10 keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (24\/3\/2025). \u200ePembagian BLT-DD ini dilaksanakan di Kantor Desa Talang Mulya dan dipimpin Kepala Desa Ahmad Jahroni\u00a0 dan dihadiri seluruh peraturan desa. \u200ePada kesempatan ini, Kepala Desa Ahmad Jahroni mengatakan pembagian BLT-DD ini dilaksanakan sesuai peraturan pemerintah. Dia juga mengatakan bantuan ini bertujuan membantu masarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. \u200e&#8221;Bantuan ini merupakan bantuan pemerintah pusat yang disampaikan melalui dana desa. Pemerintah Desa tugasnya hanya menyalurkan bantuan,&#8221; ucap Jahroni. \u200eDia juga meminta para penerima bantuan untuk menggunakan dana ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. &#8220;Gunakan uang ini untuk memenuhi kebutuhan\u00a0 pokok sehari hari bukan untuk yang lain,&#8221; ujarnya. \u200eSalah satu warga penerima bantuan, Rohim (65) yang beralamat di Dusun 1, Desa Talang Mulya mengaku bantuan yang diterima sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari. \u200e&#8221;Senang sekali, hari ini saya menerima bantuan Rp.900.000. Uang ini bisa untuk Lebaran saya dan keluarga, terima kasih Pak Kades,&#8221; ucap Rohim. \u200eUngkapan senada disampaikan Nurijah (63) yang tinggal Dusun 2 Talang Baru. Dia mengucap kan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49864,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-49863","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49863"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49863\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49865,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49863\/revisions\/49865"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49864"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}