{"id":48860,"date":"2025-02-06T07:36:59","date_gmt":"2025-02-06T00:36:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=48860"},"modified":"2025-02-06T07:36:59","modified_gmt":"2025-02-06T00:36:59","slug":"tes-motogp-sepang-hari-pertama-quartararo-tercepat-jorge-martin-crash","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2025\/02\/06\/tes-motogp-sepang-hari-pertama-quartararo-tercepat-jorge-martin-crash\/","title":{"rendered":"Tes MotoGP Sepang Hari Pertama: Quartararo Tercepat, Jorge Martin Crash"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Sepang (LB)<\/strong>: Rider Yamaha Fabio Quartararo menjadi yang tercepat di tes MotoGP Sepang 2025 hari pertama. Marc Marquez membuntuti di posisi kedua, sedangkan Jorge Martin mengalami kecelakaan dan harus dilarikan ke rumah sakit.<\/p><\/blockquote>\n<p>Tes MotoGP Sepang 2025\u00a0berlangsung selama tiga hari pada 5-7 Februari. Pada hari pertama, Selasa (5\/2), Quartararo menjadi yang tercepat dengan catatan waktu terbaik 1 menit 57,555 detik, yang dicapai di putaran ke-50 dari total 54 putaran yang dilakoni.<\/p>\n<p>Catatan waktu Quartararo ini hanya satu detik lebih lambat dari rekor putaran di Sepang. Marc Marquez di posisi kedua, pembalab Ducati Lenovo itu melahap 54 putaran bersama GP25, dengan mengemas waktu terbaik 1 menit 57,606 detik. Marquez jadi penunggang Desmosedici terbaik, di depan duo Gresini Alex Marquez dan rookie Fermin Aldeguer, dan Franco Morbidelli (VR46) yang menempati urutan ketiga sampai lima.<\/p>\n<p>Sementara itu, juara dunia MotoGP dua kali Francesco Bagnaia, masih belum maksimal dan harus puas berada di peringkat 17 setelah hanya melakoni 45 putaran.<\/p>\n<p>Nasib naas dialami sang juara bertahan Jorge Martin. Menunggang motor Aprilia, Martin mengalami kecelakaan cukup parah di T2 sehingga harus dilarikan ke rumah sakit, sampai kini belum bisa dipastikan kondisi kebugarannya.<\/p>\n<p>Selain Martin, pebalap Trackhouse, tim satelit Aprilia, Raul Fernandez juga mengalami crash yang menyebabkan patah tulang metatarsal sehingga harus menyudahi tes lebih awal.<\/p>\n<p>Hasil Tes MotoGP Sepang 2025 Hari Pertama:<\/p>\n<ol>\n<li>Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 1:57.555s<\/li>\n<li>Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)+0.051s<\/li>\n<li>Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP24)+0.183s<\/li>\n<li>Fermin Aldeguer SPA Gresini Ducati (GP24)*+0.480s<\/li>\n<li>Franco Morbidelli ITA VR46 Ducati (GP24)+0.559s<\/li>\n<li>Joan MirSPAHonda HRC Castrol (RC213V)+0.560s<\/li>\n<li>Fabio Di Giannantonio ITA VR46 Ducati (GP25)+0.710s<\/li>\n<li>Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)+0.743s<\/li>\n<li>Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V)+0.777s<\/li>\n<li>Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)+0.816s<\/li>\n<li>Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)+0.841s<\/li>\n<li>Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)+0.952s<\/li>\n<li>Maverick Vinales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)+0.997s<\/li>\n<li>Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)+1.097s<\/li>\n<li>Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V)+1.149s<\/li>\n<li>Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)*+1.208s<\/li>\n<li>Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)+1.392s<\/li>\n<li>Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25)+1.652s<\/li>\n<li>Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)+2.042s<\/li>\n<li>Augusto Fernandez SPA Yamaha Test Rider (YZR-M1)+2.121s<\/li>\n<li>Somkiat Chantra THA LCR Honda (RC213V)*+2.744s<\/li>\n<li>Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)+3.733s<\/li>\n<li>Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP25)+3.766s. (Che)<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sepang (LB): Rider Yamaha Fabio Quartararo menjadi yang tercepat di tes MotoGP Sepang 2025 hari pertama. Marc Marquez membuntuti di posisi kedua, sedangkan Jorge Martin mengalami kecelakaan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Tes MotoGP Sepang 2025\u00a0berlangsung selama tiga hari pada 5-7 Februari. Pada hari pertama, Selasa (5\/2), Quartararo menjadi yang tercepat dengan catatan waktu terbaik 1 menit 57,555 detik, yang dicapai di putaran ke-50 dari total 54 putaran yang dilakoni. Catatan waktu Quartararo ini hanya satu detik lebih lambat dari rekor putaran di Sepang. Marc Marquez di posisi kedua, pembalab Ducati Lenovo itu melahap 54 putaran bersama GP25, dengan mengemas waktu terbaik 1 menit 57,606 detik. Marquez jadi penunggang Desmosedici terbaik, di depan duo Gresini Alex Marquez dan rookie Fermin Aldeguer, dan Franco Morbidelli (VR46) yang menempati urutan ketiga sampai lima. Sementara itu, juara dunia MotoGP dua kali Francesco Bagnaia, masih belum maksimal dan harus puas berada di peringkat 17 setelah hanya melakoni 45 putaran. Nasib naas dialami sang juara bertahan Jorge Martin. Menunggang motor Aprilia, Martin mengalami kecelakaan cukup parah di T2 sehingga harus dilarikan ke rumah sakit, sampai kini belum bisa dipastikan kondisi kebugarannya. Selain Martin, pebalap Trackhouse, tim satelit Aprilia, Raul Fernandez juga mengalami crash yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":48861,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-48860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48860"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48862,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48860\/revisions\/48862"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}