{"id":48265,"date":"2024-12-04T19:27:40","date_gmt":"2024-12-04T12:27:40","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=48265"},"modified":"2024-12-12T13:29:46","modified_gmt":"2024-12-12T06:29:46","slug":"hari-pertama-tes-pppk-kepala-bkd-lampung-selatan-ingatkan-peserta-bawa-kartu-ujian-dan-ktp-asli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/12\/04\/hari-pertama-tes-pppk-kepala-bkd-lampung-selatan-ingatkan-peserta-bawa-kartu-ujian-dan-ktp-asli\/","title":{"rendered":"Hari Pertama Tes PPPK, Kepala BKD Lampung Selatan Ingatkan Peserta Bawa Kartu Ujian dan KTP Asli"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Lampung Selatan, Tirta Saputra, mengatakan ujian seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hari pertama di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan berjalan lancar.<\/p><\/blockquote>\n<p>Meskipun demikian, panitia mencatat dari total 229 peserta, ada satu peserta yang tidak dapat mengikuti ujian karena lupa membawa dokumen yang disyaratkan.<\/p>\n<p>\u201cSatu orang ini tidak bisa mengikuti ujian karena tidak membawa KTP asli. Saya mengimbau untuk peserta hari berikutnya agar membawa persyaratan yang sudah ditetapkan,\u201d ucap Tirta Saputra saat meninjau pelaksanaan tes PPPK, Selasa (3\/12\/2024).<\/p>\n<p>Dia juga mengimbau seluruh peserta seleksi PPPK untuk memperhatikan jadwal ujian dan memastikan kedatangan tepat waktu di lokasi ujian.<\/p>\n<p>Seleksi kompetensi bagi pelamar PPPK Tahap 1 di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dilakukan melalui metode\u00a0Computer Assisted Test\u00a0(CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan digelar di Universitas Saburai (Lampung 3), Langkapura, Bandar Lampung yang akan dilaksanakan pada 3 &#8211; 7 Desember 2024.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai terlambat, harus tepat waktu. Lebih baik menunggu datang lebih awal. Karena proses registrasi ini memerlukan waktu, pesertanya banyak. Besok (4\/12) ada 1.200 peserta dari tiga sesi, tiap sesinya ada 400 peserta,\u201d kata Tirta Saputra.<\/p>\n<p>Tirta Saputra juga mengingatkan seluruh perkembangan informasi seleksi PPPK hanya merujuk pada kanal resmi instansi pemerintah; website resmi Pemkab Lampung Selatan dan sosial media BKD Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cLive score tes PPPK ini bisa disaksikan langsung melalui kanal YouTube \u2018BKD Menyapa\u2019 BKD Lampung Selatan,\u201d kata Tirta Saputra. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Lampung Selatan, Tirta Saputra, mengatakan ujian seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hari pertama di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan berjalan lancar. Meskipun demikian, panitia mencatat dari total 229 peserta, ada satu peserta yang tidak dapat mengikuti ujian karena lupa membawa dokumen yang disyaratkan. \u201cSatu orang ini tidak bisa mengikuti ujian karena tidak membawa KTP asli. Saya mengimbau untuk peserta hari berikutnya agar membawa persyaratan yang sudah ditetapkan,\u201d ucap Tirta Saputra saat meninjau pelaksanaan tes PPPK, Selasa (3\/12\/2024). Dia juga mengimbau seluruh peserta seleksi PPPK untuk memperhatikan jadwal ujian dan memastikan kedatangan tepat waktu di lokasi ujian. Seleksi kompetensi bagi pelamar PPPK Tahap 1 di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dilakukan melalui metode\u00a0Computer Assisted Test\u00a0(CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan digelar di Universitas Saburai (Lampung 3), Langkapura, Bandar Lampung yang akan dilaksanakan pada 3 &#8211; 7 Desember 2024. \u201cJangan sampai terlambat, harus tepat waktu. Lebih baik menunggu datang lebih awal. Karena proses registrasi ini memerlukan waktu, pesertanya banyak. Besok (4\/12) ada 1.200 peserta dari tiga sesi, tiap sesinya ada 400 peserta,\u201d kata Tirta Saputra. Tirta Saputra juga mengingatkan seluruh perkembangan informasi seleksi PPPK hanya merujuk pada kanal resmi instansi pemerintah; website [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":48266,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-48265","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48267,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48265\/revisions\/48267"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}