{"id":49194,"date":"2025-02-25T22:59:54","date_gmt":"2025-02-25T15:59:54","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=49194"},"modified":"2025-03-03T23:02:09","modified_gmt":"2025-03-03T16:02:09","slug":"kadis-kominfotik-provinsi-lampung-buka-diskusi-publik-dampak-medsos-terhadap-produktivitas-dan-kecerdasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/02\/25\/kadis-kominfotik-provinsi-lampung-buka-diskusi-publik-dampak-medsos-terhadap-produktivitas-dan-kecerdasan\/","title":{"rendered":"Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Buka Diskusi Publik Dampak Medsos Terhadap Produktivitas dan Kecerdasan"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Achmad Saefullah membuka kegiatan Diskusi Publik dengan Tema &#8220;Sisi Gelap Medsos, Turunkan Produktivitas &amp; Kecerdasan&#8221; di POP! Hotel Bandar Lampung, Selasa (25\/2\/2025)<\/p><\/blockquote>\n<p>Diskusi Publik ini merupakan bagian dari Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Ke-5 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).<\/p>\n<p>Achmad Saefullah menyampaikan di setiap sisi gelap, pasti ada sisi terang, begitu juga dalam hal yang berkaitan dengan penggunaan dan pemanfaatan media sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Saya melihat bahasa sisi gelap medsos tapi pasti ada sisi terang. Hanya saja perlu diketahui ada pepatah mengatakan, dulu kita perlu ingat &#8216;mulutmu harimaumu&#8217;, sementara di publikasi &#8216;tulisanmu adalah harimaumu&#8217; tulisan ini berkata yang tadi itu, baik mungkin secara media cetak, media penyiaran, termasuk salah satunya medsos,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Achmad Saefullah juga melanjutkan dalam penggunaannya, media cetak, website dan lain sebagainya sudah memiliki regulasi didalam undang-undang, sehingga setiap pengguna wajib mentaati aturan yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>&#8220;Tetapi medsos, apabila salah, maka itu nanti akan menyangkut, ada regulasinya adalah undang-undang ITE. Ini yang perlu dipahami, tetapi sisi terangnya itu sangat banyak manfaatnya juga,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Menurut Achmad, melalui kecepatan media sosial dalam menyampaikan informasi, merupakan sisi terang dalam penggunaan media sosial sebagai media informasi yang efektif.<\/p>\n<p>&#8220;Contoh ada beberapa kejadian kecelakaan kemarin yang di by pass, biasanya kita menunggu dulu informasi, cari data-datanya ada 2-3 hari bahkan, tapi dengan medsos terkadang 2-3 jam itu sudah diketahui keluarganya yang jauh-pun akhirnya bisa tau, ini sisi terangnya,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Dengan banyaknya hal positif, Achmad Saefullah juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus bijak, karena juga pasti ada sisi negatif dalam penggunaan media sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Sisi gelapnya ada juga. Adik-adik memiliki ilmu teknologi, ahli dalam bidang komputer, tata bahasa, ini juga hati-hati. Jangan sampai nanti terpengaruh dengan teknologi AI, yang mungkin bisa kita manfaatkan yang terbaiknya tapi jangan dimanfaatkan untuk kepentingan yang justru akan menjerat diri kita sendiri,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Yakinlah, saya kira bukan hanya medsos saja, tapi kehidupan kita juga begitu. Kalau kita bijak, pasti ada hal yang bermanfaat bagi kita semua,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi media untuk terus menjalin tali silaturahmi.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menyambut baik dan terima kasih telah mengundang, telah membawakan literasi juga. Saya yakin insya Allah ini akan memberikan edukasi kepada adik-adik sekalian. Saya menyambut baik dan mudah-mudahan ini menjadikan tali silaturahmi bagi kita semua yang hadir dalam kesempatan ini,&#8221; pungkasnya. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Achmad Saefullah membuka kegiatan Diskusi Publik dengan Tema &#8220;Sisi Gelap Medsos, Turunkan Produktivitas &amp; Kecerdasan&#8221; di POP! Hotel Bandar Lampung, Selasa (25\/2\/2025) Diskusi Publik ini merupakan bagian dari Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Ke-5 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Achmad Saefullah menyampaikan di setiap sisi gelap, pasti ada sisi terang, begitu juga dalam hal yang berkaitan dengan penggunaan dan pemanfaatan media sosial. &#8220;Saya melihat bahasa sisi gelap medsos tapi pasti ada sisi terang. Hanya saja perlu diketahui ada pepatah mengatakan, dulu kita perlu ingat &#8216;mulutmu harimaumu&#8217;, sementara di publikasi &#8216;tulisanmu adalah harimaumu&#8217; tulisan ini berkata yang tadi itu, baik mungkin secara media cetak, media penyiaran, termasuk salah satunya medsos,&#8221; ucapnya. Achmad Saefullah juga melanjutkan dalam penggunaannya, media cetak, website dan lain sebagainya sudah memiliki regulasi didalam undang-undang, sehingga setiap pengguna wajib mentaati aturan yang telah ditetapkan. &#8220;Tetapi medsos, apabila salah, maka itu nanti akan menyangkut, ada regulasinya adalah undang-undang ITE. Ini yang perlu dipahami, tetapi sisi terangnya itu sangat banyak manfaatnya juga,&#8221; lanjutnya. Menurut Achmad, melalui kecepatan media sosial dalam menyampaikan informasi, merupakan sisi terang dalam penggunaan media sosial sebagai media informasi yang efektif. &#8220;Contoh ada beberapa kejadian kecelakaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49195,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,11],"tags":[],"class_list":["post-49194","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49194"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49194\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49196,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49194\/revisions\/49196"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49194"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}